Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Warga Bawa Pasien Pakai Odong-odong, Begini Penjelasan Camat Solokanjeruk

By Aga GustianaSelasa, 14 Oktober 2025 14:29 WIB2 Mins Read
Viral warga Solokanjeruk angkut pasien pakai odong-odong. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id –Sebuah video yang menampilkan seorang pria marah karena harus mengantar pasien menggunakan mobil odong-odong menjadi viral di media sosial pada Senin (13/10/2025) malam. Pria itu menyatakan kecewa karena ambulans desa tidak digunakan untuk pasien yang sakit.

Dalam rekaman, ia menyoroti pelayanan pemerintah Desa Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, dan menilai pihak desa abai terhadap warganya.

“Padahal mobil ambulans desa ada terparkir, tapi pihak desa bilang tidak ada,” ujarnya. Ia bahkan meminta Bupati Bandung Dadang Supriatna turun tangan memeriksa pelayanan desa.

Menanggapi kejadian tersebut, Camat Solokanjeruk, Rahmatullah Mukti Prabowo, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/10) malam dan disebabkan miskomunikasi antara warga dan pihak desa.

Baca Juga:  Ajak Bergerak Bersama: Reborn for Humanity Gelar Aksi Bersih dan Damai di Bandung

“Iya, salah paham. Ini hanya miskomunikasi saja, mungkin dalam hal pewaktuan. Operator ambulans butuh waktu untuk persiapan, sedangkan pasien perlu segera dibawa,” katanya, Selasa (14/10/2025).

Rahmatullah menambahkan, yang datang ke kantor desa untuk meminta ambulans adalah Ketua RT setempat. Namun karena sopir ambulans tidak ada di tempat dan kondisi mendesak, pasien akhirnya dibawa menggunakan kendaraan odong-odong milik keluarga.

“Sebenarnya selama ini pelayanan desa responsif. Yang jauh saja dijemput, apalagi yang dekat,” ujarnya.

Baca Juga:  Bojan Hodak Kecewa Gagal Tambah Pemain Gegara Persib Kena Denda

Ia menjelaskan bahwa mobil ambulans desa saat itu sedang digunakan untuk membantu warga lain. Pasien yang dibawa dengan odong-odong diketahui mengalami demam dan lemas setelah mengikuti kegiatan pramuka.

“Waktu kejadian mungkin bapaknya panik. Mobil ambulans juga sedang dipakai. Akhirnya karena kondisi darurat, pasien langsung dibawa ke Rumah Sakit Ebah di Majalaya pakai odong-odong,” jelas Rahmatullah.

Pihak desa segera melakukan mediasi antara keluarga pasien dan perangkat desa pada Senin malam.

“Kemarin malam langsung selesai pas setelah mediasi. Dari pihak desa juga sudah minta maaf atas kesalahan yang terjadi, dan Pak Ara-nya juga minta maaf. Intinya cuma salah komunikasi,” kata Rahmatullah.

Baca Juga:  Bikin Ngiler, Ini Tiga Kuliner Populer di Dekat Gedung Sate Bandung

Rahmatullah menegaskan, pelayanan desa selama ini cukup sigap. Ia mencontohkan kasus warga Solokanjeruk yang tenggelam di Pantai Santolo, di mana ambulans desa menjemput hingga ke rumah sakit dan membantu proses pemulangan jenazah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna pun telah menghubungi pihak kecamatan dan meminta agar kejadian ini ditelusuri serta segera ditindaklanjuti.

“Insya Allah jadi pelajaran bagi Desa Solokanjeruk dan desa-desa lainnya, terutama terkait masalah komunikasi,” pungkas Rahmatullah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ambulans desa bandung Solokanjeruk viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.