Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Chat Vulgar Mahasiswa, IPB Tegaskan Komitmen Usut Tuntas Kasus

Jumat, 17 April 2026 10:21 WIB
Persib Bandung

Resmi! Dewa United vs Persib Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Dilarang Datang

Jumat, 17 April 2026 09:19 WIB

KLAIM SEKARANG! Kode Redeem FF 17 April 2026: Banjir Skin Senjata Permanen dan Bundle Langka

Jumat, 17 April 2026 09:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Chat Vulgar Mahasiswa, IPB Tegaskan Komitmen Usut Tuntas Kasus
  • Resmi! Dewa United vs Persib Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Dilarang Datang
  • KLAIM SEKARANG! Kode Redeem FF 17 April 2026: Banjir Skin Senjata Permanen dan Bundle Langka
  • Zaki Abbas, Bocah Ajaib yang Bikin Nama Indonesia Wangi di Markas KPOP!
  • Update Terbaru! Kode Redeem ML 17 April 2026: Dapatkan Skin Epic dan Fragmen Langka Secara Gratis
  • Buruan! 100+ Kode Redeem FF April 2026 Masih Aktif, Hadiah Skin Langka Menanti
  • Kuliner Pagi Bandung Lagi Viral, Ini 3 Spot Sarapan Favorit Warga
  • Sekali Klik Bisa Kena! Link Viral Ini Ancam Rekening dan Data Pribadi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 17 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Apresiasi Skema Tatanen di Bale Atikan, Herman: Pengejawantahan Nilai Pancaniti Sunda

By Putra JuangJumat, 27 Desember 2024 06:00 WIB2 Mins Read
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman menghadiri acara Festival Gandrung Mulasara Panen Karya Tatanen di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bale Atikan Mandala Karsa, Kabupaten Purwakarta, Kamis (26/12/2024).

Herman menilai, pola kearifan lokal yang telah dilakukan di SKB Bale Atikan, merupakan implementasi diri dalam mengejawantahkan nilai – nilai Pancaniti Sunda.

“Skema Tatanen di Bale Atikan adalah aktualisasi dari kearifan Pancaniti, yakni Niti Harti, Niti Surti, Niti Bukti, Niti Bakti dan Niti Sajati. Proses pembelajaran yang meaningfull dan powerfull,” ucap Herman.

“Kami optimistis, dengan hadirnya pendidikan berbasis alam dan budaya tersebut, akan lahir generasi penerus yang cerdas, berhati mulia dan terampil,” tambahnya.

Baca Juga:  Sekda Herman Harap WJF 2024 Gairahkan Perekonomian Jabar

Herman juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab, pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama dibekali pembelajaran tentang memanfaatkan kekayaan alam dan budaya.

“Sejak dini mereka dilatih untuk bertani dan memanfaatkan hasil bumi menjadi aneka ragam produk kuliner dan kerajinan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemda Jabar Dorong Transformasi Pasar Tradisional Jadi Destinasi yang Nyaman dan Bersih

Tak hanya diberikan pembelajaran tentang merawat alam dan budaya, kata Herman, pelajar di Purwakarta pun dibekali pendidikan karakter agar siap menghadapi tantangan zaman.

“Di sisi lain, mereka juga dibekali pendidikan karakter agar tangguh dalam meniti gelombang kehidupan,” ujarnya.

Pancaniti bisa diartikan sebagai pembelajaran berdasarkan nilai kearifan lokal yang sufsh diterapkan di Kabupaten Purwakarta sejak 2014.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Fokus Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Sektor Peternakan Domba Garut

Ada lima tahap pembelajaran. Niti Harti, tahapan mendengar, membaca, melihat, dan mengamati untuk menemukan masalah dan mengerti tujuan.

Niti Surti, tahapan untuk memahami semua yang ditemui dan menerapkannya ke tahap berikutnya.

Niti Bukti, menerapkan pola tingkah laku keseharian dengan mengumpulkan dan memilih sumber data.

Niti Bakti, memecahkan masalah, membuktikan, mendesain, membuat ulang, dan mengevaluasi.

Niti Sajati, menghasilkan ilmu baru yang tidak terbantahkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bale Atikan Mandala Karsa Festival Gandrung Mulasara Panen Karya Tatanen Herman Suryatman Kabupaten Purwakarta Pancaniti Sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Chat Vulgar Mahasiswa, IPB Tegaskan Komitmen Usut Tuntas Kasus

Promo HUT Kota Sukabumi 2026 dari bank bjb, Kuliner dan Ngopi Jadi Lebih Hemat!

Program DPLK bank bjb Bertabur Hadiah 2026, Total Reward Capai Rp40 Juta

Rafael Situmorang Soroti Reformasi Kepolisian dan Perlindungan Kelompok Rentan

Ilustrasi korban meninggal.

Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Bawah Jembatan Dayeuhkolot

Modus Cinta Berujung Penipuan di Batujajar, Motor Dibawa Kabur Usai Diajak Belanja

Terpopuler
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.