Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Gunung Anak Krakatau

BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tak Lagi Capai Jakarta

Selasa, 8 September 2026 21:21 WIB

Serentetan Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia: Murni Kebetulan atau Ada Pemicu Tak Terduga?

Selasa, 8 September 2026 21:15 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos September 2026 Cair! Cek Jadwal PKH dan BPNT Tahap 3 Beserta Nominalnya

Selasa, 8 September 2026 20:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tak Lagi Capai Jakarta
  • Serentetan Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia: Murni Kebetulan atau Ada Pemicu Tak Terduga?
  • Bansos September 2026 Cair! Cek Jadwal PKH dan BPNT Tahap 3 Beserta Nominalnya
  • Bukan Sekadar Ramalan, Frankie MacDonald Kembali Bikin Warganet Indonesia Deg-Degan soal Gempa
  • Skema Baru Penyaluran Bansos: Warga Tak Punya Tabungan Bakal Dibuatkan Rekening Bank
  • Bekuk Borneo FC, Shin Tae-yong Tegaskan Persija Siap Mengamuk Lawan Persib
  • Biang Kerok Harga Emas Antam Rontok Lagi: Suku Bunga Paman Sam Hingga Lonjakan Minyak Dunia
  • Warga Kabupaten Bandung Dimbau Pakai Masker, Kualitas Udara Tembus Kategori Tidak Sehat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 8 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Erupsi Anak Krakatau Bikin Khawatir, Badan Geologi Beri Penjelasan soal Megathrust Selat Sunda

By SusanaSelasa, 8 September 2026 17:40 WIB3 Mins Read
Erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Geologi menegaskan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak berkaitan dengan pergerakan Megathrust Selat Sunda. Masyarakat diminta tidak mengaitkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dengan potensi pergerakan zona megathrust tersebut.

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan hingga saat ini tidak ada kajian yang menunjukkan aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat memicu pergerakan Megathrust Selat Sunda.

Menurut Lana, aktivitas setiap gunung api memiliki karakteristik dan sistem vulkaniknya masing-masing. Karena itu, aktivitas vulkanik di satu gunung tidak secara otomatis memengaruhi gunung api lainnya maupun zona tektonik di sekitarnya.

“Tidak ada kajiannya demikian ya. Masing-masing gunung dengan aktivitas sendiri, dengan karakternya sendiri ya, tidak saling mempengaruhi,” kata Lana di Kantor PVMBG Badan Geologi, Selasa (8/9/2026).

Aktivitas Enam Gunung Api Tidak Saling Memicu

Baca Juga:  Sampai Kapan Hujan Abu Anak Krakatau Melanda Jabar? Ini Penjelasan Ilmiah Ahli Kebencanaan

Lana juga menegaskan aktivitas Gunung Anak Krakatau tidak memiliki hubungan dengan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki maupun Gunung Sinabung.

Ia menjelaskan, adanya aktivitas di sejumlah gunung api dalam waktu berdekatan bukan berarti gunung-gunung tersebut saling terhubung atau saling memicu.

“Ke­jadian di enam gunung ini bukan berarti kemudian ini adalah saling berhubungan satu sama lain atau saling memicu begitu ya. Karena masing-masing memiliki karakter sendiri-sendiri dari gunung tersebut,” ujarnya.

Dengan demikian, masyarakat diimbau tidak panik maupun menyimpulkan sendiri adanya hubungan antara aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan aktivitas gunung api lainnya.

Warga Diminta Waspadai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Meski menegaskan tidak ada hubungan dengan Megathrust Selat Sunda, Badan Geologi tetap mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, terutama paparan abu vulkanik.

Baca Juga:  Ancaman Abu Vulkanik Anak Krakatau Bayangi Purwakarta, Ini 5 Poin Penting Edaran Bupati

Lana mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

“Bila memang harus keluar karena suatu pekerjaan yang memaksa harus keluar, ya menggunakan pelindung diri ya. Seperti masker, apabila menaiki kendaraan motor menggunakan helm dan juga kacamata seperti itu,” kata Lana.

Penggunaan masker, helm, dan kacamata menjadi salah satu langkah perlindungan ketika masyarakat harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi abu vulkanik.

Warga Sekitar Gunung Anak Krakatau Diminta Tetap Waspada

Badan Geologi juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Anak Krakatau agar tidak lengah. Aktivitas vulkanik gunung api dapat berubah sehingga kewaspadaan perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Strombolian, Seberapa Bahaya? Ini Potensinya

Lana menekankan bahwa kewaspadaan tidak hanya diperlukan ketika erupsi sedang berlangsung. Masyarakat juga harus memahami langkah mitigasi dan jalur evakuasi yang telah disiapkan pemerintah daerah.

“Yang paling penting adalah artinya jangan kewaspadaan itu hanya ada pada saat erupsi terjadi gitu ya. Tetapi kewaspadaan itu harus ada, sesuai dengan mitigasi yang kita informasikan begitu,” tuturnya.

Ia menambahkan, masyarakat juga perlu mengetahui lokasi aman serta langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi darurat, terutama untuk melindungi kelompok rentan.

“Kewaspadaan itu harus tetap ada dan ada masyarakat-masyarakat yang memang sudah ditunjuk oleh pemerintah daerah untuk bisa menunjukkan jalur evakuasi, lokasi aman mana, dan apa yang harus dilakukan terhadap orang-orang yang rentan ya,” lanjut Lana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aktivitas Gunung Anak Krakatau erupsi Gunung Anak Krakatau Gunung Anak Krakatau Megathrust Selat Sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gunung Anak Krakatau

BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tak Lagi Capai Jakarta

Serentetan Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia: Murni Kebetulan atau Ada Pemicu Tak Terduga?

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos September 2026 Cair! Cek Jadwal PKH dan BPNT Tahap 3 Beserta Nominalnya

Bukan Sekadar Ramalan, Frankie MacDonald Kembali Bikin Warganet Indonesia Deg-Degan soal Gempa

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Skema Baru Penyaluran Bansos: Warga Tak Punya Tabungan Bakal Dibuatkan Rekening Bank

Warga Kabupaten Bandung Dimbau Pakai Masker, Kualitas Udara Tembus Kategori Tidak Sehat

Terpopuler
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • FSP BPD SI Tolak Pengalihan Payroll ASN ke Himbara, Warning Risiko PHK dan Anjloknya Ekonomi Daerah
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.