Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Emas Antam Anjlok Rp5.000 per Gram, Saat yang Tepat Beli atau Jual?

Selasa, 23 Juni 2026 18:06 WIB

Heboh Pengakuan Ketua BEM UBK Terima Rp20 Juta Usai Bertemu Wapres Gibran Biar Batal Demo

Selasa, 23 Juni 2026 17:55 WIB

Inggris vs Ghana: Pertarungan Memperebutkan Posisi Teratas di Grup L

Selasa, 23 Juni 2026 17:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Emas Antam Anjlok Rp5.000 per Gram, Saat yang Tepat Beli atau Jual?
  • Heboh Pengakuan Ketua BEM UBK Terima Rp20 Juta Usai Bertemu Wapres Gibran Biar Batal Demo
  • Inggris vs Ghana: Pertarungan Memperebutkan Posisi Teratas di Grup L
  • Kenapa Video Ibu dan Anak Handuk Putih Viral? Ini Fakta yang Banyak Dicari Netizen
  • Tak Terbendung! Mbappe Cetak Dua Gol, Prancis Permalukan Irak di Philadelphia
  • Nyala Flare di GBLA Bikin Rekening Persib Bandung Kembali Kebobolan Ratusan Juta
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini Hadirkan Skin MP40 Cobra hingga Diamond
  • Tanpa Antre ke Kelurahan, Begini Cara Cek Angka Desil Bansos 2026 Hanya Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 23 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Sweeping Warung di Garut Saat Ramadhan Tuai Kontroversi

Sejumlah Massa Obrak-abrik Warung Buka Saat Ramadhan
By Aga GustianaSabtu, 8 Maret 2025 12:00 WIB2 Mins Read
sweeping warung
Sweeping warung di Garut tua kontroversi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video viral memperlihatkan aksi sekelompok massa yang melakukan sweeping terhadap warung yang buka pada siang hari selama Ramadhan. Insiden ini terjadi di Kabupaten Garut dan menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Dilihat bukamata.id Sabtu (8/3/2025), dalam video berdurasi 49 detik itu memperlihatkan sekelompok orang mendatangi sebuah warung yang buka pada siang hari. Dalam rekaman tersebut, beberapa pengunjung tampak sedang duduk, merokok, dan menikmati kopi.

Seorang dari massa yang datang terlihat menanyakan alasan pengunjung tidak berpuasa.

“Nu saha iyeu? Eta kopi nu saha? Naha teu puasa? Muslim lain?” tanyanya dalam Bahasa Sunda.

Baca Juga:  Jadwal Libur Sekolah Ramadhan dan Idul Fitri 2025, Dimulai 27 Februari

Salah seorang pengunjung menjawab bahwa ia tidak berpuasa karena tidak sahur. Massa kemudian menunjukkan sikap agresif dengan menyiramkan segelas kopi dan menginterogasi pemilik warung.

Seorang pria lain yang terlibat dalam aksi tersebut bahkan menggebrak meja dan berbicara dengan nada tinggi kepada para pengunjung. Ketegangan semakin meningkat ketika seorang pembeli beradu argumen dengan beberapa anggota massa.

Respons Publik dan Pemerintah

Video ini memicu berbagai tanggapan dari warganet. Beberapa mengkritik tindakan sweeping tersebut sebagai bentuk intimidasi yang tidak seharusnya terjadi, sementara yang lain mendukung penegakan aturan selama Ramadan.

Baca Juga:  Heboh Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut, Begini Kata Dinkes

Kepala Satpol PP Garut, Basuki Eko, mengonfirmasi bahwa kejadian ini berlangsung pada Rabu (5/3/2025) di Jalan Ibrahim Adjie dan sekitar Guntur. Ia menyayangkan tindakan massa yang berujung pada aksi pengrusakan.

“Kami sangat menyayangkan aksi tersebut terjadi,” ujarnya.

Eko juga menjelaskan kehadiran personel Satpol PP dalam video yang beredar. Ia menegaskan bahwa anggotanya tidak terlibat dalam sweeping, melainkan sedang menjalankan patroli untuk mensosialisasikan Maklumat Ramadan. Namun, karena mereka bergerak dengan mobil sementara massa menggunakan sepeda motor, Satpol PP tiba di lokasi lebih lambat.

Baca Juga:  Jadwal Buka Puasa Garut & Tasikmalaya Hari Ini 11 Maret 2026: Cek Waktu Maghrib Terbaru di Sini!

Meski demikian, empat anggota Satpol PP yang berada di lokasi diberikan teguran karena dinilai lalai dalam meminta bantuan segera untuk mengatasi situasi.

“Kami memberikan teguran kepada mereka karena tidak segera meminta dukungan tambahan,” jelas Eko.

Imbauan dan Tindakan Lanjutan

Terkait insiden sweeping yang dilakukan oleh kelompok massa, Eko mengungkapkan bahwa perwakilan kelompok tersebut telah bertemu dengan Pemkab Garut pada Jumat (7/3/2025) malam dan menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan masyarakat.

“Kami akan menindaklanjuti kasus ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas Eko.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

garut puasa Ramadhan Sweeping warung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Pengakuan Ketua BEM UBK Terima Rp20 Juta Usai Bertemu Wapres Gibran Biar Batal Demo

Buru Tersangka Penganiayaan Berat di Bandung, Ini Karakteristik Fisik Taufik Hidayat DPO yang Paling Menonjol

Padam Listrik

Benarkah Jawa-Bali Akan Gelap Gulita Selama 3 Hari? PLN Beri Penjelasan Resmi

Penjaga Kos Diduga Diancam Terduga Pelaku Penyiksaan YTR, Polisi Buru Taufik Hidayat

Polda Jabar Gandeng Meta, Lacak Jejak Siber Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Wanita Bandung

Resmi Masuk DPO! Foto Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Disebar Polisi

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.