Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Hebohkan TikTok dan X, Link Asli Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 10:31 WIB

Persija vs Persib 7 Tahun Tak Digelar di Jakarta, Siapa Lebih Superior?

Kamis, 7 Mei 2026 10:03 WIB

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Paruh Baya di KBB, Motif Masih Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 09:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Hebohkan TikTok dan X, Link Asli Diburu
  • Persija vs Persib 7 Tahun Tak Digelar di Jakarta, Siapa Lebih Superior?
  • Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Paruh Baya di KBB, Motif Masih Diburu
  • Persib Tak Pernah Kalah dari Persija 3 Musim, Bojan Hodak Siap Perpanjang Rekor
  • Kakak Kelas Rasa Kakak Kandung, Momen Hangat Senioritas Siswa SD di Bandung
  • Update Spesial! Kode Redeem FF Hari Ini 7 Mei 2026: Banjir Skin Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Kritik Tajam Kirab Mahkota Binokasih: Mahasiswa Sebut Rakyat Butuh Solusi Nyata, Bukan Romantisasi Budaya!
  • Bukan dari APBD, Kirab Budaya Mahkota Binokasih Andalkan Gotong Royong Tokoh Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 7 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Sweeping Warung di Garut Saat Ramadhan Tuai Kontroversi

Sejumlah Massa Obrak-abrik Warung Buka Saat Ramadhan
By Aga GustianaSabtu, 8 Maret 2025 12:00 WIB2 Mins Read
sweeping warung
Sweeping warung di Garut tua kontroversi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video viral memperlihatkan aksi sekelompok massa yang melakukan sweeping terhadap warung yang buka pada siang hari selama Ramadhan. Insiden ini terjadi di Kabupaten Garut dan menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Dilihat bukamata.id Sabtu (8/3/2025), dalam video berdurasi 49 detik itu memperlihatkan sekelompok orang mendatangi sebuah warung yang buka pada siang hari. Dalam rekaman tersebut, beberapa pengunjung tampak sedang duduk, merokok, dan menikmati kopi.

Seorang dari massa yang datang terlihat menanyakan alasan pengunjung tidak berpuasa.

“Nu saha iyeu? Eta kopi nu saha? Naha teu puasa? Muslim lain?” tanyanya dalam Bahasa Sunda.

Baca Juga:  Segera Unduh, Ini 3 Aplikasi Terbaik Penunjang Ibadah Ramadhan 2025

Salah seorang pengunjung menjawab bahwa ia tidak berpuasa karena tidak sahur. Massa kemudian menunjukkan sikap agresif dengan menyiramkan segelas kopi dan menginterogasi pemilik warung.

Seorang pria lain yang terlibat dalam aksi tersebut bahkan menggebrak meja dan berbicara dengan nada tinggi kepada para pengunjung. Ketegangan semakin meningkat ketika seorang pembeli beradu argumen dengan beberapa anggota massa.

Respons Publik dan Pemerintah

Video ini memicu berbagai tanggapan dari warganet. Beberapa mengkritik tindakan sweeping tersebut sebagai bentuk intimidasi yang tidak seharusnya terjadi, sementara yang lain mendukung penegakan aturan selama Ramadan.

Baca Juga:  Jadwal Imsakiyah untuk Wilayah Kota Bandung Kamis 6 Maret 2025

Kepala Satpol PP Garut, Basuki Eko, mengonfirmasi bahwa kejadian ini berlangsung pada Rabu (5/3/2025) di Jalan Ibrahim Adjie dan sekitar Guntur. Ia menyayangkan tindakan massa yang berujung pada aksi pengrusakan.

“Kami sangat menyayangkan aksi tersebut terjadi,” ujarnya.

Eko juga menjelaskan kehadiran personel Satpol PP dalam video yang beredar. Ia menegaskan bahwa anggotanya tidak terlibat dalam sweeping, melainkan sedang menjalankan patroli untuk mensosialisasikan Maklumat Ramadan. Namun, karena mereka bergerak dengan mobil sementara massa menggunakan sepeda motor, Satpol PP tiba di lokasi lebih lambat.

Baca Juga:  Sisa 2 Hari Lagi, Warga Bandung Hayu Serbu Bazar Murah 2025

Meski demikian, empat anggota Satpol PP yang berada di lokasi diberikan teguran karena dinilai lalai dalam meminta bantuan segera untuk mengatasi situasi.

“Kami memberikan teguran kepada mereka karena tidak segera meminta dukungan tambahan,” jelas Eko.

Imbauan dan Tindakan Lanjutan

Terkait insiden sweeping yang dilakukan oleh kelompok massa, Eko mengungkapkan bahwa perwakilan kelompok tersebut telah bertemu dengan Pemkab Garut pada Jumat (7/3/2025) malam dan menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan masyarakat.

“Kami akan menindaklanjuti kasus ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas Eko.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

garut puasa Ramadhan Sweeping warung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Paruh Baya di KBB, Motif Masih Diburu

Kritik Tajam Kirab Mahkota Binokasih: Mahasiswa Sebut Rakyat Butuh Solusi Nyata, Bukan Romantisasi Budaya!

Bukan dari APBD, Kirab Budaya Mahkota Binokasih Andalkan Gotong Royong Tokoh Jabar

Dituduh Lakukan Penghasutan, Grace Natalie Resmi Dilaporkan 40 Ormas Islam ke Polisi Terkait Video JK

Ilustrasi PNS.

Resmi! PNS Tak Dapat THR Idul Adha 2026, Ini Penggantinya

Rela Rogoh Kocek Pribadi, Bupati Bandung Belikan Tanah dan Bangun Rumah untuk Korban Longsor

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.