Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cara Cek Bansos PKH Tahap 3 2026: Jadwal Cair, Besaran, dan Link Resmi Kemensos

Jumat, 31 Juli 2026 09:44 WIB
Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

Jumat, 31 Juli 2026 08:33 WIB
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Klaim Saldo DANA Gratis 31 Juli 2026: Dapatkan Cuan Langsung Cair Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Cek Bansos PKH Tahap 3 2026: Jadwal Cair, Besaran, dan Link Resmi Kemensos
  • Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!
  • Klaim Saldo DANA Gratis 31 Juli 2026: Dapatkan Cuan Langsung Cair Hari Ini!
  • Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • 5 Nasi Goreng Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada Bistik Crispy hingga Nasi Goreng Tinta Cumi
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

13 Nyawa Melayang dalam Ledakan Pemusnahan Amunisi Usang di Garut, DPR RI Minta Pertanggungjawaban

By Aga GustianaSenin, 12 Mei 2025 19:40 WIB2 Mins Read
Insiden ledakan bom kedaluwarsa yang menewaskan 13 orang di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Foto: Dok. Pplda Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah musibah tragis mengguncang Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin pagi (12/5/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Ledakan hebat terjadi saat proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa yang dilakukan oleh pihak TNI. Peristiwa ini merenggut 13 nyawa, terdiri dari 9 warga sipil dan 4 anggota TNI.

Menurut laporan dari Unit Intel Kodim 0611/Garut, ledakan terjadi secara tiba-tiba di lokasi yang sudah ditentukan untuk pemusnahan.

Namun, kehadiran warga sipil di sekitar lokasi menimbulkan tanda tanya besar mengenai keamanan dan prosedur yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menanggapi insiden ini, Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban.

Ia menekankan pentingnya investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab ledakan dan memastikan pertanggungjawaban dari pihak terkait.

“DPR sangat menyayangkan kejadian ini. Kami tidak tahu apakah prosedur pemusnahan sudah sesuai dengan SOP atau justru ada unsur kelalaian. Ini harus diusut secara tuntas,” ujarnya.

Oleh juga menegaskan bahwa nyawa manusia tidak boleh dianggap enteng. Ia mendorong agar Panglima TNI dan jajaran terkait segera dipanggil untuk memberikan keterangan kepada parlemen.

“Kalau ini bukan kali pertama, artinya ada masalah serius dalam SOP pemusnahan amunisi. Harus ada pembaruan dan pengawasan lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Salah satu hal yang disoroti DPR adalah kejanggalan di lapangan. Informasi menyebutkan bahwa sejumlah warga berada di dekat lokasi ledakan, bahkan disebut sedang mengumpulkan serpihan logam sisa peledakan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengamanan lokasi dan prosedur sterilisasi area peledakan.

“Ini menjadi anomali. Bagaimana mungkin warga bisa berada begitu dekat dengan lokasi peledakan bahan berbahaya? Kenapa mereka tidak dihalau? Ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan potensi pelanggaran SOP,” ujar Oleh.

DPR mendesak dilakukan audit total terhadap pelaksanaan prosedur pemusnahan amunisi, termasuk evaluasi terhadap lokasi, keamanan, serta keterlibatan warga.

Investigasi yang mendalam diharapkan dapat memberikan gambaran jelas dan menjadi dasar untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.

“Investigasi ini harus menjadi terang benderang. Harus ada pihak yang bertanggung jawab, dan sistem yang diperbaiki. Jangan sampai nyawa kembali jadi korban karena kelalaian,” tutupnya.

Pihak berwenang saat ini tengah melakukan proses identifikasi dan penanganan korban di RSUD Pameungpeuk. Sementara itu, masyarakat berharap agar hasil investigasi dapat diumumkan secara transparan dan menyeluruh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

amunisi DPR RI garut ledakan Oleh Soleh
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.