Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Revolusi Kamera iPhone 18 Pro: Apple Siap Benamkan Teknologi Lensa Variabel

Kamis, 23 April 2026 22:23 WIB
Persib Bandung

Bentrok Besar di Bandung! Persib Tantang Arema FC dalam Laga Hidup Mati

Kamis, 23 April 2026 21:15 WIB

Air Mata Sang Ketua DPRD Magetan: Perjalanan Karier Suratno yang Berakhir di Balik Rompi Pink Kejaksaan

Kamis, 23 April 2026 21:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Revolusi Kamera iPhone 18 Pro: Apple Siap Benamkan Teknologi Lensa Variabel
  • Bentrok Besar di Bandung! Persib Tantang Arema FC dalam Laga Hidup Mati
  • Air Mata Sang Ketua DPRD Magetan: Perjalanan Karier Suratno yang Berakhir di Balik Rompi Pink Kejaksaan
  • Heboh Link Video 7 Menit Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Penasaran Netizen, Ada yang Asli?
  • Siaga! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Jabar hingga 29 April 2026
  • Tragedi Selfie di Kokpit: Menguak Rahasia Performa Pesawat Tempur F-15K Slam Eagle
  • Sinyal Transfer Berani Persib, Targetkan Ulang Kesuksesan Lama?
  • JNE Gelar Workshop Kreatif di Unpad, Dorong Mahasiswa Tuangkan Ide Jadi Karya Bermakna
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 23 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siaga! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Jabar hingga 29 April 2026

By SusanaKamis, 23 April 2026 20:52 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Cuaca di Bandung
Ilustrasi Cuaca ekstrem. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Jawa Barat diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca ekstrem yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Potensi hujan lebat hingga sangat lebat diprediksi terjadi selama sepekan ke depan, mulai 23 hingga 29 April 2026.

Dalam periode pancaroba ini, hujan tidak hanya turun dengan intensitas tinggi, tetapi juga berpotensi disertai petir, kilat, dan angin kencang dalam durasi singkat pada skala lokal. Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah.

Penyebab Cuaca Ekstrem di Jawa Barat

Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa fenomena atmosfer menjadi pemicu utama kondisi cuaca yang tidak menentu.

Baca Juga:  Banjir Bandung Raya Meluas! Warga Hilang Terseret Arus Masih dalam Pencarian

Salah satu faktor dominan adalah kemunculan gelombang ekuatorial Kelvin yang memicu pertumbuhan awan hujan secara masif. Selain itu, kondisi atmosfer yang labil dari ringan hingga kuat turut memperbesar potensi terbentuknya awan konvektif penyebab hujan ekstrem.

“Labilitas atmosfer menjadi indikator kuat tingginya peluang pertumbuhan awan konvektif yang memicu cuaca ekstrem,” ujarnya di Bandung, Kamis (23/4/2026).

Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Baca Juga:  Dayeuhkolot Lumpuh Diterjang Banjir, 19 Ribu Jiwa Terdampak

BMKG mengingatkan, hujan lebat yang disertai angin kencang dapat memicu berbagai bencana, di antaranya:

  • Banjir dan genangan air di daerah dataran rendah atau drainase buruk
  • Tanah longsor di wilayah perbukitan dan lereng
  • Pohon tumbang akibat angin kencang yang membahayakan pengguna jalan

Risiko tersebut dinilai cukup tinggi, terutama di wilayah rawan bencana di Jawa Barat.

Imbauan dan Langkah Mitigasi

Untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, masyarakat diminta tidak panik namun tetap siaga. BMKG memberikan sejumlah langkah mitigasi yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Memantau informasi cuaca resmi dari BMKG secara berkala
  • Mengenali titik rawan bencana di lingkungan sekitar
  • Menyiapkan rute evakuasi mandiri
  • Membersihkan saluran air dan memangkas pohon rawan tumbang
  • Tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memicu banjir
Baca Juga:  Puluhan Rumah di Cimahi Rusak Diterjang Puting Beliung, Warga Panik dan Takbir Menggema

Dengan kesiapsiagaan masyarakat dan dukungan pemerintah daerah, potensi dampak cuaca ekstrem diharapkan dapat diminimalkan.

BMKG menegaskan, kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika cuaca selama masa pancaroba ini agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angin kencang jawa barat bmkg bandung cuaca cuaca ekstrem Jawa Barat cuaca hari ini jawa barat hujan lebat jawa barat pancaroba april 2026 peringatan bmkg april 2026 potensi banjir longsor jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Air Mata Sang Ketua DPRD Magetan: Perjalanan Karier Suratno yang Berakhir di Balik Rompi Pink Kejaksaan

Tragedi Selfie di Kokpit: Menguak Rahasia Performa Pesawat Tempur F-15K Slam Eagle

JNE Gelar Workshop Kreatif di Unpad, Dorong Mahasiswa Tuangkan Ide Jadi Karya Bermakna

Tersandung Regulasi, Gaji Guru Honorer Bandung Terancam Tertunda

Ilustrasi PNS.

Kabar Baik Pensiunan! Gaji ke-13 Dipastikan Utuh Tanpa Dipotong Pajak

Dedi Mulyadi Siapkan Sekolah Maung, Tampung Siswa Berprestasi Akademik hingga Seni

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Bursa Transfer Panas! Nama Besar Masuk-Keluar dari Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.