Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resah Aksi Matel di Sukabumi: Motor Lunas Dicegat, Telat Bayar Dimintai Uang Tebusan

Senin, 19 Oktober 2026 13:19 WIB

Bandung Ngelekeb dan Berpolusi, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Menyengat

Senin, 19 Oktober 2026 13:02 WIB

Menang Tipis atas Persik, Persib Hanya Berjarak 2 Poin dari Puncak Klasemen

Senin, 19 Oktober 2026 12:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resah Aksi Matel di Sukabumi: Motor Lunas Dicegat, Telat Bayar Dimintai Uang Tebusan
  • Bandung Ngelekeb dan Berpolusi, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Menyengat
  • Menang Tipis atas Persik, Persib Hanya Berjarak 2 Poin dari Puncak Klasemen
  • Dari ‘Si Euweuh Kacape’ Hingga ‘Iron Man’, Eliano Reijnders Makin Vital bagi Persib Bandung
  • Kisah Pilu Remaja Tasikmalaya, Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung Usai Ditinggal Ibu
  • Miris! Dua Anak Diduga Gunting Alat Kelamin Balita 3 Tahun di Karawang
  • Tebus Luka Asian Games, Fajar/Fikri Akhirnya Juara Denmark Open
  • Rahasia di Balik Bra Rp800 Miliar yang Dikenakan Kylie Jenner: Tanpa Kain, Dililit Emas 18 Karat!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 19 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ahmad Syaikhu Beberkan Tiga Strategi ASIH soal Mitigasi Bencana di Jabar

By Putra JuangSabtu, 16 November 2024 22:12 WIB2 Mins Read
Cagub Jabar, Ahmad Syaikhu. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie (ASIH) memiliki beberapa langkah strategis guna menangani permasalahan bencana alam yang selama ini terjadi di Jabar.

Hal itu disampaikan Cagub Jabar, Ahmad Syaikhu dalam debat publik Pilgub Jabar 2024 putaran kedua di Hotel Patra Cirebon, Sabtu (16/11/2024).

Syaikhu mengatakan bahwa Jabar merupakan wilayah yang berada di kawasan rawan bencana, termasuk banjir. Sebab, provinsi ini terletak dalam jalur Cincin Api Bencana.

“Jawa Barat sesuai dengan pendapat para pakar berada dalam ring of fire artinya berada dalam cincin api bencana. Dan di antaranya juga adalah bencana banjir,” ucap Syaikhu.

Baca Juga:  Ganjar Siapkan Bahan yang akan Dibawa Mahfud MD saat Debat

Syaikhu mengatakan, strategi pertama adalah Jabar harus memiliki kajian peta bencana yang komprehensif untuk mengidentifikasi titik-titik rawan bencana.

“Kita harus memiliki yang pertama adalah kajian peta kajian bencana di Jawa Barat. Dimana yang sering terjadi banjir, dimana yang sering terjadi gempa, dimana yang sering terjadi bencana-bencana yang lainnya,” katanya.

Strategi kedua, lanjut Syaikhu, adalah mengedukasi masyarakat agar masyarakat lebih peduli terhadap bencana yang akan dihadapi.

“Ketika yang dihadapi adalah bencana banjir, maka dia harus tahu bagaimana upaya untuk menyelematkan diri dan hartanya, kemana dia harus mengevakuasi kekuaganya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jelang Debat Ketiga, Ganjar Akui Sudah Siapkan Catatan soal Isu Geopolitik

Sedangkan strategi ketiga atau terakhir adalah perlunya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar memiliki early warning system atau sistem peringatan dini.

“Dan yang ketiga, tugas Pemprov tentu perlu memiliki rencana contingency planning. Di antaranya dengan menghidupkan early warning system,” ujarnya.

Syaikhu mengatakan bahwa sistem peringatan dini sudah dirinya praktikan saat menjabat sebagai wakil wali Kota Bekasi.

“Saya tinggal di Bekasi, sering kali menghadapi bencana-bencana banjir yang salah satu kebijakan Pemerintah Kota Bekasi sebagai early warning sistem kita menempatkan petugas di P3C pertemuan Cikeas, sungai itu diberikan petugas yang menginformasikan ketinggan air,” jelasnya.

Baca Juga:  Doakan ASIH Jadi Pemimpin Adil dan Amanah, Pelaku UMKM: Jangan Lupakan Kami

“Sehingga ketika ketinggian itu betul-betul terdeteksi maka jarak air sampai ke Kota Bekasi ini memerlukan waktu tempuh 6 jam,” lanjutnya.

Nantinya, lanjut Syaikhu, informasi bencana tersebut bisa disampaikan melalui berbagai platform media. Sehingga, masyarakat pun masih bisa untuk menyelematkan diri dan harta bendanya.

“Sehingga dari situ masyarakat diinformasikan melakui radio, melalui Hp, melalui informasi-informasi dalam berbagai hal sehingga kemudian masyarakat faham dan bisa menyelematkan harta, diri sehingga mereka bisa selamat semuanya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ahmad Syaikhu ASIH Bencana Alam debat Ilham Habibie Mitigasi Bencana Pilgub Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Resah Aksi Matel di Sukabumi: Motor Lunas Dicegat, Telat Bayar Dimintai Uang Tebusan

Bandung Ngelekeb dan Berpolusi, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Menyengat

Pelecehan Seksual

Kisah Pilu Remaja Tasikmalaya, Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung Usai Ditinggal Ibu

Miris! Dua Anak Diduga Gunting Alat Kelamin Balita 3 Tahun di Karawang

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Digerebek, Produksi Ditaksir 256 Juta Butir

ASN

Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Etika ASN Usai Kasus Asusila

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.