bukamata.id – Kasus dugaan bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terus menyita perhatian publik. Insiden yang dialami seorang ibu muda, Nina Salehah, itu memicu kekhawatiran masyarakat, terutama bagi para orang tua yang tengah atau akan menjalani proses persalinan.
Sejumlah warga yang ditemui di sekitar rumah sakit mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Mereka menilai, keselamatan serta kepastian identitas bayi merupakan hal krusial yang tidak boleh diabaikan dalam pelayanan kesehatan.
Winda, salah seorang warga, mengaku khawatir insiden serupa dapat kembali terjadi jika tidak ada perbaikan sistem yang serius.
“Mudah-mudahan gak keulang lagi, karena akan beresiko. Kaget, namanya juga anak bukan mainan. Kalau sampai ketuker kan berarti kurang teliti,” ujarnya pada Sabtu (11/4/2026).
Menurutnya, kejadian ini menjadi peringatan penting bagi pihak rumah sakit untuk meningkatkan ketelitian, khususnya dalam penanganan bayi baru lahir.
Senada dengan itu, warga lainnya, Angga, menilai insiden tersebut sebagai bentuk kelalaian yang tidak bisa dianggap ringan.
“Kalau kata kita sih itu ceroboh sampai bisa hampir tertukar begitu. Kasian orangtuanya, kasian juga anaknya,” katanya.
Ia menekankan bahwa peristiwa seperti ini bukan kesalahan kecil, sehingga perlu ada tindakan tegas terhadap pihak yang lalai.
“Kalau bayi sampai tertukar itu bukan masalah kecil. Jadi kalau cuma sanksi ringan, menurut saya belum cukup. Harus ada evaluasi yang menyeluruh,” tambahnya.
Selain evaluasi internal, masyarakat juga mendorong adanya investigasi menyeluruh yang hasilnya disampaikan secara terbuka kepada publik.
Langkah ini dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan, sekaligus memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Warga berharap, rumah sakit tidak hanya berhenti pada permintaan maaf, tetapi juga melakukan pembenahan sistem secara serius, terutama dalam prosedur pendataan dan penyerahan bayi kepada keluarga.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga menyangkut rasa aman dan kepercayaan.
Masyarakat pun berharap, kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh fasilitas kesehatan untuk memperkuat sistem, meningkatkan pengawasan, dan memastikan setiap pasien terutama bayi mendapat perlindungan maksimal.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










