bukamata.id – Belum lama berselang sejak aksi serupa memicu permintaan maaf resmi dari pengemudinya, unit travel Bhisa kini kembali menjadi sorotan publik. Pengemudi armada tersebut diduga kembali melakukan aksi ugal-ugalan yang membahayakan pengguna jalan lain di ruas Tol Cipali pada Minggu (26/4/2026).
Berdasarkan rekaman kamera dasbor (dashcam) yang beredar luas, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Dalam video tersebut, unit travel Bhisa terlihat diduga melakukan manuver berbahaya dengan menyalip dari sisi kiri dan menerobos marka jalan.
Aksi nekat tersebut dilakukan saat kondisi lajur kanan sedang dalam perbaikan, sehingga arus lalu lintas menyempit menjadi satu lajur. Pengemudi diduga memaksa masuk di sela-sela kendaraan lain dan truk pada jarak yang sangat tidak aman, yang berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Gelombang Protes Netizen: Manajemen Dinilai Amburadul
Unggahan video tersebut langsung memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyayangkan adanya dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan secara berulang oleh oknum pengemudi dari manajemen yang sama.
“@bhisa.shuttle Gak ada kapok2 ny driver u.. Management u amburadul bgt kl ya ngerekrut driver..???. Fix gak bkl naik u lg g..,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Kekecewaan publik memuncak karena sebelumnya pihak driver sempat melakukan klarifikasi dan meminta maaf atas kejadian serupa. Warganet kini mendesak pihak berwenang, mulai dari Kepolisian hingga Dinas Perhubungan, untuk memberikan sanksi berat.
“Setelah ini minta maaf, kemudian ugal-ugalan kembali @bhisa.shuttle @bhisa.id begitu aja melulu sampai kiamat. @poldametrojaya @dishubjabar Tolong di tindak pak, tapi jangan ada mediasi permintaan maaf karena ini berulang,” tegas netizen lainnya.
Desakan Boikot dan Sanksi Tegas
Munculnya dugaan aksi ugal-ugalan yang terus berulang ini memicu seruan boikot dari masyarakat. Penumpang dan pengguna jalan merasa keselamatannya terancam oleh perilaku oknum sopir yang tidak mengindahkan aturan berlalu lintas.
“Demen banget ugal2an di jalan boikot saja, membahayakan penumpang dan pengguna jalan ini Pak @kepolisian_ri,” tulis warga net.
Hingga saat ini, pihak manajemen travel Bhisa belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aksi berbahaya yang kembali dilakukan oleh armadanya di jalan tol tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










