Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

DULU VIRAL MENIKAH HARU, Kini Yogi Buktikan Cinta Sejati Bukan Sekadar Kata-kata!

Minggu, 26 April 2026 18:12 WIB

Zoominar ‘Cash is King’ Bongkar Rahasia UMKM Anti Bangkrut Tanpa Utang

Minggu, 26 April 2026 17:22 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Bikin Heboh, Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 26 April 2026 16:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • DULU VIRAL MENIKAH HARU, Kini Yogi Buktikan Cinta Sejati Bukan Sekadar Kata-kata!
  • Zoominar ‘Cash is King’ Bongkar Rahasia UMKM Anti Bangkrut Tanpa Utang
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Bikin Heboh, Ini Fakta Sebenarnya
  • Kronologi 103 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta
  • SHOCK! Joey Pelupessy hingga Bek Rp43 Miliar Dirumorkan Gabung Persib
  • Menemukan Kehidupan di Gubuk Reyot! Kisah Nini dan Kai yang Bikin Nangis
  • SAH! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah Hari Ini
  • Bojan Hodak Blak-blakan! Ini Penyebab Persib Gagal Kalahkan Arema FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 26 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Warga Bawa Pasien Pakai Odong-odong, Begini Penjelasan Camat Solokanjeruk

By Aga GustianaSelasa, 14 Oktober 2025 14:29 WIB2 Mins Read
Viral warga Solokanjeruk angkut pasien pakai odong-odong. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id –Sebuah video yang menampilkan seorang pria marah karena harus mengantar pasien menggunakan mobil odong-odong menjadi viral di media sosial pada Senin (13/10/2025) malam. Pria itu menyatakan kecewa karena ambulans desa tidak digunakan untuk pasien yang sakit.

Dalam rekaman, ia menyoroti pelayanan pemerintah Desa Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, dan menilai pihak desa abai terhadap warganya.

“Padahal mobil ambulans desa ada terparkir, tapi pihak desa bilang tidak ada,” ujarnya. Ia bahkan meminta Bupati Bandung Dadang Supriatna turun tangan memeriksa pelayanan desa.

Menanggapi kejadian tersebut, Camat Solokanjeruk, Rahmatullah Mukti Prabowo, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/10) malam dan disebabkan miskomunikasi antara warga dan pihak desa.

Baca Juga:  Duka Mendalam Keluarga di Balik Gugurnya Mayor Anda Rohanda dalam Ledakan Garut

“Iya, salah paham. Ini hanya miskomunikasi saja, mungkin dalam hal pewaktuan. Operator ambulans butuh waktu untuk persiapan, sedangkan pasien perlu segera dibawa,” katanya, Selasa (14/10/2025).

Rahmatullah menambahkan, yang datang ke kantor desa untuk meminta ambulans adalah Ketua RT setempat. Namun karena sopir ambulans tidak ada di tempat dan kondisi mendesak, pasien akhirnya dibawa menggunakan kendaraan odong-odong milik keluarga.

“Sebenarnya selama ini pelayanan desa responsif. Yang jauh saja dijemput, apalagi yang dekat,” ujarnya.

Baca Juga:  Nikmat Pisan! Ini 4 Rumah Makan Khas Sunda yang Wajib Dikunjungi di Bandung

Ia menjelaskan bahwa mobil ambulans desa saat itu sedang digunakan untuk membantu warga lain. Pasien yang dibawa dengan odong-odong diketahui mengalami demam dan lemas setelah mengikuti kegiatan pramuka.

“Waktu kejadian mungkin bapaknya panik. Mobil ambulans juga sedang dipakai. Akhirnya karena kondisi darurat, pasien langsung dibawa ke Rumah Sakit Ebah di Majalaya pakai odong-odong,” jelas Rahmatullah.

Pihak desa segera melakukan mediasi antara keluarga pasien dan perangkat desa pada Senin malam.

“Kemarin malam langsung selesai pas setelah mediasi. Dari pihak desa juga sudah minta maaf atas kesalahan yang terjadi, dan Pak Ara-nya juga minta maaf. Intinya cuma salah komunikasi,” kata Rahmatullah.

Baca Juga:  Konten Promosi Wisata Borobudur Viral, Dituding Singgung Ibadah Umrah

Rahmatullah menegaskan, pelayanan desa selama ini cukup sigap. Ia mencontohkan kasus warga Solokanjeruk yang tenggelam di Pantai Santolo, di mana ambulans desa menjemput hingga ke rumah sakit dan membantu proses pemulangan jenazah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna pun telah menghubungi pihak kecamatan dan meminta agar kejadian ini ditelusuri serta segera ditindaklanjuti.

“Insya Allah jadi pelajaran bagi Desa Solokanjeruk dan desa-desa lainnya, terutama terkait masalah komunikasi,” pungkas Rahmatullah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ambulans desa bandung Solokanjeruk viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

DULU VIRAL MENIKAH HARU, Kini Yogi Buktikan Cinta Sejati Bukan Sekadar Kata-kata!

Zoominar ‘Cash is King’ Bongkar Rahasia UMKM Anti Bangkrut Tanpa Utang

Kronologi 103 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

Menemukan Kehidupan di Gubuk Reyot! Kisah Nini dan Kai yang Bikin Nangis

Dedi Mulyadi Disorot Bobotoh! Klarifikasi Panas Soal Bonus Rp5 Miliar Persib

PASIEN MEMBLUDAK! Totok Sirih Viral: Pengobatan Ajaib atau Sekadar Sugesti?

Terpopuler
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Heboh Link Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi Ternyata Palsu, Ada Video Aslinya?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.