Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 12:58 WIB

Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 12:44 WIB

Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis

Sabtu, 1 Agustus 2026 10:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Buru 3 Pedagang Terduga Pemerkosa Gadis Disabilitas di Stadion Sidolig

By Aga GustianaSelasa, 27 Mei 2025 12:55 WIB2 Mins Read
Pencabulan
Kasus Pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Satreskrim Polrestabes Bandung terus bergerak mengungkap kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang gadis disabilitas di Stadion Sidolig. Polisi telah memeriksa dua saksi terkait kejadian tragis ini.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Abdul Rachman menyatakan bahwa pihaknya belum dapat meminta keterangan langsung dari korban karena kondisi kesehatannya. “Sementara dua saksi sudah diperiksa. Untuk korban sendiri belum bisa kami minta keterangan karena kondisi yang belum memungkinkan. Kondisi korban yang infonya dari keluarga masih sakit,” ujarnya, Selasa (27/5/2025).

Sebelumnya, AKBP Abdul Rachman menegaskan bahwa penyidik sedang memburu tiga pedagang yang diduga kuat sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap gadis berusia 15 tahun tersebut. “Laporan sudah diterima dan sedang dalam proses oleh Unit PPA. Untuk pelaku segera kami cari untuk dimintai keterangan,” tegasnya melalui pesan singkat.

Kisah pilu korban terungkap. Selain ditelantarkan oleh kedua orang tuanya, gadis disabilitas ini diduga menjadi korban pelecehan seksual berulang kali oleh sejumlah pria tak dikenal di area Stadion Sidolig.

Kerabat korban, ES (23), mengungkapkan bahwa pelecehan tersebut diduga terjadi sejak Februari hingga Mei 2025. “Menurut keterangan korban, terjadi di dalam stadion Persib, Stadion Sidolig di (Jalan) Ahmad Yani. Pas lagi mau jajan, kaya beli baso,” kata ES, Senin (26/5/2025).

Korban mengaku kepada kerabatnya telah dilecehkan oleh tiga pria yang berprofesi sebagai pedagang di sekitar stadion. “Itu teh (pelecehan seksual terjadi) tiga kali. Sama pelaku pertama dua kali, sama pelaku kedua satu kali. Terus ada pelaku yang lain satu kali juga. (Pelaku) yang satu pedagang baso, temennya pedagang baso itu, ketiga tukang kupat tahu,” tutur ES.

Kecurigaan keluarga muncul saat melihat perubahan cara berjalan korban. Setelah dibujuk dan ditanya oleh dokter tempatnya tinggal, korban akhirnya mengaku telah diperkosa oleh pria berinisial D, M, dan B. ES menirukan pengakuan korban, “Terus ditanya digimanain. Anaknya cerita sama D disenderin, sama M anaknya duduk di bawah sambil M di atas, kalau sama B anaknya katanya bilang sambil nyender juga.”

ES menjelaskan bahwa korban adalah seorang gadis berkebutuhan khusus. “Iya ada (disabilitas). Jadi kalau kasarnya mah mohon maaf, kaya sedikit idiot,” ungkapnya. Selama ini, korban tinggal di rumah seorang dokter setelah ditinggalkan oleh ibunya.

Pihak keluarga telah melaporkan kasus ini ke polisi sekitar tiga minggu lalu. ES menyayangkan lambatnya proses penanganan awal. “Sudah (lapor polisi), tapi kaya lambat banget proses laporannya,” keluhnya.

Kini, dengan adanya perkembangan pemeriksaan saksi, diharapkan pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan memberikan keadilan bagi korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

disabilitas gadis korban pelecehan seksual Stadion Sidolig
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.