Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Chelsea vs Juventus: The Blues Siap Balas Kekalahan, Juve Terancam Tumbang

Rabu, 5 Agustus 2026 10:49 WIB

Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi

Rabu, 5 Agustus 2026 10:36 WIB

Update Harga Emas 5 Agustus 2026, Emas 24 Karat Kini Dibanderol Mulai Rp2,22 Juta per Gram

Rabu, 5 Agustus 2026 10:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Chelsea vs Juventus: The Blues Siap Balas Kekalahan, Juve Terancam Tumbang
  • Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi
  • Update Harga Emas 5 Agustus 2026, Emas 24 Karat Kini Dibanderol Mulai Rp2,22 Juta per Gram
  • PARAH! Rekam Jejak 4 Oknum Nakes Yang Hina Pasien BPJS: Lulusan UGM dan UI Tapi Minim Empati?!
  • Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung Tantang Persebaya Surabaya di Bali
  • Assist Lucho Antar Persib Tekuk Persija, Guaycochea Akui Maung Bandung Sudah Kehabisan Energi
  • Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya
  • Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

22 Tahun Hilang Tanpa Jejak, Pria Ini Akhirnya Ditemukan Berkat Google Earth

By Aga GustianaRabu, 18 Desember 2024 16:47 WIB2 Mins Read
William Moldt, pria yang ditemukan usai menghilang 22 tahun. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang pria bernama William Moldt akhirnya ditemukan usai menghilang selama 22 tahun tanpa jejak. Ia ditemukan berkat ‘bantuan’ Google Earth, begini ceritanya.

Pada 7 November 1997 lalu, Moldt dilaporkan menghilang dari Lantana, Florida. Ia tak pulang ke rumah setelah keluar malam hari.

Sebelum menghilang, pria berusia 40 tahun itu sempat menghubungi kekasihnya sekitar pukul 21.30. Ia mengabari sang kekasih jika ia akan segera pulang. Namun, ternyata itu adalah kontak terakhir di antara mereka.

Sang kekasih pun berusaha mencari keberadaan Moldt dengan melaporkannya ke polisi. Akan tetapi, kasus ini berujung cold cas lebih dari dua dekade.

Tak disangka-sangka, pada Agustus 2019, keberadaan Moldt menemui titik terang.

Keberadaan Moldt ditemukan usai seorang pemilik sedang mengecek rumah lamanya di lingkungan Grand Isles, Wellington, Florida lewat Google Earth. Namun, ia menemukan sesuatu yang aneh berada di kolam besar.

Penasaran, ia pun memperbesar tampilan Google Earth. Dia melihat benda mirip mobil dan langsung menghubungi orang yang tinggal di rumah itu untuk mengeceknya.

Pemilik rumah, Barry Fay, kemudian mencoba mengeceknya dengan menerbangkan drone ke area tersebut.

William Moldt ditemukan berkat bantuan Google Earth. (Foto: Ist)

Di sana, ia menemukan sebuah mobil berwarna putih yang tenggelam. Fay pun melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Setelah ditarik dan pintu mobilnya dibuka, mereka menemukan sisa tengkorak yang kemudian dikonfirmasi sebagai jasad Moldt.

“Jelas ini telah berada di dalam air dalam waktu yang lama,” kata kepolisian.

Sementara Fay, dia mengaku bahwa ia berasumsi itu hanyalah rongsokan mobil tua.

“Saya tidak pernah percaya akan ada mayat berusia 22 tahun,” akunya kepada The Palm Beach Post.

Fakta tambahan, ternyata mobil tersebut telah terlihat di Google Earth sejak 2007. Ini didasari laporan Charley Project, basis data daring kasus-kasus yang belum terpecahkan di AS. Akan tetapi, butuh 12 tahun bagi seseorang untuk menemukannya.

Sebelumnya, kepolisian bersikeras jika ketika penyelidikan atas hilangnya Moldt pertama kali diluncurkan, mobil tersebut tidak terlihat. Kini, terjadi perubahan di perairan kolam sehingga kendaraan tersebut dapat muncul.

“Anda tidak dapat memastikan apa yang terjadi bertahun-tahun yang lalu, apa yang terjadi,” kata juru bicara polisi Teri Barbera kepada situs berita tersebut.

“Yang kami tahu hanyalah dia hilang dari muka bumi, dan sekarang dia telah ditemukan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

florida Google Earth pria
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi

PARAH! Rekam Jejak 4 Oknum Nakes Yang Hina Pasien BPJS: Lulusan UGM dan UI Tapi Minim Empati?!

Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi

Bansos

Bansos Agustus 2026 Masih Mengalir! Kemensos Ungkap Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru

Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?

Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.