Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung

Kamis, 30 Juli 2026 18:30 WIB

Apa Itu Kabinet Bayangan? Mengenal Gerakan Pengawasan Publik yang Diisi 15 Menteri Tandingan

Kamis, 30 Juli 2026 18:03 WIB

Jadwal Persib vs Tampines Rovers, Igor Tolic Siapkan Rotasi atau Tampil Full Team?

Kamis, 30 Juli 2026 18:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung
  • Apa Itu Kabinet Bayangan? Mengenal Gerakan Pengawasan Publik yang Diisi 15 Menteri Tandingan
  • Jadwal Persib vs Tampines Rovers, Igor Tolic Siapkan Rotasi atau Tampil Full Team?
  • Viral Distribusi MBG di Cianjur Pakai Pikap Karatan, Warga Ngeluh Bikin Nafsu Makan Hilang
  • Mariano Peralta Langsung Gabung Latihan Persib, Debut Kontra Tampines Rovers Masih Abu-abu
  • Heboh! BTS Tolak Grammy 2027, Ada Apa?
  • MUI Dorong Perubahan Istilah LGBT Menjadi LGSP, Siapkan Naskah Akademik RUU Anti-LGSP
  • Link DANA Kaget Hari Ini 30 Juli 2026 Diburu, Begini Cara Klaim Saldo Gratis sebelum Habis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Distribusi MBG di Cianjur Pakai Pikap Karatan, Warga Ngeluh Bikin Nafsu Makan Hilang

By Aga GustianaKamis, 30 Juli 2026 17:54 WIB2 Mins Read
Viral distribusi MBG pakai Pikap di Cianjur. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Buniwangi, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, mendadak jadi perbincangan hangat hingga viral di linimasa media sosial. Pemicunya adalah armada pengangkut makanan yang dinilai tidak layak standar.

Berdasarkan rekaman video berdurasi 41 detik yang menyebar luas, tampak kiriman jatah makanan untuk sekolah diangkut menggunakan mobil pikap terbuka. Terlihat jelas bodi samping kendaraan tersebut sudah diselimuti karat.

Guna mencegah debu jalanan menempel pada wadah makanan atau ompreng, bak belakang mobil hanya ditutup seadanya menggunakan selembar tripleks yang diikat tali rafia, sementara bagian atasnya tetap terbuka bebas tanpa pelindung penuh.

“Aduh itu SPPG buniwangi, kurang modal. Teu nafsu ningali na ge. Kedeng deui Kana bak sampah ieu mah. Kurang pantes, teu matak nafsu. (Aduh ini SPPG Buniwangi, kurang modal. Tidak nafsu lihatnya juga. Sebentar lagi kayaknya pakai bah sampah. Kurang pantas, tidak membuat nafsu makan),” ujar pembuat video.

Menanggapi kehebohan tersebut, Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Pagelaran, Abdul Latif, memberikan klarifikasi. Ia menyebutkan bahwa insiden penggunaan pikap itu terpaksa dilakukan akibat armada mobil boks utama mengalami gangguan mesin mendadak.

“Itu kejadian hari Senin (27/7/2026). Kendaraan milik SPPG Bungiwangi mengalami overheat. Sedangkan pendistribusian harus tetap berjalan, jadi pakai kendaraan pikap,” kata dia, Kamis (30/7/2026).

Meski demikian, Latif secara terbuka mengakui bahwa tindakan darurat tersebut menyimpang dari prosedur operasional yang berlaku dan berpotensi memicu kontaminasi pada makanan.

“Meskipun alasannya agar makanan terdistribusikan, tapi tetap tidak sesuai ketentuan,” kata dia.

Pihaknya langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi guna menjatuhkan teguran lisan sekaligus menginstruksikan perbaikan sistem pengiriman agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Sudah kami datangi dan tegur lisan. Informasi terbaru, kendaraan sudah diperbaiki dan ada penggantinya,” kata dia.

Terkait potensi penjatuhan sanksi disiplin kepada pengelola, Latif menegaskan bahwa kewenangan tersebut berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN) sepenuhnya.

“Kalau sanksi itu kewenangan dari BGN langsung. Bukan kewenangan kami. Yang jelas sudah jadi bahan evakuasi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BGN cianjur Makan Bergizi Gratis SPPG Pagelaran viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung

Apa Itu Kabinet Bayangan? Mengenal Gerakan Pengawasan Publik yang Diisi 15 Menteri Tandingan

MUI Dorong Perubahan Istilah LGBT Menjadi LGSP, Siapkan Naskah Akademik RUU Anti-LGSP

Driver Ojol Diki Akbari yang Hilang Usai Antar Pesanan ke Dago Akhirnya Ditemukan

Tangis Anak Korban Kecelakaan Maut Leuwipanjang: Ibu Hendak Beli Plastik Lontong, Berujung Tak Pulang

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Bandung, Sopir Baru Sadar Usai Tabrakan Berakhir

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.