bukamata.id – Pemerintah terus menggenjot program penyediaan rumah bagi rakyat melalui sinergi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Bank bjb. Dalam rangka percepatan program nasional Tiga Juta Rumah, sebanyak 100 unit rumah subsidi melalui skema Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) secara simbolis diserahkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Penyerahan kunci rumah dilakukan langsung oleh Menteri PKP, Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Bang Ara, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Acara tersebut turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Direktur Utama Bank bjb, dan Komisioner BP Tapera.
“Malam ini saya serahkan 100 kunci rumah untuk MBR. Ada guru, ada ASN, ada pegawai pabrik, ada karyawan toko dan pelaku usaha kecil lainnya. Program Presiden Prabowo ini didedikasikan untuk rakyat kecil yang berpenghasilan rendah agar bisa hidup sejahtera dan memiliki rumah layak huni,” ujar Maruarar.
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan untuk mewujudkan target besar ini. “Saya minta Sekda Jabar dan Dirut bjb menjadi petarung untuk rakyat. Pak Gubernurnya petarung, kalian juga harus jadi petarung. Petarung agar rakyat kecil memiliki rumah layak huni. Sukseskan program KPR FLPP di Jawa Barat dengan target progresif 90 ribu unit,” tegasnya.
Kinerja Bank bjb dalam Program KPR FLPP
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank bjb, Yusuf Saadudin, menyebutkan bahwa penerima manfaat berasal dari sembilan wilayah layanan Bank bjb dan bjb Syariah, termasuk Soreang, Majalaya, Jatinangor, Buah Batu, Sumedang, Padalarang, Sumbersari, dan Garut.
“Para penerima merupakan individu dari berbagai latar belakang profesi yang berpenghasilan rendah,” ungkap Yusuf.
Hingga Juli 2025, Bank bjb telah menyalurkan 3.783 akad kredit KPR Sejahtera FLPP. Jumlah tersebut mencakup 2.243 unit melalui skema konvensional dan 1.540 unit melalui bjb Syariah.
Jawa Barat Pimpin Penyaluran KPR FLPP Nasional
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyampaikan bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan realisasi KPR FLPP tertinggi secara nasional, dengan total 29.856 unit rumah subsidi yang telah disalurkan, senilai Rp3,738 triliun.
“Pemerintah Pusat melalui BP Tapera menargetkan pembangunan 350.000 unit rumah subsidi pada tahun 2025. Dalam skema tersebut, Jawa Barat diharapkan dapat berkontribusi sebesar 25 persen, atau setara dengan 90.000 hingga 100.000 unit rumah subsidi,” papar Heru.
Komitmen Daerah untuk Percepatan Perumahan
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung akses perumahan yang layak bagi masyarakat.
“Komitmen Pak Gubernur untuk rakyat tidak perlu diragukan. Kami diminta kerja keras melakukan percepatan program KPR FLPP di Jawa Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penyederhanaan proses perizinan dan optimalisasi peran Bank bjb dalam pembiayaan inklusif akan terus menjadi prioritas pemerintah daerah dalam mendukung program ini.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










