bukamata.id – Menyongsong musim 2026/2027, Persib Bandung tidak sekadar melakukan perombakan besar di sektor pemain. Manajemen Maung Bandung mengambil langkah strategis dengan merombak total struktur tim kepelatihan. Fokus utamanya jelas: menyinergikan kecanggihan taktik sepak bola Eropa dengan pemahaman mendalam mengenai karakter dan kultur internal tim.
Setelah era keemasan Bojan Hodak yang sukses mempersembahkan hat-trick gelar juara liga, kini tanggung jawab besar dipikul oleh Igor Tolic. Pelatih asal Kroasia ini didapuk menjadi nakhoda utama untuk memimpin Persib melewati musim yang diprediksi sebagai jadwal terpadat sepanjang sejarah klub.
Wajah-Wajah Baru dalam Struktur Kepelatihan
Berikut adalah susunan lengkap tim pelatih yang akan mengawal ambisi besar Persib Bandung musim ini:
1. Igor Tolic (Pelatih Kepala)
Mantan asisten Bojan Hodak ini kini naik takhta sebagai pelatih kepala. Kedekatannya dengan skuad selama tiga musim terakhir menjadi modal krusial. Tolic bukan orang asing; ia memahami betul “DNA” juara yang tertanam di tim, namun kini ia dituntut meracik strategi untuk komposisi pemain yang benar-benar baru.
2. Zlatko Runje (Asisten Pelatih)
Didatangkan untuk memperkuat jajaran staf Tolic, Runje membawa rekam jejak impresif. Keduanya memiliki sejarah kerja sama yang solid saat menangani Wadi Degla di Mesir. Kehadirannya diproyeksikan untuk mempertajam implementasi filosofi permainan di atas lapangan.
3. Achmad Jufriyanto (Asisten Pelatih)
Transisi karier yang emosional. Setelah bertahun-tahun menjadi benteng tangguh di lini belakang, sosok yang akrab disapa “Jupe” ini kini berdiri di sisi lapangan. Perannya sangat vital sebagai jembatan komunikasi antara tim pelatih, ruang ganti, dan mentor bagi para pemain muda.
4. Mario Jozic & Made Wirawan (Pelatih Kiper)
Sektor penjaga gawang tetap di tangan ahlinya. Mario Jozic tetap dipertahankan untuk menjamin kesinambungan performa, sementara Made Wirawan—legenda hidup klub—akan terus mengasah potensi kiper-kiper muda masa depan Persib.
5. Karlo Reinholz & Yaya Sunarya (Pelatih Fisik)
Menghadapi jadwal yang padat, sektor kebugaran menjadi prioritas. Karlo Reinholz hadir sebagai kepala pelatih fisik menggantikan Miro Petric, didampingi oleh Yaya Sunarya yang tetap setia menjaga stabilitas fisik pemain dengan pengalamannya yang tak terbantahkan di kancah sepak bola domestik.
Tantangan Berat di Depan Mata
Musim 2026/2027 adalah ujian sesungguhnya. Sebagai juara bertahan Super League, Persib harus membagi fokus di berbagai front: kompetisi domestik, AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, serta turnamen pramusim Piala Presiden dan Piala Indonesia.
Dengan kedatangan amunisi anyar seperti Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Balsa Sekulic, Igor Tolic dituntut untuk segera membangun chemistry tim tanpa sedikit pun menurunkan standar kualitas yang telah dibangun pendahulunya.
Menanggapi komposisi staf pelatih yang ia bentuk, Igor Tolic memberikan pandangannya:
“Saya pikir jika anda melihat CV mereka, mereka pernah bekerja di klub-klub top. Jadi mereka adalah orang-orang yang memahami pemain, memahami permainan level Eropa. Kami mendatangkan yang terbaik yang kami bisa, yang bisa kami bawa,” ucap Igor.
Ia juga menjelaskan latar belakang pemilihan stafnya saat ini:
“Mario dari tahun lalu, jadi kami senang dengannya, dan Miro ingin beristirahat bersama Coach (Bojan). Dan kemudian kami harus mendatangkan asisten pelatih dan pelatih fisik. Itulah mengapa kami mendatangkan Karlo dan kami mendatangkan Zlatko,” lanjutnya.
Kini, seluruh mata tertuju pada bagaimana racikan pelatih asal Kroasia ini mampu menjaga konsistensi prestasi Maung Bandung di tengah perubahan masif yang terjadi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









