Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mobil Hantam Tiang PJU di Jalan Dago Bandung, Polisi Selidiki Dugaan Pengemudi Mabuk

Minggu, 12 Juli 2026 10:04 WIB

Hancur Luar Dalam! Bupati Gowa Kini Dilaporkan Mantan Suami dan Didepak Keluarga Kandung?!

Minggu, 12 Juli 2026 09:44 WIB

Drama Extra Time! Inggris Kalahkan Norwegia 2-1 dan Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 09:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mobil Hantam Tiang PJU di Jalan Dago Bandung, Polisi Selidiki Dugaan Pengemudi Mabuk
  • Hancur Luar Dalam! Bupati Gowa Kini Dilaporkan Mantan Suami dan Didepak Keluarga Kandung?!
  • Drama Extra Time! Inggris Kalahkan Norwegia 2-1 dan Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
  • Update Kode Redeem Free Fire 12 Juli 2026: Cara Cepat Klaim Bundle dan Skin Senjata Terbaru!
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 12 Juli 2026: Waspada Link Palsu, Gunakan Cara Aman!
  • Update Kode Redeem FF 12 Juli 2026: Segera Klaim Hadiah Eksklusif Sebelum Kehabisan!
  • 2.663 ASN Jabar Terindikasi Judi Online, Ada yang Depositnya Melebihi Gaji!
  • Tragedi di Kedai Teh: Gara-gara Penalti Messi, Ayah Dua Anak Tewas Dikeroyok
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

TPN Ganjar-Mahfud Minta Proses Hukum Tim Kampanye Ditunda Selama Pemilu

By Putri Mutia RahmanSabtu, 30 Desember 2023 11:25 WIB2 Mins Read
konferensi pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud. (Foto: Kompas.com/Irfan Kamil).
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud mengusulkan aparat penegak hukum menunda proses hukum terhadap caleg, capres, hingga tim kampanye selama Pilpres 2024. Usulan ini disampaikan di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Gondangdia, Jumat (29/12)

Usulan ini berkaca pada beberapa proses hukum yang terjadi belakangan ini. Salah satunya pada Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono.

Deputi Bidang Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menilai Aiman dikriminalisasi terkait pernyataannya saat menyinggung aparat tidak netral.

“Jadi proses hukum akan membuat iklim tidak fair dan membuat pemilih takut. Dan membuat capres cawapres caleg itu merasa diawasi seolah jadi sandra,” kata Todung dikutip dari kumparan pada Sabtu (30/12).

Baca Juga:  Ajak Rakyat Gunakan Hak Pilih pada 14 Februari, Ketum PBNU: Kita Berkuasa saat Nyoblos

Kemudian ia juga menyinggung kasus yang menerpa juru bicara Anies-Muhaimin (AMIN).

“Kasus juru bicara AMIN ya, itu TPPU. Mungkin saja itu terjadi. Tapi kita berpegang pada asas praduga tak bersalah. Selama proses kampanye, please dont criminalize. Jangan melakukan kriminalisasi selama masa kampanye sampai pilpres selesai. Kalau pilpres sudah selesai, monggo,” lanjutnya. 

Baca Juga:  Petugas PPS dan KPPS di Tasikmalaya Meninggal Dunia saat Pemungutan Surat Suara

Menurutnya, proses hukum berpotensi mengganggu iklim pemilu. Ia khawatir proses hukum justru dijadikan senjata untuk menekan pihak terlibat dalam kampanye pemilu.

“Saya minta supaya ada kebijakan penundaan proses hukum terhadap caleg, capres, cawapres dan pendukungnya kalau ada, termasuk tim kampanye,” ucapnya.

“Karena itu akan mengganggu ya iklim pilpres dan pemilu itu. Itu juga bisa dijadikan sebagai alat untuk menekan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bawaslu Ungkap Indikasi Kecurangan Pemilu Dapat Terjadi Setiap Waktu di Masa Pencoblosan

Todung beranggapan, bisa saja aparat penegak hukum dimanfaatkan atau dipaksa untuk berpihak pada paslon tertentu dalam menegakkan hukum. Padahal aparat tak boleh disalahgunakan kekuasaannya entah itu dalam penyelidikan, penyidikan, maupun pengadilan.

“Di beberapa negara kita melihat kebijakan itu sudah diambil. Tapi kita tidak punya kebijakan itu. Nah menurut saya ini bahaya kalau itu diteruskan, ya. Even ancaman untuk melakukan proses hukum juga menurut saya tidak boleh dilakukan,” ucap Todung

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pemilu 2024 Proses Hukum TPN Ganjar-Mahfud
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mobil Hantam Tiang PJU di Jalan Dago Bandung, Polisi Selidiki Dugaan Pengemudi Mabuk

Hancur Luar Dalam! Bupati Gowa Kini Dilaporkan Mantan Suami dan Didepak Keluarga Kandung?!

2.663 ASN Jabar Terindikasi Judi Online, Ada yang Depositnya Melebihi Gaji!

Tragedi di Kedai Teh: Gara-gara Penalti Messi, Ayah Dua Anak Tewas Dikeroyok

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

Pelarian Berakhir di Majalengka: Pengemudi Mobilio Penabrak Wanita di Pasteur Akhirnya Dibekuk Polisi

Terpopuler
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.