bukamata.id – Persib Bandung akan menjamu Selangor FC (Malaysia) dalam lanjutan Grup G AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Kamis (23/10/2025), di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dengan kick-off pukul 19.15 WIB.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menghadapi lawan ini dengan catatan yang kurang menguntungkan. Selama menukangi Kuala Lumpur City FC (2020–2023) di Liga Malaysia, Hodak bertemu Selangor FC sebanyak enam kali, namun timnya belum pernah meraih kemenangan, dengan hasil dua kali kalah dan empat kali imbang.
Berikut rekor Bojan Hodak vs Selangor FC saat menangani Kuala Lumpur City FC:
- 31 Maret 2023: Kuala Lumpur 1-3 Selangor FC (Malaysia Super League)
- 20 Juli 2022: Selangor FC 1-1 Kuala Lumpur (Malaysia Super League)
- 8 Juli 2022: Selangor FC 1-0 Kuala Lumpur (Piala FA Malaysia)
- 4 Maret 2022: Kuala Lumpur 3-3 Selangor FC (Malaysia Super League)
- 24 Juli 2021: Kuala Lumpur 1-1 Selangor FC (Malaysia Super League)
- 13 Maret 2021: Selangor FC 1-1 Kuala Lumpur (Malaysia Super League)
Meski begitu, Hodak tetap optimistis. Pelatih asal Kroasia ini menilai bermain sebagai tuan rumah memberikan keuntungan tersendiri.
“Sejujurnya saya punya rekor bagus lawan mereka. Kali ini, saya menangani tim yang berbeda di negara yang berbeda. Bermain di kandang sendiri dan di depan suporter tentu menjadi keuntungan bagi kami,” ujar Hodak.
Musim ini, Persib Bandung banyak berinvestasi untuk tampil maksimal di kompetisi Asia. Dari dua laga yang telah dijalani di ACL 2, Pangeran Biru menunjukkan level permainan lebih tinggi dibanding saat berlaga di Super League 2025-2026.
Salah satu perbedaan signifikan adalah jumlah pemain asing: di kompetisi domestik, Persib hanya bisa menurunkan tujuh pemain asing plus satu pemain U23, sedangkan di ACL 2, Hodak dapat menurunkan 11 pemain asing tanpa batasan.
Meski demikian, Hodak menegaskan, tujuan tim di kedua kompetisi tetap sama. Tantangan utama musim ini adalah menyatukan 22 pemain baru dari total 31 pemain yang dimiliki Persib.
“Tidak, kami tidak punya rencana berbeda antara Super League dan ACL. Musim ini kami mengganti 22 pemain dari 31 pemain musim lalu. Ini sepenuhnya skuad baru, jadi butuh waktu untuk saling mengenal, berlatih bersama, dan bermain bersama,” jelas Hodak.
“Setiap pertandingan kami berharap tampil lebih baik, dan progres itu sudah terlihat. Proses ini normal dalam sepak bola,” tutup pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










