Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Durasi Panjang, Apa Isinya? Hati-hati ‘Link Palsu’

Jumat, 8 Mei 2026 21:33 WIB
Kemacetan

Bandung Padat Acara! Nobar Persija vs Persib hingga Konser Besar Akhir Pekan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 21:12 WIB

Rafael Situmorang Tegaskan PIP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungutan

Jumat, 8 Mei 2026 20:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Durasi Panjang, Apa Isinya? Hati-hati ‘Link Palsu’
  • Bandung Padat Acara! Nobar Persija vs Persib hingga Konser Besar Akhir Pekan Ini
  • Rafael Situmorang Tegaskan PIP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungutan
  • Bukan Lawan Musuh, Spiderman di Padang Ini Lawan Kelaparan! Kisah Nasi Darurat yang Bikin Haru
  • Isu Transfer Menguat, Aymen Hussein Semakin Dekat Gabung Persib Bandung?
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
  • Persija vs Persib Memanas! Ucapan Marc Klok Berujung Dilaporkan ke PSSI
  • Rafael Situmorang Ingatkan Dana PIP Harus Dipakai untuk Sekolah, Bukan Kepentingan Lain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 8 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

APBD Jabar 2026 Disorot Dua Fraksi: Pesantren, Guru Ngaji hingga PAD Jadi Fokus Utama

By SusanaSabtu, 15 November 2025 14:22 WIB2 Mins Read
Fraksi-fraksi DPRD Jawa Barat menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda APBD Jabar 2026 dalam rapat paripurna. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua fraksi di DPRD Jawa Barat, yaitu Fraksi PKB dan Fraksi Partai Demokrat, menyampaikan pandangan umum terkait Ranperda APBD Jawa Barat 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Kamis lalu.

Berbagai isu strategis sektor pendidikan, pesantren, serta proyeksi pendapatan daerah menjadi perhatian utama.

Anggota Fraksi PKB, Lillah Sahrul Mubarok, menegaskan pentingnya penguatan pesantren sekaligus perlindungan terhadap kesejahteraan guru ngaji.

Menurutnya, pesantren merupakan pusat pembentukan karakter dan pilar peradaban sehingga membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah.

Baca Juga:  Cerita Apit dan Ombah Rasakan Manfaat Program Insentif Guru Ngaji dari Dadang Supriatna

Ia menekankan perlunya perbaikan sarana dan prasarana pesantren, peningkatan fasilitas asrama, ruang belajar, hingga pengembangan laboratorium vokasi bagi santri.

“Insentif bagi ustaz, guru ngaji, dan tenaga pendidik keagamaan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/11/2025).

Lillah juga meminta pemerintah memastikan keberlanjutan insentif bagi ustaz, guru ngaji, dan tenaga pendidik keagamaan, yang selama ini menjadi penopang kegiatan pendidikan berbasis pesantren.

Selain itu, ia menyoroti dampak hilangnya BPMU terhadap tunjangan guru swasta. PKB mendesak Pemprov Jawa Barat mencari skema pembiayaan alternatif agar insentif guru tetap berjalan.

Baca Juga:  Catatan Tajam Fraksi DPRD Jabar, Ini 7 Poin Penting Pembahasan APBD 2026

Terkait kekurangan guru BK, Lillah mendorong penambahan formasi serta peningkatan kompetensi untuk mendukung pendidikan karakter dan kesehatan mental siswa.

Sementara itu, pandangan umum Fraksi Partai Demokrat disampaikan oleh Jenal Arifin. Demokrat menyoroti proyeksi pendapatan daerah dalam APBD 2026 yang mencapai Rp28,78 triliun, dengan belanja daerah sebesar Rp28,49 triliun.

Baca Juga:  Rasakan Manfaat Insentif Guru Ngaji, Ombah Romlah Harap Bedas Lanjut Dua Periode

Target PAD sebesar Rp18,85 triliun, pendapatan transfer Rp9,90 triliun, dan pendapatan lain-lain Rp23,86 miliar dinilai masih perlu diperkuat.

Demokrat mencatat adanya penurunan target di beberapa pos pendapatan dan meminta pemerintah meningkatkan akurasi data pajak serta optimalisasi potensi PAD.

Jenal menegaskan bahwa APBD Jawa Barat 2026 harus benar-benar berpihak kepada masyarakat. Prioritas belanja daerah, lanjutnya, harus diarahkan pada infrastruktur dasar, pelayanan publik, pangan, kesehatan, pendidikan, serta penciptaan lapangan kerja.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Jawa Barat 2026 Fraksi Demokrat DPRD Jabar Fraksi PKB DPRD Jabar insentif guru ngaji penguatan pesantren Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemacetan

Bandung Padat Acara! Nobar Persija vs Persib hingga Konser Besar Akhir Pekan Ini

Rafael Situmorang Tegaskan PIP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungutan

Rafael Situmorang Ingatkan Dana PIP Harus Dipakai untuk Sekolah, Bukan Kepentingan Lain

Siap-siap! PIP Cair Akhir Mei, Rafael Situmorang Minta Orang Tua Segera Ke Sekolah

Pangkas Biaya 50%! Rahasia PVJ Bandung Sulap 4 Ton Sampah Jadi Cuan

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis di KBB, Pelaku Ternyata Tetangga Korban

Terpopuler
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.