Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Kamis, 30 Juli 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!

Kamis, 30 Juli 2026 02:00 WIB

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

Kamis, 30 Juli 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Sumedang Diminta Siaga dan Gotong Royong Hadapi Potensi Bencana

By Putra JuangKamis, 5 Desember 2024 21:36 WIB2 Mins Read
Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli. (Foto: sumedangkab)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli meminta masyarakat untuk tetap siaga dan mengedepankan gotong royong dalam menghadapi musim penghujan dan potensi bencana.

Yudia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sebagai bentuk antisipasi guna meminimalisir dampak bencana.

“Kita jadikan bencana sebagai sahabat. Maksudnya, jangan lari dari bencana, tapi hadapi bersama-sama. Di Sumedang, ada empat bencana yang menjadi perhatian serius,” ucap Yudia saat meninjau lokasi longsor di Desa Nagarawangi, Rancakalong, Rabu (4/12/2024).

“Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Yudia mengatakan, bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor menjadi perhatian utama saat curah hujan tinggi.

Menurutnya, dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa bantuan dana dan alat menunjukkan bahwa penanganan bencana tersebut tidak hanya menjadi prioritas di tingkat daerah, tetapi juga tingkat nasional.

“Kami telah menerima dukungan khusus dari BNPB untuk menangani bencana hidrometeorologi. Namun, kami membutuhkan kerja sama masyarakat untuk terus waspada dan tanggap,” katanya.

Yudia juga meminta masyarakat untuk menggalakan kembali program Satali (Saling Tanglingakeun) sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat Sumedang.

Pihaknya pun memberikan apresiasi kepada masyarakat desa yang selalu sigap melakukan kerja bakti dan tanggap dalam menghadapi bencana.

“Terima kasih kepada masyarakat yang bergerak cepat, perangkat desa, hingga Kalak BPBD yang terus memantau. Ini adalah wujud nyata kolaborasi masyarakat, perangkat kecamatan, dan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Yudia juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi potensi bencana.

“Perlu saling bahu-membahu dalam menyelesaikan permasalahan bencana, baik di tingkat desa maupun kabupaten,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah, DPRD, dan instansi terkait terus digalakan untuk memperkuat mitigasi bencana. Program mitigasi ini termasuk sosialisasi, penguatan infrastruktur, dan penanganan darurat jika bencana terjadi.

“Jangan menyelesaikan masalah sendiri-sendiri. Kita harus sama-sama bergerak agar lebih efektif dan efisien dalam penanganannya. Dengan gotong royong dan sinergi antar elemen, Sumedang diharapkan dapat menjadi contoh kesiapsiagaan dalam menghadapi musim penghujan dan tantangan bencana yang menyertainya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bencana gotong royong Kabupaten Sumedang musim penghujan Yudia Ramli
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.