Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 7 Mei 2026: Dapatkan Skin Weapon Langka dan Diamond Gratis Hari Ini

Kamis, 7 Mei 2026 01:00 WIB

Dicari-Cari! Ini Link Video Asli Tasya Gym Bandar Batang Bergetar

Rabu, 6 Mei 2026 21:27 WIB

Gagal Rebut Peralta? Persib Kena Kejut Besar di Bursa Transfer

Rabu, 6 Mei 2026 21:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 7 Mei 2026: Dapatkan Skin Weapon Langka dan Diamond Gratis Hari Ini
  • Dicari-Cari! Ini Link Video Asli Tasya Gym Bandar Batang Bergetar
  • Gagal Rebut Peralta? Persib Kena Kejut Besar di Bursa Transfer
  • Dituduh Lakukan Penghasutan, Grace Natalie Resmi Dilaporkan 40 Ormas Islam ke Polisi Terkait Video JK
  • Resmi! PNS Tak Dapat THR Idul Adha 2026, Ini Penggantinya
  • Tak Terduga! Persib vs Persija Hijrah ke Samarinda, Bojan Hodak Langsung Bereaksi
  • Heboh di TikTok, Video 15 Menit Tasya Gym Jadi Buruan Netizen
  • Rela Rogoh Kocek Pribadi, Bupati Bandung Belikan Tanah dan Bangun Rumah untuk Korban Longsor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 7 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Waspada Rabies: Ancaman Mematikan dari Hewan, Kenali Gejala dan Pencegahannya

By Aga GustianaSabtu, 3 Mei 2025 09:10 WIB2 Mins Read
Vaksin Rabies dan Sterilisasi Kucing Liar Gratis di Bandung. (Foto: Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di antara berbagai virus yang mengintai kesehatan manusia, rabies menempati posisi khusus sebagai salah satu yang paling mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang ditularkan dari hewan ke manusia, dan sering kali berujung fatal jika tidak segera ditangani.

Apa Itu Rabies dan Bagaimana Penularannya?

Rabies adalah infeksi virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan kematian. Penularan umumnya terjadi melalui air liur hewan yang terinfeksi, terutama lewat gigitan. Namun dalam beberapa kasus langka, virus juga bisa menyebar jika air liur hewan masuk ke luka terbuka atau selaput lendir, seperti mata dan mulut—misalnya jika hewan menjilati luka manusia.

Hewan pembawa virus rabies paling umum termasuk kelelawar, rubah, rakun, sigung, dan anjing liar, terutama di negara-negara berkembang di mana vaksinasi hewan masih terbatas.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Bagikan Dzikir Sembuh dari Penyakit Mematikan

Gejala Awal Mirip Flu, Tapi Bisa Berujung Kematian

Gejala rabies biasanya muncul dalam beberapa hari hingga minggu setelah terpapar, dan kerap menyerupai flu biasa. Namun, penyakit ini dapat berkembang dengan cepat menjadi kondisi yang sangat serius. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut ini adalah gejala yang harus diwaspadai:

  • Demam dan sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Agitasi, kecemasan, dan kebingungan
  • Hiperaktivitas dan insomnia
  • Kesulitan menelan dan air liur berlebihan
  • Halusinasi dan kelumpuhan parsial
  • Ketakutan terhadap hembusan angin atau air (hydrophobia)
Baca Juga:  Hati-hati Serangan Jantung, Ahli Gizi Ungkap Risiko Minum Kopi Campur Gula

Salah satu gejala paling khas pada stadium lanjut rabies adalah hydrophobia, atau ketakutan pada air. Ini terjadi karena rabies menyebabkan kejang otot tenggorokan saat pasien mencoba menelan, sehingga minum air menjadi menyakitkan dan ditakuti, meskipun pasien mengalami dehidrasi parah.

Mengapa Rabies Begitu Mematikan?

Rabies hampir selalu berakibat fatal setelah gejala muncul. Pasien yang memasuki fase koma akibat infeksi biasanya meninggal dalam waktu 2–3 hari, dan pada tahap ini, terapi suportif pun jarang berhasil menyelamatkan nyawa.

Baca Juga:  Waspada Penyakit Mengintai Pasca Lebaran, Yuk Lakukan Hal Ini

Langkah Pencegahan Sangat Penting

Mengingat betapa cepat dan mematikannya rabies, pencegahan adalah langkah paling efektif. Salah satu cara paling ampuh adalah vaksinasi rabies pada hewan peliharaan. Selain itu, beberapa langkah penting setelah terpapar virus meliputi:

  • Mencuci luka gigitan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 15 menit
  • Membersihkan dan membalut luka dengan benar
  • Pemberian vaksin rabies sesegera mungkin
  • Penyuntikan antibodi rabies langsung ke luka gigitan

Orang dengan risiko tinggi—seperti dokter hewan, peneliti laboratorium, atau mereka yang sering bepergian ke daerah dengan kasus rabies tinggi—juga disarankan untuk mendapatkan vaksin rabies secara preventif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hewan infeksi Penyakit rabies
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Game Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 7 Mei 2026: Dapatkan Skin Weapon Langka dan Diamond Gratis Hari Ini

Dicari-Cari! Ini Link Video Asli Tasya Gym Bandar Batang Bergetar

Heboh di TikTok, Video 15 Menit Tasya Gym Jadi Buruan Netizen

Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital

Kabar Gembira! Gaji ke-13 ASN & Pensiunan 2026 Cair Juni, Cek Rincian Nominal Terbarunya

Viral Link Vell TikTok 8 Menit Diburu, Ternyata Banyak yang Palsu!

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Buru Link Video Batang Membara Viral ‘Rp250 Juta’, Polisi Bongkar Modus Telegram Misterius
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.