Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas

Selasa, 13 Oktober 2026 11:54 WIB

Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang

Selasa, 13 Oktober 2026 11:49 WIB

Kebakaran Hebat di Cicadas Bandung! Bangunan Kosong Dilalap Api

Selasa, 13 Oktober 2026 11:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas
  • Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang
  • Kebakaran Hebat di Cicadas Bandung! Bangunan Kosong Dilalap Api
  • Thom Haye Kritik Fasilitas Pemulihan Persib, Akui Jaga Kebugaran Pemain Hampir Mustahil
  • Harga Emas Antam Hari Ini 13 Oktober 2026 Anjlok Rp20.000, Cek Daftar Lengkap Semua Ukuran
  • 19 Rumah di Saritem Bandung Masih Dijadikan Tempat Prostitusi
  • Bawa JNE Melesat di Era Digital, Mohamad Feriadi Dinobatkan Jadi CEO Terbaik ILA 2026
  • Jadwal Pertandingan Persib Bandung vs The Cong-Viettel: Momentum Pangeran Biru Jaga Tren Positif Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

19 Rumah di Saritem Bandung Masih Dijadikan Tempat Prostitusi

By Mulki AlbarSelasa, 13 Oktober 2026 10:51 WIB2 Mins Read
Sebanyak 19 rumah di kawasan Saritem, Bandung, masih digunakan sebagai tempat prostitusi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 19 rumah di kawasan Saritem, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat, masih beroperasi dan digunakan sebagai tempat prostitusi. Temuan ini menunjukkan aktivitas prostitusi di kawasan tersebut masih berlangsung meskipun sebelumnya telah dilakukan penindakan oleh aparat kepolisian.

Keberadaan belasan rumah bordil itu terungkap setelah Pemerintah Kota Bandung melakukan pemeriksaan langsung ke kawasan Saritem pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pemeriksaan tersebut menemukan 19 rumah yang masih digunakan untuk aktivitas prostitusi. Pemkot Bandung pun memastikan rumah-rumah tersebut akan ditutup.

“Ketika melakukan pemeriksaan, ternyata masih ditemukan 19 rumah yang digunakan sebagai tempat prostitusi. Saya akan memastikan 19 rumah itu ditutup,” ujar Farhan, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga:  Bandung Dikepung Festival Akhir Pekan Ini, Walkot Farhan Ingatkan Warga Jaga Kondusivitas Kota

Temuan tersebut menjadi perhatian karena aktivitas prostitusi masih berjalan setelah kepolisian melakukan penindakan. Pemerintah Kota Bandung kemudian menindaklanjuti dengan memeriksa langsung kondisi di lapangan.

Farhan membenarkan bahwa rumah-rumah tersebut masih beroperasi. Menurutnya, aktivitas prostitusi di kawasan itu kerap berlangsung secara sembunyi-sembunyi sehingga kembali berjalan meskipun telah menjadi sasaran penindakan.

“Betul. Ketika diperiksa, memang masih ditemukan rumah-rumah yang digunakan untuk aktivitas tersebut. Menurut saya, aktivitas seperti itu sering berlangsung secara sembunyi-sembunyi atau kucing-kucingan dengan petugas,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Rencanakan Museum Musik Indonesia, Lokasi Masih Dikaji

Ia menegaskan, rumah-rumah yang telah ditemukan dan ditindak tidak boleh kembali digunakan untuk aktivitas prostitusi. Penanganan lebih lanjut diperlukan agar persoalan serupa tidak terus berulang di kawasan Saritem.

“Ini merupakan kelengahan kita bersama, baik masyarakat maupun pemerintah. Semua pihak harus melakukan evaluasi agar persoalan yang sama tidak terus berulang,” ujar Farhan.

Menurut Farhan, pemerintah memiliki kewenangan untuk menindak aktivitas yang melanggar aturan. Karena itu, penanganan rumah bordil yang masih beroperasi harus dilakukan secara langsung bersama aparat terkait.

Baca Juga:  Masuk Taman Tegalega Masih Berbayar Rp2.000, Farhan Kaji Opsi Gratis untuk Warga

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri yang berpotensi memicu gesekan atau konflik. Penindakan harus dilakukan oleh pihak berwenang sesuai dengan kewenangannya.

“Jangan sampai masyarakat mengambil tindakan sendiri yang berpotensi memicu gesekan atau konflik. Kalau menyangkut peredaran narkoba, itu sudah menjadi ranah kepolisian,” ucapnya.

Pemkot Bandung kini berupaya memastikan 19 rumah yang ditemukan tersebut tidak kembali digunakan sebagai tempat prostitusi. Evaluasi penanganan dan penindakan di kawasan Saritem diperlukan agar aktivitas serupa tidak terus berlangsung secara sembunyi-sembunyi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

19 rumah bordil Saritem Muhammad Farhan prostitusi di Bandung Saritem Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas

Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang

Kebakaran Hebat di Cicadas Bandung! Bangunan Kosong Dilalap Api

Bawa JNE Melesat di Era Digital, Mohamad Feriadi Dinobatkan Jadi CEO Terbaik ILA 2026

Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.