Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!

Rabu, 14 Oktober 2026 04:00 WIB
Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 03:00 WIB

Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan

Rabu, 14 Oktober 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!
  • Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Jadi Pelopor Penerapan Deep Learning di Sekolah, Siap Wujudkan Pendidikan Bermakna

By SusanaSelasa, 7 Januari 2025 20:40 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen menjadi pelopor dalam penerapan pendekatan belajar Deep Learning di sekolah-sekolah, dengan tujuan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa penerapan pendekatan ini merupakan langkah transisi sambil menunggu hasil kajian terkait Kurikulum Merdeka.

Sejauh ini, implementasi Deep Learning di Jabar, yang mencakup semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, hingga lembaga di bawah Kementerian Agama, berjalan dengan lancar.

“Kami sudah relatif memahami kondisi di lapangan, dan Jawa Barat berkomitmen menjadi yang terdepan dalam implementasi Deep Learning di seluruh jenjang pendidikan,” ungkap Herman Suryatman setelah melakukan monitoring implementasi Deep Learning di SMA Negeri Situraja, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Senin (6/1/2025).

Baca Juga:  Pemprov Jabar Boyong Dua Penghargaan di Bidang Ketenagakerjaan

Pada kesempatan tersebut, Herman melihat bahwa para siswa telah memahami tiga pilar utama dalam pendekatan Deep Learning, yaitu mindful learning (pembelajaran dengan kesadaran penuh), meaningful learning (pembelajaran yang bermakna), dan joyful learning (pembelajaran yang menyenangkan).

“Saya melihat langsung di hari pertama sekolah setelah libur semester, dan mereka sudah mulai memahami konsep Deep Learning ini,” jelasnya.

Pemprov Jabar, menurut Herman, akan terus memantau penerapan Deep Learning di semua sekolah. Tidak hanya siswa, pemahaman tentang pendekatan ini juga akan diberikan kepada kepala sekolah dan guru-guru di seluruh wilayah Jabar.

Baca Juga:  Hari Pertama Penerapan Friday Car Free, Pj Gubernur Jabar dan Pegawai Ngantor Naik Bus

“Tentu, nantinya program ini juga akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Jabar, karena semua pihak harus terlibat. Kami akan edukasikan agar semua kepala sekolah dan guru dapat memahami dan mempraktikkan Deep Learning ini dengan baik,” tambah Herman.

Sebagai bentuk keseriusan Pemprov Jabar terhadap dunia pendidikan, Herman menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yang dapat tercapai melalui pendidikan yang maju dan berkualitas.

“Ini adalah bukti nyata bahwa Pemda Provinsi Jabar sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Pendidikan yang maju adalah modal utama untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Baca Juga:  DPRD Jabar Usul Aset Pemprov di Cicurug Disulap Jadi SMA Negeri Baru!

Selain meninjau SMA Negeri Situraja, Herman juga didampingi Plh Kadisdik Jabar untuk mengunjungi SMP Negeri 1 Situraja dan SD Negeri Situraja dalam rangka memastikan penerapan Deep Learning berjalan dengan baik di semua jenjang pendidikan.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah mengkaji kembali Kurikulum Merdeka dan belum memutuskan apakah akan melanjutkan atau menghentikan implementasinya.

Herman juga menegaskan bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru, melainkan sebuah model pendekatan belajar yang dirancang untuk memperdalam pemahaman siswa dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.