Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

Jumat, 25 September 2026 05:00 WIB

Surga Pencinta Donat! 5 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba

Jumat, 25 September 2026 04:00 WIB

3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?

Jumat, 25 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya
  • Surga Pencinta Donat! 5 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba
  • 3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?
  • Menjelajah Kelezatan Kuliner Malam di Cirebon: 8 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris Paling Dicari
  • 10 Destinasi Wisata Hits di Cirebon, dari Spot Estetik hingga Wisata Sejarah
  • HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya
  • Dramatis! Indonesia Tumbangkan China 3-2, Emas Pertama Asian Games 2026 Akhirnya Datang
  • Tampil Beda di Kancah Asia Tenggara, Ini Filosofi dan Harga Resmi Jersey Anyar Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aliran Dana Pemerasan K3: Immanuel Ebenezer Terima Rp3 Miliar, Pejabatnya Rp50 Juta per Minggu

By Aga GustianaJumat, 22 Agustus 2025 20:17 WIB2 Mins Read
Cara cek penerima BSU 2025 di aplikasi JMO
DLH Kota Bandung alihkan Rp 29 miliar dari pengadaan insinerator ke teknologi RDF. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer, atau yang akrab disapa Noel, resmi ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa Noel diduga menerima aliran dana hasil praktik pemerasan tersebut.

“Sejumlah uang tersebut kemudian mengalir ke penyelenggara negara,” ujar Setyo dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025).

Rp3 Miliar Mengalir ke Wamenaker

Berdasarkan hasil penyidikan, Noel menerima uang sebesar Rp3 miliar pada Desember 2024, atau sekitar dua bulan setelah dilantik menjadi Wamenaker.

Baca Juga:  Diundang KPK Bicara soal Pemberantasan Korupsi, Ganjar Ngaku Siap

“IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) menerima Rp3 miliar pada bulan Desember 2024. Sedangkan FAH dan HR mendapat Rp50 juta setiap minggu,” kata Setyo.

Daftar Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

KPK menyebut ada 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, termasuk pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan serta pihak swasta. Berikut daftarnya:

  1. Irvian Bobby Mahendro – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 (2022–2025)
  2. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja (2022–sekarang)
  3. Subhan – Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 (2020–2025)
  4. Anitasari Kusumawati – Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja (2020–sekarang)
  5. Immanuel Ebenezer Gerungan – Wamenaker
  6. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker dan K3 (Maret 2025–sekarang)
  7. Hery Susanto – Direktur Bina Kelembagaan (2021–Februari 2025)
  8. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator
  9. Supriadi – Koordinator
  10. Temurila – PT KEM Indonesia
  11. Miki Mahfud – PT KEM Indonesia
Baca Juga:  Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

OTT KPK: 14 Orang Diamankan

Sebelumnya, pada Rabu (20/8/2025), KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan praktik pemerasan sertifikasi K3 ini. Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan.

“Tim berhasil mengamankan 14 orang,” ungkap Setyo.

Baca Juga:  Jokowi Tetapkan 9 Nama Pansel Capim dan Dewas KPK Periode 2024-2029

Selain menangkap belasan orang, KPK juga menyita 22 kendaraan, yang terdiri atas 15 mobil dan 7 sepeda motor.

Pemerasan Disebut Sudah Lama Berlangsung

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyebut praktik pemerasan terkait sertifikasi K3 tersebut tidak baru terjadi. Ia menyatakan nilai pemerasan yang dihimpun para tersangka terbilang cukup besar.

“Pemerasan ini sudah berlangsung lama dan jumlahnya cukup signifikan,” kata Fitroh.

Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh KPK.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?

HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya

Geger Video Biduan Joget di Teras Masjid Tasikmalaya Pasca Maulid Nabi, Begini Fakta Sebenarnya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek PKH September 2026 Sekarang, Hanya Modal NIK KTP Bisa Tahu Status Bansos

Bikin Geram! Mutawif Umrah Nyinyirin Jemaah Lansia, Kena Skakmat Telak Satu Indonesia

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.