Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bikin Kejutan di Korea, FC Seoul Jadi Korban di Stadion Piala Dunia

Kamis, 17 September 2026 16:02 WIB

Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya

Kamis, 17 September 2026 15:24 WIB

Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!

Kamis, 17 September 2026 15:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bikin Kejutan di Korea, FC Seoul Jadi Korban di Stadion Piala Dunia
  • Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya
  • Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!
  • Dari Toko Online ke 400 Cartridge, Begini Jejak Dua Ojol Bandung Racik Liquid Narkotika
  • Jadwal Persib Bandung Usai Taklukkan FC Seoul: Tantangan Fisik di Kandang Persijap Jepara
  • Bukan Sesar Garsela! BMKG Bongkar Sumber 118 Gempa yang Guncang Kabupaten Bandung
  • Ditakuti Karena Terlalu OP! Aksi Kilat 4,65 Detik Anak Gresik Ini Bikin Indonesia Disegani
  • Tampil Gemilang di Seoul, Teja Paku Alam Ungkap Sosok yang Membuatnya Berjuang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wamentan Sudaryono Akui Ilmu Pertanian Didapat Hasil Diskusi Bareng Ayah

By Putra JuangSabtu, 27 Juli 2024 18:26 WIB2 Mins Read
Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sudaryono langsung tancap gas usai dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI berkeliling mengamati potensi pertanian di daerah. Salah satu daerah yang dikunjungi yakni Kabupaten Bandung.

Dengan mengenakan pangsi dan iket, Sudaryono turun ke ladang untuk melihat hasil panen berbagai varietas dalam acara Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan.

Dirinya juga tak sungkan berbincang dengan masyarakat yang menampilkan beragam produk pertanian di area pameran.

Sudaryono mengaku, banyak berdiskusi dengan ayahnya yang juga keluarga petani asal Grobogan soal problematika yang dihadapi para petani.

“Menurut saya pernah (merasakan hidup sebagai petani) dan tahu itu penting. Saya merasa itu blessing, ya saya lahir dari keluarga seperti itu (petani). Oh, sering (berdiskusi), aku diteleponin terus. Ini kebetulan lagi di rumah. Jadi ya biasa dicurhati macam-macam ya,” kata Sudaryono, Sabtu (27/7/2024).

Baca Juga:  Dadang Supriatna Minta Kemenag Tambah Kuota Haji Kabupaten Bandung

Dengan latar belakang sebagai anak petani, ia banyak belajar dari ayahnya tentang beragam tantangan yang dihadapi petani. Menurutnya, memberikan edukasi pada petani tidak bisa hanya pemberian materi semata khususnya dalam penerapan inovasi teknologi dalam sistem pertanian.

“Kita ngerti susahnya, kita ngerti, paham bahwa pupuk itu harus ada, bibitnya harus benar, cara ngolahnya harus benar. Gak bisa kita main suruh, main perintah. Belum tentu jalan,” ucapnya.

Baca Juga:  Optimalkan Lahan Terbengkalai, Kecamatan Pameungpeuk Diganjar Penghargaan dari Kementan RI

Sudaryono berkomitmen, untuk membuat para petani punya masa depan. Beragam program dilakukan mulai dari penerapan inovasi pertanian hingga mengejar target Swasembada pangan dalam dua tahun sesuai dengan target dari Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Swasembada 1 tahun, 2 tahun maksimal. Kita mau swasembada pangan,” tegasnya.

Sudaryono mengaku, hanya ingin fokus bekerja di tengah terpaan isu korupsi di Kementrian Pertanian.

“Kita sih yang jelas, yang lalu sudah ada yang nangani. Kita tidak mau larut dalam kesedihan. Ada banyak jutaan orang bergantung sama keputusan kita. Jadi kita tidak mau larut sama yang kemarin sudah ditangani oleh pihak berwenang. Apapun kebutuhan pihak berwenang kita siap bantu dalam hal penuntasan kasus dan lain-lain,” tuturnya.

Baca Juga:  Akhir Kisah Crazy Rich Soreang, Rumah Doni Salmanan Laku Dilelang Rp3,5 Miliar

Saat ini, Sudaryono hanya memprioritaskan bagaimana petani di Indonesia bisa hidup sejahtera.

“Yang jelas yang sekarang ada tim Kementerian Pertanian ini. Saya khususnya karena jadi Wamen baru, kita semangatin, kita tatap ke depan karena ada jutaan orang yang mohon maaf, susah, senang, sejahatara, makan cukup, nggak makan cukup. Hidupnya, hidup matinya tergantung oleh keputusan kita. Kita fokus pada petani, kita fokus pada swasembada, kita fokus pada visi, pada tujuan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabupaten Bandung pertanian petani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya

Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!

Dari Toko Online ke 400 Cartridge, Begini Jejak Dua Ojol Bandung Racik Liquid Narkotika

ilustrasi gempa

Bukan Sesar Garsela! BMKG Bongkar Sumber 118 Gempa yang Guncang Kabupaten Bandung

Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp57 Ribu, 25 Merek Ditarik dari Peredaran

Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.