Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Mulai Dicairkan! Ini Jadwal PKH, BPNT, Beras 30 Kg dan Cara Cek Penerima

Jumat, 7 Agustus 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 7 Agustus 2026: Cara Aman dan Legal Berburu Cuan Tambahan

Jumat, 7 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!

Jumat, 7 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Agustus 2026 Mulai Dicairkan! Ini Jadwal PKH, BPNT, Beras 30 Kg dan Cara Cek Penerima
  • Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 7 Agustus 2026: Cara Aman dan Legal Berburu Cuan Tambahan
  • Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!
  • Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Maung Bandung Taluk Lewat Adu Penalti 6-5
  • Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek
  • Masa Kelam Berakhir! Mykhailo Mudryk Comeback Bela Chelsea Usai Sanksi Doping Dicabut
  • Drama Perebutan Tempat Ketiga Piala Presiden 2026: Persija Tundukkan Arema FC 3-1
  • Bidik Trofi Piala Presiden 2026, Ini 11 Pemain Pilihan Igor Tolic Lawan Persebaya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

7 Film Horor Indonesia yang Kontroversial: Berbau Porno hingga Memainkan Agama

By Putra JuangSenin, 20 Mei 2024 19:05 WIB6 Mins Read
Film Suster Keramas. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Film horor masih menjadi salah satu tontonan favorit masyarakat Indonesia. Sebagai buktinya, hampir setiap bulannya selalu ada lebih dari dua film horor lokal yang rilis di bioskop Tanah Air.

Hal ini pun terjadi karena jumlah penonton dari film genre horor lokal yang pada dasarnya selalu mendominasi, dan terbilang mudah meraih lebih dari sejuta penonton.

Namun, di balik kejayaan genre horor di Indonesia, tak jarang ada film horor yang justru menuai kontroversi di masyarakat. Alasan munculnya kontroversi tersebut pun berbagai macam, dan tak jarang membuat masyarakat sampai memboikot filmnya.

Kontroversi ini bahkan ada yang muncul jauh sebelum filmnya tayang di bioskop. Lantas, film apa saja yang dimaksud?

Berikut film horor Indonesia yang menuai kontroversi, dilansir dari laman Kincir, Senin (20/5/2024).

1. Pocong

Mungkin banyak dari kamu yang sudah enggak asing lagi dengan film Pocong 2 (2006) yang cukup terkenal pada tahun perilisannya. Namun, tahukah kamu bahwa film yang naskahnya ditulis oleh Monty Tiwa itu enggak pernah punya film pertamanya?

Ya, nyatanya hal ini benar karena film Pocong dicekal meskipun telah menyelesaikan proses produksi pada 2005. Faktor yang membuat film pertamanya dilarang tayang adalah karena adegannya yang terlalu mengerikan serta vulgar

Mulai dari momen kekerasan saat kerusuhan Mei 1998 yang ditakutkan membuka luka lama penonton hingga adegan pemerkosaan yang ditampilkan secara brutal. Kontroversi yang melibatkan film ini pun terjadi dengan pihak Lembaga Sensor Film (LSF), bukan hanya masyarakat.

Rudi Soedjarwo selaku sutradaranya mengatakan bahwa mustahil untuk merevisi naskahnya atau menghapus adegan tersebut hanya untuk ditayangkan di bioskop. Sebab, sejumlah momen yang terkena masalah dengan LSF merupakan elemen yang penting bagi plot filmnya.

Akhirnya, mereka merelekan film pertamanya dan berfokus untuk mempercepat proses produksi dari film Pocong 2 dari yang awalnya direncanakan rilis pada 2007.

2. Suster Keramas

Film horor komedi Indonesia ini sempat sempat menimbulkan kontroversi, khususnya di Kalimantan Timur oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda. Sebab, film ini dianggap akan merusak moral penontonnya karena memiliki konten yang berbau porno.

Apalagi, film ini juga melibatkan bintang film porno asal Jepang sebagai salah satu pemainnya, yaitu Rin Sakuragi.

Produser Maxima Pictures, Ody Mulya, mengklarifikasi bahwa adegan porno yang ada pada film Suster Keramas hanya menggambarkan fantasi pemuda berandal setelah melihat seorang perempuan Jepang. Judulnya juga bukan penggambaran aktivitas sensual, tapi berdasarkan kisah nyata tentang hadirnya sosok perawat yang rambutnya terlihat selalu basah.

3. Siksa Neraka

Disutradarai oleh Anggy Umbara, Siksa Neraka merupakan adaptasi dari komik berjudul sama yang sukses membuat anak-anak generasi 1990-an ketakutan. Pasalnya, kita bisa melihat berbagai macam jenis siksaan di Neraka setelah seseorang meninggal berdasarkan dosa yang mereka lakukan sewaktu hidup.

Meski mendapat ulasan yang negatif, film Siksa Neraka berhasil meraih keuntungan besar dengan menggaet jutaan pentonton di bioskop. Kesuksesan ini kemudian membuat filmnya direncanakan rilis di bioskop Malaysia dan Brunei Darussalam pada awal 2024.

Sayangnya, rencana ini gagal beberapa waktu sebelum perilisannya di kedua negeri tetangga tersebut. Ya, film Siksa Neraka dilarang tayang di Malaysia dan Brunei karena menampilkan visual Neraka dan adegan penyiksaannya mengacu pada Al-Qur’an.

Penggambaran Neraka tersebut dianggap kontroversial karena haram untuk ditampilkan, walau hanya merupakan sebuah mimpi, sehingga filmnya mengalami pencekalan. Pihak Dee Company selaku rumah produksi film Siksa Neraka pun tidak keberatan dengan pencekalan ini dan menghargai keputusan tersebut.

4. Vina: Sebelum 7 Hari

Vina: Sebelum 7 Hari bisa dibilang menjadi salah satu film horor Indonesia paling kontroversial pada 2024 ini. Kontroversi yang berkaitan dengan film ini bahkan sudah ada sejak proyek filmnya pertama kali diumumkan oleh Dee Company.

Hal ini karena kisah dari film ini diangkat dari tragedi mengenaskan yang menimpa remaja berusia 16 tahun bernama Vina Dewi Arsita di Cirebon pada 2016.

Kontroversi pertama muncul dari masyarakat karena pihak Dee Company dianggap tidak etis telah menjadikan tragedi mengenaskan seseorang sebagai sebuah film komersil. Bahkan, sejak awal sudah banyak masyarakat yang ingin memboikot film ini.

Namun, pihak Dee Company beralasan bahwa mereka sudah mendapat izin dari pihak keluarga mendiang Vina untuk mengangkat cerita filmnya.

Kontroversi kedua muncul setelah filmnya tayang akibat adanya adegan pemerkosaan mendiang Vina yang ditampilkan dengan mengganggu. Tak sedikit masyarakat yang mengecam LSF karena telah membolehkan adegan mengenaskan tersebut untuk tetap ada di filmnya.

Namun, pihak LSF menganggap bahwa adegan pemerkosaan di film Vina masih dalam batas wajar, karena tidak ada unsur ketelanjangan dan tidak dieksploitasi berlebihan.

5. Kiblat

Film horor Indonesia yang satu ini sebenarnya baru merilis trailer saja pada 2024, dan tanggal tayangnya masih belum terungkap. Namun, dari trailernya tersebut saja, film Kiblat sudah menuai kontroversi dari berbagai pihak, baik masyarakat ataupun lembaga keagamaan, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pasalnya, film ini dianggap menggunakan agama sebagai media untuk menakut-nakuti penonton. Selain itu, poster film Kiblat juga memperlihatkan sosok yang sedang kesurupan dan menghadap arah kiblat yang salah sehingga dianggap menghina Islam.

Pihak MUI pun menganggap film ini telah memainkan agama pada poster dan judul filmnya demi bisa mendapatkan keuntungan. Pihak MUI bahkan sempat meminta agar film Kiblat langsung diturunkan ketika rilis di bioskop.

Namun, setelah melakukan pertemuan dengan pihak Leo Pictures selaku rumah produksi Kiblat, pihak MUI akhirnya membolehkan film ini tayang. Pihak Leo Pictures pun sudah mengeluarkan pernyataan maaf dan berjanji akan mengubah judul serta poster dari film Kiblat.

6. Arwah Goyang Karawang

Arwah Goyang Karawang mungkin bisa disebut sebagai film Indonesia paling kontroversial pada awal era 2010-an. Salah satu kontroversi dari film ini adalah munculnya video perkelahian antara Julia Perez serta Dewi Perssik selaku bintang utama di lokasi syuting film ini.

Keduanya pun saling lapor polisi yang kemudian berujung pada hukuman penjara selama tiga bulan kepada mereka. Lalu, kontroversi lain juga muncul dari judul filmnya.

Sebab, judul film ini dianggap melecehkan masyarakan wilayah Karawang. Bahkan, sejumlah warga Karawang ada yang sampai mendemo kantor LSF untuk menuntut agar judul film ini diganti. Pada akhirnya, judul film ini pun berganti menjadi Arwah Goyang Jupe-Depe ketika rilis di bioskop pada 2011.

7. Pocong Mandi Goyang Pinggul

Kontroversi yang menimpa film horor lokal yang satu ini sebenarnya enggak jauh berbeda dengan film Suster Keramas. Sebab, film Pocong Mandi Goyang Pinggul dianggap merusak moral karena menampilkan Sasha Grey selaku bintang film porno asal Amerika Serikat sebagai salah satu pemainnya.

Front Pembela Islam (FPI) pun menjadi salah satu pihak masyarakat yang menentang keras perilisan film ini. FPI bahkan sempat melakukan demo di kantor rumah produksi K2K dan juga melempari telur sebagai bentuk protes terhadap film ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

film film horor Film Horor Indonesia Kontroversi porno
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 7 Agustus 2026: Cara Aman dan Legal Berburu Cuan Tambahan

Game Free Fire

Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!

Belajar Sendiri Lewat Aplikasi & Turis, Gadis Cilik Penjual Souvenir Ini Punya Pengetahuan Seluas Samudra!

Bingung Masak Bekal Apa? Coba 4 Menu Mudah Ini, Dijamin Hemat dan Bikin Nagih

Bukan Cuma Tempat Wisata, Ini Deretan Kuliner Bandung yang Wajib Masuk Wishlist

The Real ‘Madura All Around The World’, Jualan Gado-gado Nyempil di Jabal Khandamah Arab Saudi!

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.