Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar

Kamis, 29 Oktober 2026 16:39 WIB

Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak

Kamis, 29 Oktober 2026 16:03 WIB

Akhirnya Pecah Telur! Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Melbourne Victory Tak Berdaya

Kamis, 29 Oktober 2026 15:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Akhirnya Pecah Telur! Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Melbourne Victory Tak Berdaya
  • Anak Mantan Cuci Piring Jadi Wali Kota Kanada! Kisah Alvin Tedjo Bikin Gempar!
  • Bandung Digital Safety Forum 2026 Dorong Jurnalis Aktif Cegah Kejahatan Digital Berbasis AI
  • Debut di ACL Two, Kiper Muda Persib Fitrah Maulana Tampil Gemilang
  • Polrestabes Bandung Imbau Demonstran Tertib, 13 Orang Diamankan Terkait Insiden 20 Oktober
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Sumedang Diminta Siaga dan Gotong Royong Hadapi Potensi Bencana

By Putra JuangKamis, 5 Desember 2024 21:36 WIB2 Mins Read
Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli. (Foto: sumedangkab)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli meminta masyarakat untuk tetap siaga dan mengedepankan gotong royong dalam menghadapi musim penghujan dan potensi bencana.

Yudia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sebagai bentuk antisipasi guna meminimalisir dampak bencana.

“Kita jadikan bencana sebagai sahabat. Maksudnya, jangan lari dari bencana, tapi hadapi bersama-sama. Di Sumedang, ada empat bencana yang menjadi perhatian serius,” ucap Yudia saat meninjau lokasi longsor di Desa Nagarawangi, Rancakalong, Rabu (4/12/2024).

“Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit Merah di Sumedang Alami Kenaikan Jadi Rp55.000 per Kg

Yudia mengatakan, bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor menjadi perhatian utama saat curah hujan tinggi.

Menurutnya, dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa bantuan dana dan alat menunjukkan bahwa penanganan bencana tersebut tidak hanya menjadi prioritas di tingkat daerah, tetapi juga tingkat nasional.

“Kami telah menerima dukungan khusus dari BNPB untuk menangani bencana hidrometeorologi. Namun, kami membutuhkan kerja sama masyarakat untuk terus waspada dan tanggap,” katanya.

Baca Juga:  Bangga, Sofia Sahla Wakili Jabar Kibarkan Bendera Merah Putih di IKN

Yudia juga meminta masyarakat untuk menggalakan kembali program Satali (Saling Tanglingakeun) sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat Sumedang.

Pihaknya pun memberikan apresiasi kepada masyarakat desa yang selalu sigap melakukan kerja bakti dan tanggap dalam menghadapi bencana.

“Terima kasih kepada masyarakat yang bergerak cepat, perangkat desa, hingga Kalak BPBD yang terus memantau. Ini adalah wujud nyata kolaborasi masyarakat, perangkat kecamatan, dan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Yudia juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi potensi bencana.

“Perlu saling bahu-membahu dalam menyelesaikan permasalahan bencana, baik di tingkat desa maupun kabupaten,” ujarnya.

Baca Juga:  Siswa Didik Diminta Isi Libur Sekolah dengan Kegiatan Positif

Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah, DPRD, dan instansi terkait terus digalakan untuk memperkuat mitigasi bencana. Program mitigasi ini termasuk sosialisasi, penguatan infrastruktur, dan penanganan darurat jika bencana terjadi.

“Jangan menyelesaikan masalah sendiri-sendiri. Kita harus sama-sama bergerak agar lebih efektif dan efisien dalam penanganannya. Dengan gotong royong dan sinergi antar elemen, Sumedang diharapkan dapat menjadi contoh kesiapsiagaan dalam menghadapi musim penghujan dan tantangan bencana yang menyertainya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bencana Kabupaten Sumedang Yudia Ramli
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar

Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak

Anak Mantan Cuci Piring Jadi Wali Kota Kanada! Kisah Alvin Tedjo Bikin Gempar!

Bandung Digital Safety Forum 2026 Dorong Jurnalis Aktif Cegah Kejahatan Digital Berbasis AI

Polrestabes Bandung Imbau Demonstran Tertib, 13 Orang Diamankan Terkait Insiden 20 Oktober

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.