bukamata.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) angkat bicara terkait video viral pria berseragam Dishub KBB yang diduga menyerobot antrean BBM di SPBU Kertamulya, Padalarang.
Video tersebut beredar di media sosial dan menarik perhatian masyarakat. Dalam rekaman, seorang pria terlihat mengenakan seragam serta atribut yang menyerupai pakaian dinas Dishub KBB ketika berada di antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Pria tersebut kemudian ditegur warga yang meminta agar dirinya mengikuti antrean dan tidak mengambil posisi di bagian depan. Setelah mendapat teguran, pria itu akhirnya bergerak ke belakang dan mengikuti antrean.
Dishub KBB Tegaskan Bukan Pegawai
Kepala Dishub KBB Asep Dendih menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas munculnya video tersebut.
Namun, Asep menegaskan bahwa pria yang terlihat dalam video bukan pegawai ataupun anggota Dishub KBB.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut. Kami juga menegaskan bahwa yang bersangkutan bukan pegawai atau anggota Dishub KBB. Yang bersangkutan merupakan relawan juru parkir yang menggunakan seragam dan atribut Dishub tanpa seizin kami,” ujar Asep Dendih.
Menurut Asep, Dishub KBB telah melakukan penelusuran untuk mengetahui identitas pria tersebut.
Dari hasil penelusuran, pria dalam video diketahui merupakan relawan juru parkir. Ia menggunakan seragam dan atribut Dishub KBB tanpa mendapatkan izin dari pihak dinas.
Seragam dan Atribut Dishub KBB Diamankan
Dishub KBB kemudian mengambil tindakan terhadap pria tersebut. Seragam dan atribut kedinasan yang digunakan telah ditarik dan diamankan oleh pihak dinas.
Selain itu, surat tugas sebagai relawan juru parkir juga dicabut.
Asep mengatakan tindakan tersebut dilakukan untuk menjaga nama baik, kewibawaan, serta integritas Dishub KBB.
Menurutnya, penggunaan seragam dan atribut kedinasan tanpa kewenangan tidak dapat dibenarkan, terlebih jika dapat menimbulkan persepsi bahwa yang bersangkutan merupakan petugas resmi Dishub KBB.
“Penggunaan seragam maupun atribut kedinasan tanpa izin tidak dibenarkan dan tidak boleh dilakukan oleh pihak yang tidak memiliki kewenangan,” tegasnya.
Dishub KBB Apresiasi Laporan Masyarakat
Asep juga mengapresiasi masyarakat yang menyampaikan informasi mengenai kejadian tersebut melalui media sosial.
Menurutnya, informasi dari masyarakat membantu Dishub KBB dalam melakukan pengawasan sekaligus evaluasi terhadap petugas maupun relawan yang berada di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan informasi melalui media sosial. Informasi dan kepedulian masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan pengawasan dan evaluasi di lapangan. Kami akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya.
Dishub KBB mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan seragam, atribut, maupun kewenangan yang mengatasnamakan Dishub KBB.
Pelaporan dari masyarakat dinilai penting sebagai bagian dari pengawasan di lapangan. Dishub KBB menyatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










