Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Panduan Liburan ke Bandung: 14 Tempat Wisata Paling Populer dengan Panorama Alam Memukau

Selasa, 15 September 2026 01:00 WIB

Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu

Senin, 14 September 2026 22:54 WIB

Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga

Senin, 14 September 2026 22:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Liburan ke Bandung: 14 Tempat Wisata Paling Populer dengan Panorama Alam Memukau
  • Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu
  • Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga
  • Bukan Cuma Cari Pemain! John Herdman Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan di Laga Persija vs Persib
  • Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu
  • Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi
  • Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea
  • Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Yai Mim Makin Gacor: Serang Balik Sahara, Pak RT hingga Takmir Masjid, LBH Ansor Mundur!

By SusanaMinggu, 12 Oktober 2025 19:50 WIB4 Mins Read
Sahara vs Yai Mim menjadi salah satu kasus viral dan menjadi sorotan publik.
Kolase, Sahara dan Yai Mim, kasus viral yang tengah menjadi sorotan publik. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perseteruan antara eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau yang dikenal dengan Yai Mim, dengan tetangganya Nurul Sahara, kembali memanas.

Setelah Yai Mim lebih dulu melaporkan Sahara atas dugaan persekusi dan penistaan agama, kini giliran Sahara melawan balik dengan tudingan pelecehan seksual.

Situasi semakin kompleks setelah LBH Ansor Kota Malang resmi menarik diri dari kasus ini. Sementara di sisi lain, Yai Mim kembali memberikan pesan tajam dan sindiran panas untuk Sahara, Pak RT hingga Ketua Takmir.

Sahara Balas Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual

Pada Rabu (8/10/2025), Nurul Sahara mendatangi Polresta Malang Kota didampingi kuasa hukumnya, M. Zakki. Ia resmi melaporkan Yai Mim atas dugaan pelecehan seksual yang disebut terjadi hingga empat kali.

“Hari ini kami melaporkan yang bersangkutan (Yai Mim) terkait dugaan pelecehan seksual. Ini laporan baru dan berbeda dari kasus sebelumnya,” kata M. Zakki.

Menurut Zakki, tindakan dugaan pelecehan itu mencakup ucapan bernada seksual (verbal) hingga kontak semi fisik di area garasi rumah Sahara yang berdekatan dengan rumah Yai Mim.

Baca Juga:  Polisi Buru 3 Pedagang Terduga Pemerkosa Gadis Disabilitas di Stadion Sidolig

“Terjadi empat kali. Ada yang berupa omongan, ada juga semi tindakan,” jelasnya.

Laporan Baru, LBH Ansor Pilih Mundur

Menariknya, laporan terbaru ini tidak lagi menggunakan nama LBH Ansor. Zakki menegaskan, ia kini menangani perkara tersebut melalui firma hukumnya sendiri, bukan sebagai Ketua LBH Ansor Kota Malang.

“Saya pertegas, laporan baru ini bukan atas nama LBH Ansor lagi, tapi law firm pribadi,” ujar Zakki.

Menurutnya, keputusan ini diambil demi menjaga netralitas dan kedamaian sosial di Kota Malang, agar konflik ini tidak berkembang menjadi isu SARA.

“Ini sebenarnya persoalan kecil antar-tetangga. Kami ingin menjaga kondusivitas di lingkungan,” tegasnya.

Pihak Yai Mim Tanggapi Dingin

Kuasa hukum Imam Muslimin alias Yai Mim, Agustian Siagian, menanggapi santai laporan balik yang dilakukan pihak Sahara. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Kami fokus pada laporan yang lebih dulu kami layangkan, yakni dugaan persekusi dan penistaan agama,” ujar Agustian.

Agustian pun mempertanyakan dugaan pelecehan seperti apa yang dilaporkan Sahara.

Baca Juga:  Cegah Pelecehan Seksual oleh Tenaga Medis, Kemenkes Wajibkan Tes Kepribadian bagi Calon Dokter

“Kita sendiri tidak tahu bentuk pelecehannya seperti apa. Apakah Yai Mim pernah salah, atau apapun, itu kan harus bisa dibuktikan. Kalaupun ada pelecehan fisik ya silakan divisum,” tegas Agustian.

Ia memastikan tim hukum Yai Mim akan melanjutkan proses hukum tanpa kompromi demi kejelasan kasus yang menimpa kliennya.

Kick Balik Yai Mim ke Sahara Soal Laporan Pelecehan Seksual, Bongkar “Roti” dan Sindiran Tajam

Sementara itu, Yai Mim menyampaikan pesan menohok yang diduga ditujukan untuk Sahara. Ia menyinggung tentang “roti” sebagai metafora relasi antara laki-laki dan perempuan.

“Anda memang luar bisa pinternya, anda tahu kelemahan laki-laki, laki-laki itu kalau belum makan roti, dia akan menjadi raja, dia akan berani, maka jangan coba-coba anda menuntut orang yang belum pernah kau kasih roti dengan mengatakn ‘dia mencabuli aku, karena telah banyak memakan rotiku,'” papar Yai Mim, dikutip dari Instagram @mitra_comp1 yang dikutip pada Minggu (12/10/2025),

“Anda akan dikejar habis-habisan, dan akan mendapatkan perlawanan yang luar biasa dari orang itu, karena dia menjadi raja dan kamu adalah hamba,” lanjutnya.

Baca Juga:  Perseteruan Yai Mim vs Sahara Memanas: Istri Ungkap Ketegangan di Tengah Proses Hukum

Ia juga menyinggung tokoh-tokoh lain dalam lingkungannya, seperti Ketua RT dan Takmir Masjid yang disebut “telah memakan roti” Sahara.

“Sebaliknya Pak RT dalam kasus ini dia akan menjadi hambamu, karena Pak RT telah memakan roti mu termasuk Bapak Prof. Dr. KH Nur Hidayat, katanya juga makan roti sajian Mbak Sahara, yaitu di dalam satu penginapan, pas Pak RT datang dari Belanda, kedahuluan oleh Bapak Prof. Dr. KH Nur Hidayat, padahal Bapak Prof. Dr. KH Nur Hidayat ini ketua Takmir, dia itu orang yang biasa ngimamin,” tandasnya.

Situasi Memanas, Warganet Soroti Konflik Sosial

Aksi saling lapor dan adu argumen ini menjadi topik hangat di media sosial, dengan ribuan komentar warganet yang menyoroti sikap kedua pihak.

Banyak yang menilai konflik ini seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa perlu melibatkan unsur hukum dan agama.

Kini, publik menunggu langkah kepolisian dalam menangani dua laporan saling berbalas antara Sahara dan Yai Mim yang semakin melebar ke ranah sosial dan moral.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pelecehan seksual Sahara Yai Mim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu

Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan

Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.