Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Terpukau! Fenomena Mata Biru Warga Aceh Tengah yang Membius Dunia

Sabtu, 21 Februari 2026 10:38 WIB

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

Sabtu, 21 Februari 2026 09:33 WIB

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Terpukau! Fenomena Mata Biru Warga Aceh Tengah yang Membius Dunia
  • Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar
  • Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya
  • ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026
  • Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini
  • Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
  • Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara
  • Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aliran Dana Pemerasan K3: Immanuel Ebenezer Terima Rp3 Miliar, Pejabatnya Rp50 Juta per Minggu

By Aga GustianaJumat, 22 Agustus 2025 20:17 WIB2 Mins Read
Cara cek penerima BSU 2025 di aplikasi JMO
DLH Kota Bandung alihkan Rp 29 miliar dari pengadaan insinerator ke teknologi RDF. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer, atau yang akrab disapa Noel, resmi ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa Noel diduga menerima aliran dana hasil praktik pemerasan tersebut.

“Sejumlah uang tersebut kemudian mengalir ke penyelenggara negara,” ujar Setyo dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025).

Rp3 Miliar Mengalir ke Wamenaker

Berdasarkan hasil penyidikan, Noel menerima uang sebesar Rp3 miliar pada Desember 2024, atau sekitar dua bulan setelah dilantik menjadi Wamenaker.

Baca Juga:  Godaan yang Salah Waktu: Perilaku Bupati Lampung Tengah di Hadapan Jurnalis Perempuan

“IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) menerima Rp3 miliar pada bulan Desember 2024. Sedangkan FAH dan HR mendapat Rp50 juta setiap minggu,” kata Setyo.

Daftar Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

KPK menyebut ada 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, termasuk pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan serta pihak swasta. Berikut daftarnya:

  1. Irvian Bobby Mahendro – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 (2022–2025)
  2. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja (2022–sekarang)
  3. Subhan – Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 (2020–2025)
  4. Anitasari Kusumawati – Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja (2020–sekarang)
  5. Immanuel Ebenezer Gerungan – Wamenaker
  6. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker dan K3 (Maret 2025–sekarang)
  7. Hery Susanto – Direktur Bina Kelembagaan (2021–Februari 2025)
  8. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator
  9. Supriadi – Koordinator
  10. Temurila – PT KEM Indonesia
  11. Miki Mahfud – PT KEM Indonesia
Baca Juga:  KPK Tetapkan Kabasarnas Tersangka, TNI: Kami Terus Terang Keberatan

OTT KPK: 14 Orang Diamankan

Sebelumnya, pada Rabu (20/8/2025), KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan praktik pemerasan sertifikasi K3 ini. Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan.

“Tim berhasil mengamankan 14 orang,” ungkap Setyo.

Baca Juga:  KPK Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, Ridwan Kamil Terseret?

Selain menangkap belasan orang, KPK juga menyita 22 kendaraan, yang terdiri atas 15 mobil dan 7 sepeda motor.

Pemerasan Disebut Sudah Lama Berlangsung

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyebut praktik pemerasan terkait sertifikasi K3 tersebut tidak baru terjadi. Ia menyatakan nilai pemerasan yang dihimpun para tersangka terbilang cukup besar.

“Pemerasan ini sudah berlangsung lama dan jumlahnya cukup signifikan,” kata Fitroh.

Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh KPK.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aliran dana Immanuel Ebenezer KPK Pemerasan K3
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.