Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gemparkan Paris! Mengenal The Sacred Riana: Pesulap Indonesia Pertama yang Raih ‘Oscar Dunia Sulap’

Sabtu, 24 Oktober 2026 16:38 WIB

Garudayaksa vs Persib: Adu Taktik Skuad Mewah Ratusan Miliar di Pakansari

Sabtu, 24 Oktober 2026 16:01 WIB

Intip 5 Wisata Curug Hits di Kuningan, Ada yang Punya Pemandian Air Panas Alami!

Sabtu, 24 Oktober 2026 15:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gemparkan Paris! Mengenal The Sacred Riana: Pesulap Indonesia Pertama yang Raih ‘Oscar Dunia Sulap’
  • Garudayaksa vs Persib: Adu Taktik Skuad Mewah Ratusan Miliar di Pakansari
  • Intip 5 Wisata Curug Hits di Kuningan, Ada yang Punya Pemandian Air Panas Alami!
  • Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!
  • Stop Sok Ngatur Hidup Orang! Petuah Berkelas Luna Maya di Tengah Kasus Juan Eve
  • Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang
  • Heboh Sindiran ‘KING’ dari Bos Madura United Usai Tundukkan Persib Bandung
  • Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Kabupaten Bandung Dimbau Pakai Masker, Kualitas Udara Tembus Kategori Tidak Sehat

By Aga GustianaSelasa, 8 September 2026 18:31 WIB2 Mins Read
Ilustrasi kualitas udara. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kualitas udara di kawasan Kabupaten Bandung dilaporkan berada dalam status tidak ideal bagi kesehatan. Kondisi penurunan mutu udara ini dipicu oleh terpaparnya wilayah tersebut oleh sebaran materi abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana, menegaskan bahwa pihak otoritas terus memantau dinamika atmosfer daerah secara intensif sejak dampak material erupsi mulai terdeteksi.

“Iya pengujian (kualitas udara) dilakukan setiap hari di Kantor kami di Soreang,” ujar Ruli, kepada awak media, Selasa (8/9/2026).

Langkah pengukuran polutan di lapangan mengandalkan instalasi peralatan khusus, di antaranya perangkat High Volume Air Sampler (HVAS) serta Low Volume Air Sampler (LVAS).

Baca Juga:  118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?

“Dilakukan selama satu jam (tidak realtime),” katanya.

Proses analisis mutu udara mengukur beberapa elemen indikator polusi, meliputi tingkat konsentrasi sulfur oksida (SOx), nitrogen oksida (NOx), hingga materi partikel halus PM 2,5 serta PM 10. Pada indikator PM 10, pencatatan angka menunjukkan tingkat kerapatan materi sebesar 110 mikrometer.

Baca Juga:  Seruan Cabup Sahrul Gunawan untuk Muda Mudi di Hari Sumpah Pemuda

“Itu termasuk kategori tidak sehat dan melebihi baku mutu >75 nm,” jelasnya.

Berpatokan pada data pengujian tersebut, kualitas udara Kabupaten Bandung dinyatakan masuk dalam kriteria berisiko tinggi. Masyarakat mengimbau warga untuk mengencangkan proteksi diri, terutama saat berada di area terbuka.

Baca Juga:  Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bandung 5 Maret 2025

“Jadi hasil pemantauan dan pengujian kesimpulannya bahwa kondisi udara dalam kategori tidak sehat. Jadi penggunaan masker masih perlu dilakukan untuk kondisi di luar ruangan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Abu Vulkanik Kabupaten Bandung Kualitas Udara
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Bansos

BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.