Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak

Kamis, 17 September 2026 04:00 WIB

Tak Cuma 3 Poin! Persib Bawa Pulang Bonus Rp883 Juta Usai Menang atas FC Seoul

Kamis, 17 September 2026 03:00 WIB

Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah

Kamis, 17 September 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak
  • Tak Cuma 3 Poin! Persib Bawa Pulang Bonus Rp883 Juta Usai Menang atas FC Seoul
  • Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba
  • Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
  • Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label
  • Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Warga Dipersulit Bayar Pajak Tanpa KTP Pemilik Pertama, Dedi Mulyadi Langsung Copot Kepala Samsat!

By Aga GustianaRabu, 8 April 2026 10:19 WIB2 Mins Read
Samsat
Pantauan di berbagai kantor Samsat di Bandung, Garut, hingga Bekasi menunjukkan lonjakan jumlah wajib pajak yang membayar pajak kendaraan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor kembali menjadi sorotan. Seorang warga baru-baru ini viral setelah mengunggah pengalamannya yang dipersulit saat hendak membayar pajak tahunan di Samsat Soekarno Hatta, Bandung, hanya karena tidak menyertakan KTP asli pemilik pertama.

Padahal, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya telah mengeluarkan edaran yang bertujuan memangkas birokrasi tersebut agar masyarakat lebih mudah taat pajak.

Fakta di Lapangan Tak Sesuai Surat Edaran

Dalam rekaman yang beredar luas, pria tersebut berniat membuktikan apakah aturan baru tersebut benar-benar diimplementasikan. Sayangnya, realita di meja pelayanan justru berbanding terbalik dengan janji manis regulasi.

“Katanya buat pembayaran pajak tahunan udah gak perlu bawa lagi KTP pemilik pertama ternyata nggak bisa,” ujar pria dalam video tersebut.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Serahkan SK Pengangkatan dan Mutasi Kepala Sekolah

Warga tersebut bahkan mengaku hanya mendapatkan dispensasi sekali saja, itu pun dibarengi dengan tekanan bahwa ia wajib melakukan proses balik nama pada periode berikutnya.

Reaksi Keras Gubernur Jawa Barat

Mengetahui ada jajarannya yang “main mata” dengan aturan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tidak tinggal diam. Melalui kanal media sosial resminya, ia memberikan klarifikasi yang berujung pada tindakan disiplin yang sangat tegas.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Bantah Keisha Terpuruk Imbas Video Viral, Tegaskan Tetap Kuliah

“Dalam faktanya masih ditemukan petugas yang tidak melayani dengan baik.” kata Dedi Mulyadi dikutip dari Instagram @dedimulyadi71 Rabu (8/4/2026).

Pria yang akrab disapa KDM ini merasa geram karena surat edaran yang ditandatanganinya seolah dianggap angin lalu oleh oknum petugas lapangan. Ia menilai hal ini mencoreng citra pelayanan publik di Jawa Barat.

“Informasi tersebut kami tindak lanjuti, dan hari ini saya nonaktifkan sementara kepala Samsat Soekarno Hatta,” tegasnya.

Investigasi Menyeluruh dan Perbaikan Layanan

Sanksi penonaktifan ini hanyalah langkah awal. Dedi Mulyadi memastikan bahwa pihak Inspektorat dan Badan Kepegawaian akan turun tangan untuk menelusuri mengapa instruksi pimpinan tidak sampai ke garda terdepan pelayanan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Klarifikasi Isu Vasektomi, Tegaskan Program KB Tak Hanya Satu Cara

“Tidak boleh mengabaikan surat edaran Gubernur Jawa Barat. Kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” lanjutnya.

Tindakan cepat ini menuai pujian dari netizen. Langkah berani mencopot pimpinan instansi yang gagal menjalankan kebijakan dipandang sebagai sinyal kuat bahwa reformasi birokrasi di Jawa Barat tidak hanya sekadar wacana di atas kertas, melainkan aksi nyata yang berpihak pada rakyat kecil.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.