Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pelarian Berakhir di Bali! Pria yang Diduga Bawa Kabur Mantan Pacar Asal Cililin Akhirnya Ditangkap

Senin, 27 Juli 2026 19:55 WIB

Jangan Lewatkan! Cek Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Malam Ini

Senin, 27 Juli 2026 19:36 WIB

RSUD Kota Bandung dan Gedung Inspektorat Segera Dibangun, DPRD Minta Risiko Dipetakan Sejak Awal

Senin, 27 Juli 2026 19:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pelarian Berakhir di Bali! Pria yang Diduga Bawa Kabur Mantan Pacar Asal Cililin Akhirnya Ditangkap
  • Jangan Lewatkan! Cek Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Malam Ini
  • RSUD Kota Bandung dan Gedung Inspektorat Segera Dibangun, DPRD Minta Risiko Dipetakan Sejak Awal
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari
  • Klasemen Piala Presiden 2026 Terbaru: Persib dan Port FC Jadi Penguasa Grup Usai Laga Perdana
  • Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Kamboja: Formasi Menyerang Garuda Menggebrak Piala AFF 2026
  • Jadwal & Link Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026: Kick-off Malam Ini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gebrakan KDM! Sulap Kawasan Monju Jadi ‘Bundaran HI’ Bandung, Klaim Jitu Urai Macet Pasteur!

By Putra JuangJumat, 24 April 2026 07:00 WIB2 Mins Read
Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju). (bandung.go.id).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merencanakan terobosan besar untuk menata estetika sekaligus mengatasi persoalan lalu lintas di jantung Kota Bandung.

Kawasan Monumen Perjuangan (Monju) hingga Gedung Sate akan diintegrasikan menjadi satu koridor jalan umum yang ikonik.

Rencana ini mencakup pengintegrasian arus lalu lintas dari Jalan Dipati Ukur, Jalan Japati (Monumen Perjuangan), Jalan Surapati, hingga Jalan Diponegoro.

Saat meninjau langsung kawasan Monju, KDM menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi lahan yang selama ini tidak tertata.

“Daripada tiap hari dipakai parkir enggak karuan, mending dinormalkan untuk jalan, lalu lintas umum,” ujar Dedi Mulyadi dikutip dari akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (24/4/2026).

Solusi Kemacetan dan Ikon Baru

KDM memproyeksikan bahwa pengintegrasian ruas jalan ini akan menjadi solusi efektif untuk memecah kepadatan kendaraan di beberapa titik krusial.

“Ini mengurai kemacetan di Pasteur, mengurai kemacetan di Dipati Ukur, Surapati, dan Diponegoro. Semuanya nanti terintegrasi,” jelasnya.

Selain fungsi transportasi, penataan ini juga mengedepankan aspek pariwisata. KDM ingin menciptakan kawasan yang mampu menyaingi keindahan Bundaran HI di Jakarta, lengkap dengan penambahan fasilitas air mancur untuk mempercantik pemandangan Monumen Perjuangan.

“Di Kota Bandung ada ikon baru ada sebuah kawasan ketika dilewati itu indah, tertata rapih melewati monumen tambah air mancur kaya bunderan HI dong nanti,” ungkapnya.

Sentuhan Arsitektur Khas

Dalam rencana desainnya, Dedi Mulyadi menekankan perubahan total pada infrastruktur pembatas. Ia menginstruksikan pembongkaran beberapa bangunan dan penggantian pagar besi dengan tembok bata yang lebih artistik.

“Yang pertama ini dibongkar (pos satpam). Yang kedua ini kasih gapura yang seperti di lembur pakuan nanti pemagarannya kaya di lembur pakuan, dibenteng tinggi ga pakai besi, benteng bata kaya di rumah saya 2,5 meter setengah,” terangnya

Selain itu, akses masuk dan keluar nantinya akan dilengkapi dengan Gapura Candi Bentar di setiap sudut kawasan.

“Ini (gerbang masuk) pakai gapura besar. Jadi begitu masuk ke sini ini jalan yang utuh, nanti keluarnya juga pakai gapura besar. Nanti bikin Gapura Candi Bentar itu di setiap sudut,” imbuhnya.

KDM menyebut, penataan ini dirancang agar halaman Gedung Sate terlihat menyatu dan utuh saat masyarakat melintasi jalan tersebut.

Diharapkan, proyek ini tidak hanya memperlancar arus logistik dan mobilitas warga, tetapi juga mengukuhkan identitas Kota Bandung sebagai kota yang rapi, indah, dan berbudaya.

“Jadi ini jalan yang utuh, dilewati dan menjadi jalan ikonik yang paling diingat di Kota Bandung. Nanti orang jalan itu, Gedung Sate kelihatan utuh,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bundaran HI Dedi Mulyadi Dipati Ukur KDM Kota Bandung Macet Monju Pasteur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelarian Berakhir di Bali! Pria yang Diduga Bawa Kabur Mantan Pacar Asal Cililin Akhirnya Ditangkap

RSUD Kota Bandung dan Gedung Inspektorat Segera Dibangun, DPRD Minta Risiko Dipetakan Sejak Awal

Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka

Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari

Tragedi Maut Jalur Pantura-Malang: Truk Gulungan Kertas Hantam Kendaraaan hingga Pemukiman

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Polisi Periksa 15 Saksi dan Telusuri Jejak Geng Motor

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.