Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral di Medsos, Benarkah Asli?

Kamis, 30 April 2026 13:40 WIB

Bukan Striker Biasa! Aymen Hussein Masuk Radar Persib Bandung 2026/2027

Kamis, 30 April 2026 11:57 WIB

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kamis, 30 April 2026 10:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral di Medsos, Benarkah Asli?
  • Bukan Striker Biasa! Aymen Hussein Masuk Radar Persib Bandung 2026/2027
  • Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein, Sahabat Frans Putros Siap Merapat?
  • Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah
  • Persaingan Juara Memanas! Persib Wajib Putus Tren Imbang di Kandang Bhayangkara FC
  • Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi
  • Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ahmad Sahroni Comeback! Dinonaktifkan NasDem, Siap Berlabuh ke Perahu Baru?

By Aga GustianaSelasa, 14 Oktober 2025 10:24 WIB7 Mins Read
Ahmad Sahroni bertemu dengan Bro Ron. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Ahmad Sahroni kembali mencuat ke ruang publik setelah sekian lama “menghilang” dari panggung politik nasional. Kemunculannya menimbulkan banyak tanda tanya: benarkah ia kapok dengan politik, atau justru tengah mempersiapkan comeback dengan kendaraan baru?

Sahroni, yang sebelumnya menjabat Bendahara Umum Partai NasDem sekaligus anggota DPR RI, muncul dalam sebuah unggahan Instagram milik Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron.

Unggahan pada Senin (13/10/2025) itu memperlihatkan keduanya tengah berbincang akrab dalam sebuah pertemuan. Meski waktu dan lokasi tidak disebutkan, momen tersebut cukup untuk mengundang spekulasi politik luas.

Unggahan tersebut juga disukai oleh Sahroni, yang selama ini dikenal vokal namun beberapa bulan terakhir seolah “lenyap” dari peredaran politik nasional.

Pertemuan dengan Waketum PSI Picu Tafsir Politik

Dalam keterangannya, Bro Ron menyebut bahwa pertemuan tersebut berawal dari hubungan personal dan komunitas lama yang mereka ikuti.

“Beliau senior saya dalam politik, saya mah masih anak kacang. Tetapi kami sudah kenal lama. Bahkan dulu kami di komunitas motor yang sama, Team Birah 1 (baca: birahi) nama basecamp di Blok S,” ujarnya.

Ia menambahkan, perjalanan mereka berdua di dunia politik bukan sesuatu yang direncanakan sejak awal.

“20 tahun lalu kami berdua tidak akan pernah pikirkan akan masuk politik, apalagi di posisi sekarang Bro Roni Bendum Partai Nasdem dan saya Bro Ron Waketum PSI,” ucapnya.

Bro Ron juga memberi pesan politik kepada Sahroni. Ia mengingatkan agar Sahroni tetap berkomitmen melayani rakyat serta menyebut akan ada banyak “kejutan” menjelang peringatan HUT ke-14 Partai NasDem.

“Saya yakin, akan banyak yang surprise di tanggal 10 November nanti,” ujarnya.

Pernyataan ini sontak menimbulkan tafsir bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar nostalgia, melainkan sinyal manuver politik menjelang dinamika baru perpolitikan nasional.

Sahroni Menghilang Usai Kontroversi

Sebelum kemunculan terbarunya, Ahmad Sahroni sempat menjadi sorotan tajam akibat komentarnya yang dinilai merendahkan publik. Pada Agustus 2025, ia mengkritik keras wacana pembubaran lembaga legislatif.

“Apakah dengan membubarkan DPR memang meyakinkan masyarakat bisa menjalani proses pemerintahan sekarang ini? Belum tentu,” ujarnya saat kunjungan kerja di Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga:  DPR RI Resmi Setujui Naturalisasi Tiga Pemain Keturunan Indonesia

Lebih lanjut, ia menyebut pihak yang menggulirkan wacana tersebut sebagai “orang tolol”. Komentar itu viral di media sosial X (Twitter) dan membuat namanya menjadi trending topik. Publik ramai-ramai mengecam pernyataannya yang dinilai arogan dan tidak sensitif terhadap keresahan masyarakat.

Situasi makin panas ketika Sahroni mengunggah foto bertopeng anonim di Instagram dengan tulisan: “Makin banyak orang tolol yang bangga akan ketololannya.” Unggahan itu justru memperkuat kesan bahwa ia tidak menyesali pernyataannya sebelumnya.

Tak lama berselang, rumahnya di Tanjung Priok dijarah massa, dan Sahroni menghilang dari publik. Sekjen Partai NasDem, Hermawan Taslim, bahkan mengaku tidak mengetahui keberadaannya.

“Kami belum dapat info di mana dia berada,” ujarnya pada Jumat (5/9/2025).

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach

Polemik yang menimpa Sahroni berujung pada keputusan tegas dari partainya. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai anggota DPR RI, berlaku mulai 1 September 2025.

“Terhitung sejak Senin, 1 September 2025, DPP Partai NasDem menonaktifkan saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,” ujar Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi F Taslim, melalui siaran pers, Minggu (31/8/2025).

Taslim menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, setelah mempertimbangkan dinamika masyarakat yang berkembang.

“Penonaktifan kedua orang tersebut berdasarkan keputusan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang menimbang berbagai dinamika di masyarakat saat ini,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa NasDem menjadikan aspirasi masyarakat sebagai kompas perjuangan politik.

“Partai NasDem tetap menjadikan aspirasi masyarakat sebagai acuan utama perjuangan partai. Apa yang diperjuangkan NasDem merupakan kristalisasi dan semangat kerakyatan untuk mencapai cita-cita bangsa,” lanjut Taslim.

Selain itu, partai juga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa-peristiwa yang terjadi belakangan ini dan merenggut korban jiwa saat memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Penonaktifan Sahroni dan Nafa Urbach juga didasari pada pernyataan dari kedua orang tersebut yang dianggap menyinggung dan mencederai perasaan rakyat. Hal tersebut merupakan penyimpangan dari perjuangan Partai NasDem,” pungkasnya.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Keamanan Pilkada Jabar 2024, DPR RI Gelar Kunker ke Kodam III Siliwangi

Langkah ini mempertegas bahwa posisi Sahroni secara politik kini tidak lagi berada dalam lingkaran kekuasaan NasDem sebagaimana sebelumnya.

Kronologi Kerusuhan di Kediaman Sahroni

Tekanan terhadap Ahmad Sahroni berawal dari masyarakat. Kerusuhan besar terjadi di kediaman pribadinya di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, pada 29–30 Agustus 2025.

Aksi bermula pada Jumat, 29 Agustus, ketika sekelompok warga menggelar protes di depan rumah Sahroni. Awalnya, aksi berjalan damai. Namun keesokan harinya, Sabtu (30/8), situasi berubah drastis. Sekitar pukul 16.00 WIB, rombongan remaja bermotor yang bukan warga setempat datang dan langsung melempari rumah dengan batu. Massa lokal yang awalnya berdemo damai pun terpancing dan kerusuhan pun pecah.

Gerbang besi rumah dijebol hingga roboh, puluhan orang merangsek masuk. Video yang viral di X memperlihatkan massa memenuhi garasi rumah Sahroni, menghancurkan mobil mewah Lexus RX 450h+ dan mendorong keluar Porsche antik berwarna merah untuk kemudian dirusak ramai-ramai di jalan. Sekitar pukul 18.00 WIB, suasana semakin mencekam saat rumah dijarah habis-habisan.

Barang-barang rumah tangga, koleksi patung Iron Man seharga ratusan juta, pakaian bermerek, dokumen penting, hingga uang tunai valuta asing dilaporkan hilang. Salah satu video amatir bahkan memperlihatkan massa berebut uang dolar di depan rumah Sahroni. Setelah beberapa jam, rumah tersebut porak poranda dan berubah seperti “rumah hantu” — lampu padam, pintu terbuka, dan garis polisi melingkari TKP.

Warga sekitar mengaku aksi awalnya hanyalah bentuk kekecewaan terhadap ucapan Sahroni. Namun kedatangan gerombolan luar daerah mengubah situasi menjadi aksi brutal. “Tadinya kami cuma demo doang, nggak kayak gini. Kalau begini kan emang udah niat penjarahan,” ungkap salah satu warga.

Pemerintah pusat pun turun tangan. Presiden Prabowo Subianto memanggil Kapolri dan Panglima TNI ke Hambalang pada 30 Agustus malam. Ia memerintahkan penegakan hukum terhadap pelaku kerusuhan dan peningkatan pengamanan di DKI Jakarta serta kota-kota lain. Polisi pun mulai memburu aktor provokator yang diduga bukan berasal dari lingkungan sekitar rumah Sahroni.

Baca Juga:  Diprediksi Tak Lolos ke Parlemen, Ketum PSI: Ya Enggak Apa-Apa

Kemunculan Kembali Lewat Dunia Otomotif

Sebelum pertemuannya dengan Bro Ron, Sahroni pertama kali muncul ke publik lewat Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Motor Indonesia (IMI) di Yogyakarta pada 20 September 2025. Ia hadir secara virtual sebagai Sekretaris Jenderal IMI, bukan sebagai politisi atau perwakilan partai.

“Dia hadir sebagai Sekjen IMI, bukan mewakili partai,” tegas Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, Selasa (23/9/2025).

Kemunculan di arena otomotif tersebut dipandang sebagai “panggung aman” bagi Sahroni untuk kembali ke publik tanpa sentuhan politik langsung. Namun kini, setelah pertemuannya dengan elite PSI, publik melihat kemungkinan manuver politik lanjutan.

Kapok atau Comeback?

Pertanyaan besar pun muncul: apakah Ahmad Sahroni benar-benar kapok berpolitik, atau ini merupakan langkah awal menuju panggung baru? Selama masa vakumnya, ia tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi soal sikap politiknya. Namun, gestur dan momentum pertemuan dengan Bro Ron cukup untuk menimbulkan berbagai tafsir.

Dalam peta politik Indonesia, pertemuan lintas partai sering menjadi “pemanasan” sebelum langkah besar. PSI, sebagai partai yang dikenal akrab dengan kaum muda dan media sosial, berpotensi menjadi wadah baru bagi figur populer seperti Sahroni — apalagi jika ia ingin membangun kembali citranya setelah keluar dari NasDem.

Tentu, langkah ini tidak mudah. Sahroni harus berhadapan dengan citra publik yang sempat rusak akibat kontroversinya. Namun, jika dikelola dengan strategi komunikasi yang tepat, comeback-nya bisa menjadi cerita politik yang menarik menjelang tahun-tahun konsolidasi partai politik berikutnya.

Publik Menanti Kejelasan

Hingga kini, Ahmad Sahroni belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai arah politiknya. Namun, kehadirannya di ruang publik, terutama dalam konteks pertemuan dengan elite PSI, telah cukup untuk menggugah rasa ingin tahu publik.

Apakah ia benar-benar akan kembali ke gelanggang politik nasional dengan perahu baru, atau sekadar “mengetes air” untuk melihat reaksi publik? Waktu yang akan menjawab. Namun satu hal pasti: nama Ahmad Sahroni kembali diperbincangkan, dan langkah politik berikutnya akan menjadi sorotan banyak pihak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ahmad Sahroni Bro Ron DPR RI Nasdem PSI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.