Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peredaran narkoba

Modus Baru Pengedar Narkoba di Cimahi, Pil Ekstasi Dibungkus Mirip Coran Semen

Rabu, 21 Oktober 2026 14:02 WIB
PENUSUKAN

ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa

Rabu, 21 Oktober 2026 13:45 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 13:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modus Baru Pengedar Narkoba di Cimahi, Pil Ekstasi Dibungkus Mirip Coran Semen
  • ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa
  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi
  • BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM
  • Ciamis Dilanda Kekeringan: 66 Ribu Jiwa Krisis Air, Antrean Tangki Mengular hingga 29 Titik
  • BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Pekerja, Ini Informasi Jadwal dan Cara Ceknya
  • STY Buka Suara soal Wacana Pengurangan Poin Persija, Singgung Aturan FIFA
  • Ini Alasan Persib Bisa Pertahankan Marc Klok hingga Pensiun seperti Jupe
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

APBD Jabar 2026 Disorot Dua Fraksi: Pesantren, Guru Ngaji hingga PAD Jadi Fokus Utama

By SusanaSabtu, 15 November 2025 14:22 WIB2 Mins Read
Fraksi-fraksi DPRD Jawa Barat menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda APBD Jabar 2026 dalam rapat paripurna. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua fraksi di DPRD Jawa Barat, yaitu Fraksi PKB dan Fraksi Partai Demokrat, menyampaikan pandangan umum terkait Ranperda APBD Jawa Barat 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Kamis lalu.

Berbagai isu strategis sektor pendidikan, pesantren, serta proyeksi pendapatan daerah menjadi perhatian utama.

Anggota Fraksi PKB, Lillah Sahrul Mubarok, menegaskan pentingnya penguatan pesantren sekaligus perlindungan terhadap kesejahteraan guru ngaji.

Menurutnya, pesantren merupakan pusat pembentukan karakter dan pilar peradaban sehingga membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah.

Ia menekankan perlunya perbaikan sarana dan prasarana pesantren, peningkatan fasilitas asrama, ruang belajar, hingga pengembangan laboratorium vokasi bagi santri.

“Insentif bagi ustaz, guru ngaji, dan tenaga pendidik keagamaan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/11/2025).

Lillah juga meminta pemerintah memastikan keberlanjutan insentif bagi ustaz, guru ngaji, dan tenaga pendidik keagamaan, yang selama ini menjadi penopang kegiatan pendidikan berbasis pesantren.

Selain itu, ia menyoroti dampak hilangnya BPMU terhadap tunjangan guru swasta. PKB mendesak Pemprov Jawa Barat mencari skema pembiayaan alternatif agar insentif guru tetap berjalan.

Terkait kekurangan guru BK, Lillah mendorong penambahan formasi serta peningkatan kompetensi untuk mendukung pendidikan karakter dan kesehatan mental siswa.

Sementara itu, pandangan umum Fraksi Partai Demokrat disampaikan oleh Jenal Arifin. Demokrat menyoroti proyeksi pendapatan daerah dalam APBD 2026 yang mencapai Rp28,78 triliun, dengan belanja daerah sebesar Rp28,49 triliun.

Target PAD sebesar Rp18,85 triliun, pendapatan transfer Rp9,90 triliun, dan pendapatan lain-lain Rp23,86 miliar dinilai masih perlu diperkuat.

Demokrat mencatat adanya penurunan target di beberapa pos pendapatan dan meminta pemerintah meningkatkan akurasi data pajak serta optimalisasi potensi PAD.

Jenal menegaskan bahwa APBD Jawa Barat 2026 harus benar-benar berpihak kepada masyarakat. Prioritas belanja daerah, lanjutnya, harus diarahkan pada infrastruktur dasar, pelayanan publik, pangan, kesehatan, pendidikan, serta penciptaan lapangan kerja.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

peredaran narkoba

Modus Baru Pengedar Narkoba di Cimahi, Pil Ekstasi Dibungkus Mirip Coran Semen

PENUSUKAN

ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi

El Nino

Ciamis Dilanda Kekeringan: 66 Ribu Jiwa Krisis Air, Antrean Tangki Mengular hingga 29 Titik

BSU Kemnaker

BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Pekerja, Ini Informasi Jadwal dan Cara Ceknya

Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.