Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher

Kamis, 18 Juni 2026 05:00 WIB

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Kamis, 18 Juni 2026 04:00 WIB

7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer

Kamis, 18 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Bantuan Ibu Hamil di Bandung Diambil Lagi Petugas Usai Difoto, Begini Faktanya

By Aga GustianaSelasa, 8 Oktober 2024 09:23 WIB2 Mins Read
Viral Bantuan Telur untuk Ibu Hamil di Bandung Diambil Lagi Petugas Usai Difoto. (Foto: Instagram/memomedsos)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Baru-baru ini viral video bantuan ibu hamil yang diambil lagi oleh petugas usai difoto. Peristiwa itu terjadi di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Dalam video yang beredar, seorang ibu hamil tengah mengambil bantuan di aula desa. Namun, bantuan berupa telur tersebut diambil lagi petugas usai didokumentasikan.

Peristiwa yang terekam viral itu terjadi di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung pada Kamsi (3/10/2024).

Sekretaris Desa (Sekdes) Citeurep, Oom Rukmana membenarkan jika video tersebut terjadi di wilayahnya.

Namun Oom mengatakan, peristiwa itu terjadi karena kesalahpahaman antara penggunggah video dengan fakta sebenarnya.

“Penyaluran itu ketidaktahuan dan kesalahpahaman terkait bantuan yang diterima penerima manfaat tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (7/10/2024).

Baca Juga:  Wisata Kuliner Malam di Bandung, Ini 5 Spot Wajib saat Libur Lebaran 2025

Oom menjelaskan, penyaluran bantuan untuk ibu hamil dan balit itu terbagi dalam dua tahap yang masing-masing dibagikan bulan Agustus dan Oktober 2024.

“Itu disalurkannya dua kali dan pada saat penyaluran pertama terjadi dropping yang double,” ujar Oom.

“Akhirnya kami ambil sikap dan kebijakan disetujui para kader itu yang dua tahapnya diawalkan menjadi satu tahap,” jelasnya.

Oom menegaskan jika seluruh bantuan telah dibagikan kepada penerima bantuan. Ia membantah adanya pemotongan atau pengurangan paket bantuan seperti yang dinarasikan di media sosial.

Baca Juga:  Maling Gasak Motor Ojol di Depan Polisi, Modusnya Bikin Melongo!

“Bantuan tersebut sudah dibagikan sebelumnya pada tahap pertama sekitar bulan Agustus, dan bulan Oktober ada tahap kedua. Artinya bantuan sudah memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Sementara itu penggunggah video viral tersebut, Intan buka suara. Ia meminta maaf atas kesalahan informasi yang membuat kehebohan di publik.

“Saya mau minta maaf khususnya untuk Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung atas viralnya video yang saya unggah karena sempat membuat kegaduhan untuk kita semua,” kata Intan.

Intan mengaku hanya iseng mengunggah video tersebut. Di mana, video itu diambil oleh suaminya sendiri saat ikut mengantre mengambil bantuan untuk ibu hamil.

Baca Juga:  Dibuka di Bandung, Piala Presiden Resmi Digelar 19 Juli 2024

“Jadi pembelajaran ke depan juga kalau gabut itu gak boleh posting sembarangan,” ujarnya.

Selain itu, Intan juga mengaku jika dirinya sudah menerima bantuan paket makanan dan disalurkan di tahap pertama.

Setelah itu, ia kembali menerima bantuan telur dari pemerintah yang seharusnya diberikan pada tahap kedua.

“Setelah itu selang seminggu memang dikasih telur lagi, saya kira paketan yang bulan Agustus keluarnya dua, ternyata yang bulan Agustus selang seminggu itu seharusnya ada di bulan Oktober,” katanya.

“Nah, yang bulan Oktober dikiranya nggak ada telur, ternyata yang bulan Agustus harusnya Oktober,” ucapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung bantuan ibu hamil viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.