Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Terbaru: Cara Cek Kode Redeem FC Mobile Hari Ini, 25 Mei 2026

Senin, 25 Mei 2026 09:52 WIB

Operasi ‘Bedah’ Kota Dedi Mulyadi: Antara Mempercantik Fasad dan Menepi Nasib Rakyat

Senin, 25 Mei 2026 09:00 WIB

Bursa Transfer Panas: Persib Bandung Siap Datangkan Deretan Bintang Timnas dan Pemain Kelas Dunia!

Senin, 25 Mei 2026 08:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Terbaru: Cara Cek Kode Redeem FC Mobile Hari Ini, 25 Mei 2026
  • Operasi ‘Bedah’ Kota Dedi Mulyadi: Antara Mempercantik Fasad dan Menepi Nasib Rakyat
  • Bursa Transfer Panas: Persib Bandung Siap Datangkan Deretan Bintang Timnas dan Pemain Kelas Dunia!
  • Update Harga Emas Hari Ini, 25 Mei 2026: Cek Daftar Lengkap Galeri24, Antam, dan UBS
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
  • Momen Haru Persib Juara! Bobotoh Tumpah Ruah, Manajemen Sampaikan Pesan Penting
  • Heboh! Link Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Diburu Warganet, Fakta Aslinya Bikin Kaget
  • Dini Hari Mencekam di Bogor! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

TPN Ganjar-Mahfud Minta Proses Hukum Tim Kampanye Ditunda Selama Pemilu

By Putri Mutia RahmanSabtu, 30 Desember 2023 11:25 WIB2 Mins Read
konferensi pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud. (Foto: Kompas.com/Irfan Kamil).
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud mengusulkan aparat penegak hukum menunda proses hukum terhadap caleg, capres, hingga tim kampanye selama Pilpres 2024. Usulan ini disampaikan di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Gondangdia, Jumat (29/12)

Usulan ini berkaca pada beberapa proses hukum yang terjadi belakangan ini. Salah satunya pada Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono.

Deputi Bidang Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menilai Aiman dikriminalisasi terkait pernyataannya saat menyinggung aparat tidak netral.

“Jadi proses hukum akan membuat iklim tidak fair dan membuat pemilih takut. Dan membuat capres cawapres caleg itu merasa diawasi seolah jadi sandra,” kata Todung dikutip dari kumparan pada Sabtu (30/12).

Baca Juga:  Masih Dikaji, Bey Sebut Gedung Pemerintahan Bisa Disewa untuk Kegiatan Politik

Kemudian ia juga menyinggung kasus yang menerpa juru bicara Anies-Muhaimin (AMIN).

“Kasus juru bicara AMIN ya, itu TPPU. Mungkin saja itu terjadi. Tapi kita berpegang pada asas praduga tak bersalah. Selama proses kampanye, please dont criminalize. Jangan melakukan kriminalisasi selama masa kampanye sampai pilpres selesai. Kalau pilpres sudah selesai, monggo,” lanjutnya. 

Baca Juga:  Tutup Kegiatan Hitung Cepat, Ridwan Kamil: Terima Kasih Silent Majority

Menurutnya, proses hukum berpotensi mengganggu iklim pemilu. Ia khawatir proses hukum justru dijadikan senjata untuk menekan pihak terlibat dalam kampanye pemilu.

“Saya minta supaya ada kebijakan penundaan proses hukum terhadap caleg, capres, cawapres dan pendukungnya kalau ada, termasuk tim kampanye,” ucapnya.

“Karena itu akan mengganggu ya iklim pilpres dan pemilu itu. Itu juga bisa dijadikan sebagai alat untuk menekan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Proses Pemilu Belum Usai, Abdul Mu'ti Sindir Paslon yang Gelar Deklarasi Kemenangan: Berlebihan

Todung beranggapan, bisa saja aparat penegak hukum dimanfaatkan atau dipaksa untuk berpihak pada paslon tertentu dalam menegakkan hukum. Padahal aparat tak boleh disalahgunakan kekuasaannya entah itu dalam penyelidikan, penyidikan, maupun pengadilan.

“Di beberapa negara kita melihat kebijakan itu sudah diambil. Tapi kita tidak punya kebijakan itu. Nah menurut saya ini bahaya kalau itu diteruskan, ya. Even ancaman untuk melakukan proses hukum juga menurut saya tidak boleh dilakukan,” ucap Todung

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pemilu 2024 Proses Hukum TPN Ganjar-Mahfud
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Operasi ‘Bedah’ Kota Dedi Mulyadi: Antara Mempercantik Fasad dan Menepi Nasib Rakyat

Heboh! Link Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Diburu Warganet, Fakta Aslinya Bikin Kaget

pembunuhan

Dini Hari Mencekam di Bogor! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Bos Koi Rayakan Ultah Pakai Tuna Raksasa 88 Kg, Simbol Infinity Pemikat Rezeki

Geger! Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Alun-alun Ujungberung

Laku Keras! Motor Listrik Indomobil Terjual Puluhan Ribu Unit, Model Ini Paling Diburu Warga Jabar!

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.