Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Rabu, 16 September 2026 04:00 WIB

Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang

Rabu, 16 September 2026 03:00 WIB

Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik

Rabu, 16 September 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Yai Mim dan Suami Sahara Bersalaman, Konflik Mulai Mencair?

By Aga GustianaSenin, 6 Oktober 2025 10:24 WIB4 Mins Read
Yai Mim bertemu Agil dan suami Sahara, Shofwan. (Foto: Instagram Yai Mim)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Imam Muslimin atau Kiai Imim (Yai Mim), mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, membagikan momen dirinya bersalaman dengan Mohammad Shofwan, suami Nurul Sahara, tetangganya yang sempat berseteru dengannya.

Perseteruan Yai Mim dengan keluarga Sahara di Perumahan Joyogrand, Kota Malang, Jawa Timur, menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Dalam unggahan video Instagram pada Senin (10/6/2025), Yai Mim tampak mendatangi rumah Shofwan sambil membawa dua konblok. Ia mengenakan singlet putih dan sarung merah.

“Sudah di udara, sekarang di darat. Dengan rendah hati, Yai Mim minta maaf menindaklanjuti di Podcast Densu dan KDM,” tulisnya.

Sesampainya di depan rumah tetangga, ia menyapa beberapa orang yang sedang duduk di pos. “Mas Agil maaf ya, Mas Shofwan maaf ya,” ucapnya sambil mengulurkan tangan. Momen itu ditutup dengan salaman dan sedikit obrolan ringan soal mobil Sahara yang ternyata telah dijual. “Lama tak tinggal nambah bersih,” katanya.

Tangisan Yai Mim Usai Fitnah

Dalam kesempatan berbeda, Yai Mim menanggapi tuduhan pelecehan seksual yang dilayangkan Nurul Sahara. Ia dengan tegas membantah tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah.

Baca Juga:  Yai Mim Bertemu Dedi Mulyadi, Ngaku Fans Hingga Jelaskan Konflik dengan Sahara

“Itu semua bohong dan fitnah,” kata Yai Mim dalam wawancara di kanal YouTube Uya Kuya, Sabtu (4/10/2025). Ia menjelaskan bahwa awal mula konflik hanya karena mobil rental milik Sahara diparkir tepat di depan pagar rumahnya sehingga menghalangi akses keluar masuk.

Sebagai penghafal Al-Qur’an, Yai Mim menegaskan tidak mungkin melakukan perbuatan tercela. “Saya itu penghafal Al Quran, saya tidak mungkin melakukan maksiat, kalau saya melakukan maksiat hilang Al Quran saya,” ujarnya.

Yai Mim kemudian menangis saat menceritakan dampak fitnah tersebut terhadap para santri dan mahasiswanya. “Saya punya santri dari Aceh sampai Papua, gimana perasaan mereka kalau kianya cabul coba, kalau sampe mereka percaya bagaimana?” katanya dengan suara terbata-bata.

Ia bahkan mengaku mengalami pengalaman menyakitkan saat mengajar. “Saya datang ke kelas, tak ada satupun mahasiswa yang datang, saya dosen,” ucapnya. “Saya WhatsApp tidak ada yang jawab, ternyata apa? Semuanya dihubungi orangtua mereka, jangan mau diajari Yai Mim ‘dosen cabul’,” imbuhnya sambil menangis.

Sang istri, Rosida Vignezvari, berusaha menenangkannya dengan mengelus punggungnya. Saat emosinya mereda, Yai Mim mengaku memilih tinggal di hotel di Jakarta dibanding pulang ke Malang. “Ini saya enggak mau pulang ke Malang, saya di Jakarta pindah dari hotel ke hotel, ingin apa? Ingin menghibur diri, sebenarnya uangnya enggak ada,” katanya. “Yang penting aku happy, dari pada pulang saya penat, diancam terus saya,” tambahnya.

Baca Juga:  Rugi Finansial hingga Moral, Yai Mim Menangis Saat Diperiksa Polisi

Respons Emosional Nurul Sahara

Di sisi lain, Nurul Sahara mengaku sempat terpancing emosi terhadap Yai Mim. Dalam pertemuannya dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Sahara menyampaikan bahwa perlakuan Yai Mim membuatnya marah.

“Beliau sering menghina fisik saya, menghina fisik mas Shofwan, mohon maaf kayak babi hutan,” kata Sahara di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel. Ia juga menceritakan kejadian ketika putrinya yang berusia dua tahun diusir saat bermain di depan pagar rumah Yai Mim.

“Ketika anak saya nyentuh pagar dia hush..hush..najis..najis itu berulang bukan saya saja saksinya tapi banyak orang,” ungkapnya.

Sebagai seorang ibu, Sahara merasa tersakiti. Ia pun mengaku sempat mengejek Yai Mim dengan sebutan “Dugong” sebagai bentuk luapan emosi. “Saya tidak mampu saya sabar, lingkungan keras ya pak di Batam,” katanya. “Jadi kebawa emosi sampai bilang Dugong refleksi dari beliau, sebagai aksi balasan,” ucapnya.

Baca Juga:  Profil Nurul Sahara, Perempuan Cerdas di Balik Konflik Viral dengan Yai Mim

Namun, Sahara menyadari kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf. “Itu sangat salah saya memohon maaf atas hal tersebut dan tidak layak saya ucapkan apalagi kepada seorang kyai,” ujarnya.

Gubernur Dedi Mulyadi pun berharap konflik antara dua tetangga tersebut bisa diselesaikan secara baik. “Kalau mau bertetangga, bertetangga yang baik, kalau mau berpisah, berpisah dengan baik,” katanya.

Proses Hukum Berlanjut

Sementara itu, agenda pemeriksaan Sahara sebagai saksi pelapor di Polresta Malang Kota yang semula dijadwalkan Jumat (3/10/2025) harus ditunda karena ia masih berada di luar kota. “Sedianya, hari ini pihak Sahara menjalani pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB. Ia diperiksa sebagai saksi pelapor atas laporan yang dilakukan sebelumnya,” kata Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto.

Kuasa hukum Sahara, Moh Zakki, membenarkan permintaan penundaan tersebut. “Kemarin, kami menerima panggilan dari Polresta Malang Kota untuk klarifikasi. Namun karena kami ada di luar kota, jadi diundur. Kalau kami dapat panggilan kembali, akan kami kabari,” ujarnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Nurul Sahara Yai Mim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang

Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik

Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong

Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List

Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah

Maudy Ayunda Minta Maaf dan Akui Ada Privilese, Warganet: Pick Me Banget!

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.