Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Selasa, 27 Oktober 2026 18:24 WIB

Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC

Selasa, 27 Oktober 2026 18:05 WIB

Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam

Selasa, 27 Oktober 2026 17:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
  • 5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!
  • Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen
  • Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
  • Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gebrakan KDM! Sulap Kawasan Monju Jadi ‘Bundaran HI’ Bandung, Klaim Jitu Urai Macet Pasteur!

By Putra JuangJumat, 24 April 2026 07:00 WIB2 Mins Read
Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju). (bandung.go.id).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merencanakan terobosan besar untuk menata estetika sekaligus mengatasi persoalan lalu lintas di jantung Kota Bandung.

Kawasan Monumen Perjuangan (Monju) hingga Gedung Sate akan diintegrasikan menjadi satu koridor jalan umum yang ikonik.

Rencana ini mencakup pengintegrasian arus lalu lintas dari Jalan Dipati Ukur, Jalan Japati (Monumen Perjuangan), Jalan Surapati, hingga Jalan Diponegoro.

Saat meninjau langsung kawasan Monju, KDM menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi lahan yang selama ini tidak tertata.

“Daripada tiap hari dipakai parkir enggak karuan, mending dinormalkan untuk jalan, lalu lintas umum,” ujar Dedi Mulyadi dikutip dari akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga:  Sensasi Sarapan Klasik ala Kopi Tiam Kini Hadir Lebih Dekat di Pusat Kota Bandung

Solusi Kemacetan dan Ikon Baru

KDM memproyeksikan bahwa pengintegrasian ruas jalan ini akan menjadi solusi efektif untuk memecah kepadatan kendaraan di beberapa titik krusial.

“Ini mengurai kemacetan di Pasteur, mengurai kemacetan di Dipati Ukur, Surapati, dan Diponegoro. Semuanya nanti terintegrasi,” jelasnya.

Selain fungsi transportasi, penataan ini juga mengedepankan aspek pariwisata. KDM ingin menciptakan kawasan yang mampu menyaingi keindahan Bundaran HI di Jakarta, lengkap dengan penambahan fasilitas air mancur untuk mempercantik pemandangan Monumen Perjuangan.

“Di Kota Bandung ada ikon baru ada sebuah kawasan ketika dilewati itu indah, tertata rapih melewati monumen tambah air mancur kaya bunderan HI dong nanti,” ungkapnya.

Baca Juga:  4 Fakta Unik Flyover Antapani Bandung, Salah Satunya Gunakan Teknologi Pertama di Indonesia

Sentuhan Arsitektur Khas

Dalam rencana desainnya, Dedi Mulyadi menekankan perubahan total pada infrastruktur pembatas. Ia menginstruksikan pembongkaran beberapa bangunan dan penggantian pagar besi dengan tembok bata yang lebih artistik.

“Yang pertama ini dibongkar (pos satpam). Yang kedua ini kasih gapura yang seperti di lembur pakuan nanti pemagarannya kaya di lembur pakuan, dibenteng tinggi ga pakai besi, benteng bata kaya di rumah saya 2,5 meter setengah,” terangnya

Selain itu, akses masuk dan keluar nantinya akan dilengkapi dengan Gapura Candi Bentar di setiap sudut kawasan.

“Ini (gerbang masuk) pakai gapura besar. Jadi begitu masuk ke sini ini jalan yang utuh, nanti keluarnya juga pakai gapura besar. Nanti bikin Gapura Candi Bentar itu di setiap sudut,” imbuhnya.

Baca Juga:  Makan Sepuasnya di Bandung! Ini 5 Restoran All You Can Eat Enak dan Murah Meriah

KDM menyebut, penataan ini dirancang agar halaman Gedung Sate terlihat menyatu dan utuh saat masyarakat melintasi jalan tersebut.

Diharapkan, proyek ini tidak hanya memperlancar arus logistik dan mobilitas warga, tetapi juga mengukuhkan identitas Kota Bandung sebagai kota yang rapi, indah, dan berbudaya.

“Jadi ini jalan yang utuh, dilewati dan menjadi jalan ikonik yang paling diingat di Kota Bandung. Nanti orang jalan itu, Gedung Sate kelihatan utuh,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi KDM Kota Bandung Macet
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.