Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?

Sabtu, 31 Oktober 2026 17:30 WIB

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Sabtu, 31 Oktober 2026 16:59 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Sabtu, 31 Oktober 2026 16:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?
  • Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis
  • Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November
  • Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!
  • Hujan Turun Terus? Ini 5 Wisata Indoor di Bandung yang Bikin Liburan Tetap Asyik
  • Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
  • Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Karawang Ringkus Ayah Bejat yang Tega Nodai Anak Kandung Selama 11 Tahun

By Aga GustianaJumat, 10 Juli 2026 17:50 WIB2 Mins Read
Pencabulan
Kasus Pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang pria berinisial DH (46) harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya setelah dibekuk jajaran Polres Karawang. Warga Kecamatan Karawang Timur ini diringkus aparat kepolisian atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan terhadap putri kandungnya sendiri, WU (20), yang kini berstatus sebagai mahasiswi.

Penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan resmi pada 8 Juli 2026. Satres PPA dan TPPO Polres Karawang segera merespons laporan tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk ibu korban, YA (44), serta keluarga lainnya, M (57).

Kronologi Kejadian Terakhir

Menurut keterangan kepolisian, aksi terkutuk DH terakhir kali dilakukan pada Senin siang, 22 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, saat situasi kediaman mereka dalam keadaan sepi.

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan situasi saat peristiwa terjadi:

Baca Juga:  Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya

“Awal mula kejadian, korban sedang berada di dalam kamarnya. Tiba-tiba pelaku masuk dan langsung melancarkan aksinya. Korban disetubuhi di bawah ancaman oleh pelaku.”

Trauma Sejak Usia Dini

Fakta yang lebih memilukan terungkap dalam proses penyidikan. Tindakan asusila ini ternyata bukan kejadian yang baru terjadi. Berdasarkan penyelidikan, DH diduga telah menodai masa depan putri kandungnya tersebut sejak korban masih duduk di bangku sekolah dasar, yakni pada tahun 2015, saat korban masih berusia sembilan tahun.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Kronologi Kasus Video Syur Lisa Mariana, Ada Dugaan Rekayasa?

Selama lebih dari satu dekade, korban terpaksa memendam trauma mendalam sebelum akhirnya memberanikan diri mencari keadilan dengan melapor ke pihak berwajib.

Ancaman Hukuman Berat

Polisi kini telah mengamankan tersangka beserta sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Atas perbuatannya yang telah merusak masa depan anak kandungnya, DH kini terancam hukuman berat.

Baca Juga:  Gadis Tunarungu di Bandung Hamil 6,5 Bulan, Diduga Dicabuli 9 Pria

Mengenai ancaman pidana yang menjerat pelaku, Ipda Cep Wildan menegaskan:

“Kami sudah mengamankan barang bukti dan tersangka, pelaku dijerat dengan Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS dengan ancaman hukuman pidana penjara 12 tahun dan denda Rp300 juta, terlebih hal ini dilakukan oleh orang tua kandung yang seharusnya menjadi pelindung korban.”

Saat ini, tersangka telah ditahan di Mapolres Karawang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal Kekerasan Seksual Polres Karawang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.