bukamata.id – Perolehan suara pasangan Capres-Cawapres 2024 nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tiba-tiba melejit dalam aplikasi Sirekap KPU. Padahal, sejumlah TPS mengaku belum menginput data perolehan suara.
Peristiwa itu terungkap dalam sebuah video viral di media sosial X atau dulu bernama Twitter. Dalam video yang diunggah oleh akun @ruhulanakgaul, terlihat pasangan Prabowo-Gibran meraih suara yang sangat tinggi yakni 713.
“Lebih gila lagi yg ini. Data fisik belum diinput, tapi sudah tertera di aplikasi sirekap KPU, Prabowo-Gibran dapat suara 713,” tulis @ruhulanakgaul dalam keterangan videonya, dikutip Jumat (16/2/2023).
Sementara itu, seorang pria dalam video tersebut menuturkan, kejadi tersebut terjadi di TPS 106, RT 012/RW 07, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng.
Pria itu mengaku, jika perolehan suara di TPS 106 belum di input ke aplikasi Sirekap KPU
“Margin error. Data belum kita input, data masih banyak di sini, belum kita laporkan data hasil tapi sudah muncul angka margin yang dimenangkan oleh pasangan nomor 02 dengan angka yang sangat fantastis 713. Ini margin error ya, kita dari TPS 106, semua bingung nih,” kata pria tersebut.
Bukan hanya itu saja, kejanggalan lainnya juga terjadi di TPS 14. Dalam video yang diunggah oleh akun @albertsamuel28, tampak seorang pria tengah membacakan hasil pemungutan suara Pilpres 2024.
Namun, hasil yang diperoleh dari masing-masing pasangan capres-cawapres di TPS 14 itu berbeda dengan yang ditampilkan di aplikasi Sirekap KPU.
“Kita coba kesesuaian dari aplikasi Sirekap yang dikeluarkan oleh KPU Pusat. Kita harus melakukan scanner di sana dari hasil suara pemilihan presiden. Hasil dari TPS 14 itu suara 01 itu 134, begitu kita scanner ternyata data 01 itu cuman 1. Pasangan 02 di TPS 14 itu 65, tapi di sini terbaca 551. Padahal DPT kita cuman 231. Terus dipasangan 03 di TPS 14 itu ada 6, di sini tercatat 111. Nah di sini kita akan melakukan submit tapi di sini kita aga bingung gitu untuk meneruskan sedangkan yang lainnya juga harus di scanner juga,” terang pria dalam video tersebut.
Tak sampai disitu, akun @picknava_tq juga melaporkan dugaan kecurangan yang terjadi di TPS 005, Tarebung, Gayam, Sumenep, Jawa Timur. Menurutnya, perolehan suara yang diraih oleh pasangan 01 juga dinilai ada kejanggalan.
Dalam foto yang diunggahnya, terlihat pasangan 01 meraih suara tertinggi dengan nilai 124. Sedangkan pasangan 02 hanya 8 suara, dan pasangan 03 hanya 9 suara.
“Nih abah #amin kalian juga curang. Terus kalo gini gimanaa dongg???? Harus laporin jugaa ya kannn?????” tulis @picknava_tq.
Sementara itu, pemilik akun @AbdulRachimmks mengaku, merasa heran melihat setiap perolehan suara dalam aplikasi Sirekap KPU.
“Si Admin Web KPU, siapa sih? Setelah viral yang ditemukan suara 02 di mark up. Kenapa sekarang berubah lagi mark up suara Pak Anies tapi anehnya presentasinya gak berubah. Hmmm… Panik gak? Masa gak?” katanya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











