Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan Klaim! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 April 2026: Dapatkan Card Pack Spesial dan Jutaan Coins Gratis

Jumat, 24 April 2026 08:17 WIB

Polemik Tarif Selat Malaka: Mengapa Indonesia Tak Bisa Tarik Pungutan Sembarangan?

Jumat, 24 April 2026 07:37 WIB

Gebrakan KDM! Sulap Kawasan Monju Jadi ‘Bundaran HI’ Bandung, Klaim Jitu Urai Macet Pasteur!

Jumat, 24 April 2026 07:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 April 2026: Dapatkan Card Pack Spesial dan Jutaan Coins Gratis
  • Polemik Tarif Selat Malaka: Mengapa Indonesia Tak Bisa Tarik Pungutan Sembarangan?
  • Gebrakan KDM! Sulap Kawasan Monju Jadi ‘Bundaran HI’ Bandung, Klaim Jitu Urai Macet Pasteur!
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF 24 April 2026: Peluang Dapat Skin M1887 dan Diamond Gratis Hari Ini
  • Buruan Klaim! Deretan Kode FF Hari Ini Bikin Inventory Auto Sultan
  • Wajib Tahu! Cara dan Syarat Ambil Tiket Persib vs Arema di GBLA
  • Rasa Penasaran Bisa Berujung Celaka, Link Video 7 Menit ‘Ibu Tiri’ Diduga Sarang Peretasan
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 24 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gebrakan KDM! Sulap Kawasan Monju Jadi ‘Bundaran HI’ Bandung, Klaim Jitu Urai Macet Pasteur!

By Putra JuangJumat, 24 April 2026 07:00 WIB2 Mins Read
Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju). (bandung.go.id).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merencanakan terobosan besar untuk menata estetika sekaligus mengatasi persoalan lalu lintas di jantung Kota Bandung.

Kawasan Monumen Perjuangan (Monju) hingga Gedung Sate akan diintegrasikan menjadi satu koridor jalan umum yang ikonik.

Rencana ini mencakup pengintegrasian arus lalu lintas dari Jalan Dipati Ukur, Jalan Japati (Monumen Perjuangan), Jalan Surapati, hingga Jalan Diponegoro.

Saat meninjau langsung kawasan Monju, KDM menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi lahan yang selama ini tidak tertata.

“Daripada tiap hari dipakai parkir enggak karuan, mending dinormalkan untuk jalan, lalu lintas umum,” ujar Dedi Mulyadi dikutip dari akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (24/4/2026).

Solusi Kemacetan dan Ikon Baru

Baca Juga:  Tak Ada Kemacetan, Kota Bandung Lenggang saat Malam Pertama Ramadhan

KDM memproyeksikan bahwa pengintegrasian ruas jalan ini akan menjadi solusi efektif untuk memecah kepadatan kendaraan di beberapa titik krusial.

“Ini mengurai kemacetan di Pasteur, mengurai kemacetan di Dipati Ukur, Surapati, dan Diponegoro. Semuanya nanti terintegrasi,” jelasnya.

Selain fungsi transportasi, penataan ini juga mengedepankan aspek pariwisata. KDM ingin menciptakan kawasan yang mampu menyaingi keindahan Bundaran HI di Jakarta, lengkap dengan penambahan fasilitas air mancur untuk mempercantik pemandangan Monumen Perjuangan.

“Di Kota Bandung ada ikon baru ada sebuah kawasan ketika dilewati itu indah, tertata rapih melewati monumen tambah air mancur kaya bunderan HI dong nanti,” ungkapnya.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Ajak Pelaku UMKM Jadi Peserta Jamsostek

Sentuhan Arsitektur Khas

Dalam rencana desainnya, Dedi Mulyadi menekankan perubahan total pada infrastruktur pembatas. Ia menginstruksikan pembongkaran beberapa bangunan dan penggantian pagar besi dengan tembok bata yang lebih artistik.

“Yang pertama ini dibongkar (pos satpam). Yang kedua ini kasih gapura yang seperti di lembur pakuan nanti pemagarannya kaya di lembur pakuan, dibenteng tinggi ga pakai besi, benteng bata kaya di rumah saya 2,5 meter setengah,” terangnya

Selain itu, akses masuk dan keluar nantinya akan dilengkapi dengan Gapura Candi Bentar di setiap sudut kawasan.

Baca Juga:  Akun Bisnis 45 Hotel di Kota Bandung Diretas Hacker, Warga Diimbau Hati-hati

“Ini (gerbang masuk) pakai gapura besar. Jadi begitu masuk ke sini ini jalan yang utuh, nanti keluarnya juga pakai gapura besar. Nanti bikin Gapura Candi Bentar itu di setiap sudut,” imbuhnya.

KDM menyebut, penataan ini dirancang agar halaman Gedung Sate terlihat menyatu dan utuh saat masyarakat melintasi jalan tersebut.

Diharapkan, proyek ini tidak hanya memperlancar arus logistik dan mobilitas warga, tetapi juga mengukuhkan identitas Kota Bandung sebagai kota yang rapi, indah, dan berbudaya.

“Jadi ini jalan yang utuh, dilewati dan menjadi jalan ikonik yang paling diingat di Kota Bandung. Nanti orang jalan itu, Gedung Sate kelihatan utuh,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bundaran HI Dedi Mulyadi Dipati Ukur KDM Kota Bandung Macet Monju Pasteur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polemik Tarif Selat Malaka: Mengapa Indonesia Tak Bisa Tarik Pungutan Sembarangan?

Jamkrida Jabar Klaim Laba 2025 Meroket, Dewan: Tunggu Hasil Audit!

Air Mata Sang Ketua DPRD Magetan: Perjalanan Karier Suratno yang Berakhir di Balik Rompi Pink Kejaksaan

Ilustrasi Cuaca di Bandung

Siaga! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Jabar hingga 29 April 2026

Tragedi Selfie di Kokpit: Menguak Rahasia Performa Pesawat Tempur F-15K Slam Eagle

JNE Gelar Workshop Kreatif di Unpad, Dorong Mahasiswa Tuangkan Ide Jadi Karya Bermakna

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Bursa Transfer Panas! Nama Besar Masuk-Keluar dari Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.