Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger Bandung! Konvoi Persib Memakan Korban, Razia Miras Besar-Besaran akan Digelar

Senin, 25 Mei 2026 13:19 WIB

Tragis! 122 Korban Warnai Perayaan Juara Persib Bandung, 1 Tewas di Cibiru

Senin, 25 Mei 2026 12:11 WIB

Viral! Link Video ‘TKW Taiwan 3 Vs 1’ Beredar di Telegram, Netizen Ramai Cari

Senin, 25 Mei 2026 11:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger Bandung! Konvoi Persib Memakan Korban, Razia Miras Besar-Besaran akan Digelar
  • Tragis! 122 Korban Warnai Perayaan Juara Persib Bandung, 1 Tewas di Cibiru
  • Viral! Link Video ‘TKW Taiwan 3 Vs 1’ Beredar di Telegram, Netizen Ramai Cari
  • Menjelajahi Pesona Bandung Barat: 10 Destinasi Wajib untuk Liburan Tak Terlupakan
  • Gawat! Gestur Barba Usai Juara Persib Picu Isu Hengkang, Bobotoh Panik?
  • Panduan Lengkap Memilih Hewan Kurban: Syarat Sah dan Ciri Ternak Berkualitas
  • Akhir Musim Paling Panas! Chelsea Gagal Eropa, West Ham Hancur, Arsenal Pesta Juara
  • Jadwal Lengkap Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2026: Catat Tanggalnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wagub Jabar Sindir Sekda, Pakar: Ini Tanda Kepemimpinan KDM Bermasalah

By SusanaKamis, 3 Juli 2025 11:10 WIB2 Mins Read
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar, Herman Suryatman. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sindiran bernada protes yang disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar, Herman Suryatman, menjadi sorotan publik dan dinilai sebagai sinyal adanya masalah serius dalam kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi.

Direktur Riset Indonesian Political Studies (IPS), Arman, menyampaikan pandangannya kepada media di Jakarta, Kamis (3/7/2025). Ia menegaskan bahwa meskipun saat ini hubungan antara Wagub dan Sekda terlihat membaik, namun insiden tersebut tetap menjadi peringatan penting.

“Meski sekarang sudah berdamai dan berpelukan antara Wagub dan Sekda, ini harus menjadi warning buat Dedi Mulyadi bahwa ada yang tak beres dalam kepemimpinannya,” kata Arman.

Menurut Arman, pernyataan tajam dari Erwan merupakan bentuk puncak kemarahan yang selama ini ditahan. Momen tersebut terjadi saat Erwan menghadiri rapat paripurna DPRD Jabar, Kamis (19/8/2025), mewakili Gubernur dalam pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Baca Juga:  Pesan Dedi Mulyadi di WJF 2025: Dorong Produktivitas dan Siklus Ekonomi Berbasis Kepercayaan

Dalam kesempatan itu, Erwan secara terbuka menyebut bahwa dirinya dan Gubernur Dedi Mulyadi belum menjabat saat pelaksanaan APBD 2024.

Sehingga yang paling memahami detailnya adalah Sekda. Namun sayangnya, Herman Suryatman tidak hadir di forum penting tersebut.

Erwan bahkan menyinggung ketidakhadiran Sekda yang dinilai bukan hanya di rapat paripurna, tapi juga sering absen dari kantor.

“Sekda itu seharusnya menjadi komandan ASN dan harus selalu ada di kantor,” tegas Erwan dalam forum tersebut.

Baca Juga:  Pasirlangu Harga Mati Jadi Hutan, Dedi Mulyadi: Alam Tidak Pernah Mau Bernegosiasi

Arman menilai kondisi ini memperlihatkan bagaimana Wagub Jabar menjadi “korban” dari gaya kepemimpinan KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, yang lebih memberikan porsi peran dan kuasa kepada Sekda dibanding Wakil Gubernur.

“Beberapa tugas Wagub justru diambil alih Sekda. Akibatnya, Wagub merasa tidak diberi tugas dan hanya menggantikan peran Sekda yang justru sering absen. Ini tentu membuat ketidakseimbangan dalam roda pemerintahan,” jelas Arman.

Dia menambahkan, selama ini Sekda justru terlihat lebih sering mendampingi Gubernur untuk kegiatan membuat konten lapangan, bukan menjalankan fungsi administratif sebagai pimpinan ASN.

Baca Juga:  25 Tahun Menanti Perhatian: Anak-anak Citamiang Garut dan Jalan Terjal Menuju Sekolah

“Tugas Sekda itu di kantor, bukan ikut bikin konten di lapangan. Sementara Wagub hadir setiap hari di kantor tanpa beban kerja yang seharusnya. Ini semua akibat gaya kepemimpinan KDM yang harus segera dievaluasi,” sambungnya.

Lebih jauh, Arman menyarankan Gubernur Dedi Mulyadi untuk memperbaiki pola komunikasi internal, baik dengan pejabat bawahannya maupun dengan DPRD sebagai mitra kerja pemerintahan.

“Yang tak kalah penting, hentikan kebiasaan membuat konten yang tidak perlu. Memberi bantuan kepada masyarakat kecil itu baik, tapi tak perlu dipamerkan. Lebih baik jika bantuan tersebut dikemas dalam kebijakan yang menyentuh semua warga miskin Jabar,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Erwan Setiawan Herman Suryatman IPS kepemimpinan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Bandung! Konvoi Persib Memakan Korban, Razia Miras Besar-Besaran akan Digelar

Tragis! 122 Korban Warnai Perayaan Juara Persib Bandung, 1 Tewas di Cibiru

Niatnya Mau Melucu, Respons MC Pesta Rakyat Kalteng Soal Jalan Rusak Malah Bikin Warganet Ngamuk!

Operasi ‘Bedah’ Kota Dedi Mulyadi: Antara Mempercantik Fasad dan Menepi Nasib Rakyat

Heboh! Link Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Diburu Warganet, Fakta Aslinya Bikin Kaget

pembunuhan

Dini Hari Mencekam di Bogor! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.