Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Jumat, 20 Februari 2026 01:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Kamis, 19 Februari 2026 22:34 WIB

Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!

Kamis, 19 Februari 2026 22:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
  • Persib Gagal di ACL Two, Nasib Adam Przybek Ikut Terseret
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Video AI “Hari Pertama di Neraka” Picu Badai Kecaman, Dianggap Lecehkan Agama

By Aga GustianaKamis, 5 Juni 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Viral video AI hari pertama di neraka. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang dihasilkan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) memicu kontroversi besar di media sosial, terutama di Indonesia dan Malaysia. Video bertajuk “Hari Pertama di Neraka” itu menampilkan gambaran neraka sebagai tempat yang penuh canda tawa, lengkap dengan dialog jenaka dan visual yang menggambarkan suasana panas menyala namun penuh kegembiraan.

Disebarkan melalui platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube Shorts, video ini menggunakan bahasa Indonesia dan Sunda, mengindikasikan kemungkinan besar pembuat kontennya berasal dari Indonesia. Namun, identitas pembuatnya hingga kini belum terungkap.

Dalam salah satu adegannya, seorang karakter berkata, “Hari pertama di neraka guys, bareng teman lama gw, ternyata masuk neraka juga,” sambil tertawa. Dalam bagian lain, kolam lava disebut sebagai “kolam rebus dosa” dengan suhu “3.000 derajat, anget-anget kuku lah ya.”

Video yang diduga dibuat dengan teknologi AI canggih milik Google bernama Veo ini memancing reaksi keras dari publik. Banyak netizen merasa konten tersebut melecehkan nilai-nilai agama dan merendahkan makna sebenarnya dari konsep neraka.

Baca Juga:  Kritik Soal Buzzer Berujung Doxing, Neni Nur Hayati Lawan Pemprov Jabar

Salah satu komentar viral datang dari akun TikTok @Ummukareem_, yang menulis:
“Di neraka boro-boro pegang HP, mau taubat pun sudah nggak bisa. Kok bisa-bisanya bikin video bercanda soal neraka?”

Komentar serupa dilontarkan pengguna lain @Insan_Biasa479, yang menuliskan:
“Innalillahi, ya Allah… beraninya manusia mengolok-olok neraka.”

Reaksi juga datang dari tokoh publik dan agamawan. Pengusaha Indonesia, Okta Wirawan, yang sedang menunaikan ibadah haji, turut menyampaikan keprihatinannya.

Baca Juga:  Heboh Video Ahmad Dhani Soal Maia Estianty, Respons El Rumi Banjir Sorotan

“Para sahabat Nabi bisa pingsan hanya karena mendengar ayat tentang neraka. Tapi hari ini, kita justru menertawakannya. Ini bukan soal lucu atau tidak, tapi soal hati yang tak lagi takut pada azab Allah,” ujarnya melalui unggahan di TikTok @oktawirawan05.

Sementara itu, ulama kondang asal Malaysia, Ustaz Azhar Idrus, dalam sesi ceramahnya menilai tindakan ini sangat serius. Ia menyatakan bahwa jika pembuat video tersebut adalah seorang Muslim, maka perbuatannya bisa tergolong murtad.

Baca Juga:  Detik-detik Panik Wisatawan Saat Banjir Menerjang Air Terjun Pelangi Dompu

“Kalau dia Muslim, maka dia telah kafir. Karena memperolok-olok azab Allah adalah pelecehan terhadap janji Allah. Hukumannya murtad, tidak layak dikubur di pemakaman Muslim,” tegasnya.

Kasus ini memunculkan diskusi luas tentang pentingnya etika dalam pemanfaatan teknologi AI. Di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat, para ahli dan pemuka agama mengingatkan bahwa batas antara kreativitas dan pelanggaran nilai spiritual harus dijaga dengan bijak. Kebebasan berekspresi hendaknya tidak menabrak sensitivitas keyakinan yang dipegang teguh oleh jutaan orang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AI Kontroversial Hari Pertama di Neraka Konten Agama media sosial video viral viral video AI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.