Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?

Senin, 14 September 2026 15:18 WIB

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Senin, 14 September 2026 15:11 WIB

Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul

Senin, 14 September 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?
  • Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan
  • Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul
  • Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi
  • 10 Toko Legend Bandung yang Masih Eksis Puluhan Tahun, Nomor 1 Bikin Nostalgia
  • Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda
  • Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah
  • Skandal Korupsi Pemkab Bekasi: Eks Bupati Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Penjara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wali Kota Bandung: Sekolah Favorit Hanya Persepsi, Semua Sekolah Wajib Berkualitas Sama di SPMB 2025

By Putra JuangSelasa, 24 Juni 2025 11:29 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Rafki R/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung: Sekolah Favorit Hanya Persepsi, Semua Sekolah Wajib Berkualitas Sama di SPMB 2025

Bukan Perda Anti Favorit, Wali Kota Bandung Fokus Samakan Kualitas Semua Sekolah di SPMB 2025

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyoroti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 dan mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan kursi di sekolah impian dengan cara yang bersih dan jujur.

Farhan menegaskan bahwa tindakan curang, seperti praktik pungutan liar (pungli), akan berujung pada sanksi hukum bagi pemberi maupun penerima.

“Para orang tua sekalian, saya mengerti sekali bahwa kita ingin anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang terbaik,” ucap Farhan usai Penandatanganan Pakta Integritas dalam Pelaksanaan SPMB 2025 di SMPN 2 Bandung, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga:  Golkar Paling Banyak Munculkan Nama di Bursa Kandidat Calon Wali Kota Bandung

“Ketahuilah bahwa pastikan anak-anak kita mendapatkan kursi di sekolah yang diinginkan itu dengan cara yang bersih. Jangan dengan cara-cara yang kotor, kasihan anak-anak kita,” tambahnya.

Farhan juga menekankan bahwa tidak hanya penerima pungli yang akan dipidana, tetapi juga pemberi pungli.

“Menyekolahkan anak itu benar, tapi gunakan cara yang paling benar. Ingat juga bahwa yang akan kita pidana tidak hanya penerima pungli, tapi juga pemberi pungli. Jadi, kasihanilah anak-anak,” tegasnya.

Mengenai fenomena sekolah favorit, Wali Kota Bandung menyebutnya sebagai persepsi pribadi dan bukan sesuatu yang bisa diatur oleh peraturan daerah.

“Sekolah favorit itu kan persepsi ya. Kita tidak mungkin mengeluarkan perda anti-sekolah favorit, aneh. Itu mah persepsi. Masing-masing orang punya ide di dalam kepalanya sendiri seperti apa itu sekolah favorit,” jelasnya.

Baca Juga:  Patroli 24 Jam! Bandung Perkuat Mitigasi Bencana saat Hujan Ekstrem Meningkat

Farhan mengakui bahwa banyak orang tua ingin mendaftarkan anaknya ke sekolah tertentu, dan hal itu merupakan keinginan yang sah. Namun, ia mengingatkan tentang risiko logis yang menyertai.

“Cuma kan risikonya gini, Bapak Ibu tahu risikonya apabila masuk ke sekolah yang banyak peminatnya, maka kemungkinan untuk diterimanya pun makin kecil. Itu mah logika,” imbuhnya.

Saat ditanya mengenai upaya khusus untuk mengurangi favoritisme di sekolah, Farhan menyatakan bahwa hal tersebut tidak perlu dilakukan. Menurutnya, upaya seperti rotasi guru atau penambahan fasilitas tidak akan banyak membantu.

“Nggak ada, buat apa? Misalnya kayak rotasi guru atau penambahan fasilitas di sekolah? Nggak, nggak. Jadi, mau bikin apapun enggak ketolong,” kata Farhan.

Baca Juga:  Sanksi Bukan Solusi, Erwin Serukan Kebijakan yang Adil Soal Study Tour

Alih-alih berupaya mengikis persepsi sekolah favorit, Farhan menegaskan bahwa tantangan utama pemerintah adalah menjadikan semua sekolah memiliki kualitas yang setara.

“Yang perlu kami lakukan adalah menjadikan semua sekolah itu kualitasnya sama. Karena ya itu mah persepsi orangnya,” ujarnya.

“Persepsi orang itu bisa dikikis dengan cara seperti apa? Ya buktikan saja. Bahwa saya nggak mungkin bilang SMP ini sama jeleknya dengan sekolah lain. Nggak bisa. Saya harus bikin sekolah bahwa SMP yang jauh itu sama bagusnya dengan sekolah yang ada di tengah kota. Nah, itu tantangan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi

Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda

Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah

Skandal Korupsi Pemkab Bekasi: Eks Bupati Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Penjara

Bikin Heboh Cicadas! Ini Alasan Halte BRT Bandung Raya Justru Dibangun di Tengah Jalan

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.