Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

Rabu, 13 Mei 2026 19:51 WIB

Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!

Rabu, 13 Mei 2026 19:34 WIB

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

Rabu, 13 Mei 2026 19:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
  • 13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta
  • 7 Pemain Timnas di Persib vs PSM, Pertarungan Gengsi Tak Terhindarkan
  • Maung Bandung Beraksi! Intip 6 Pemain Incaran Persib: Dari Kapten Persebaya hingga Kiper Belanda
  • Drama El Clasico di Samarinda: Rizky Ridho Buka Suara Soal Ketegangan dengan Beckham Putra
  • Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Jadi Pelopor Penerapan Deep Learning di Sekolah, Siap Wujudkan Pendidikan Bermakna

By SusanaSelasa, 7 Januari 2025 20:40 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen menjadi pelopor dalam penerapan pendekatan belajar Deep Learning di sekolah-sekolah, dengan tujuan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa penerapan pendekatan ini merupakan langkah transisi sambil menunggu hasil kajian terkait Kurikulum Merdeka.

Sejauh ini, implementasi Deep Learning di Jabar, yang mencakup semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, hingga lembaga di bawah Kementerian Agama, berjalan dengan lancar.

“Kami sudah relatif memahami kondisi di lapangan, dan Jawa Barat berkomitmen menjadi yang terdepan dalam implementasi Deep Learning di seluruh jenjang pendidikan,” ungkap Herman Suryatman setelah melakukan monitoring implementasi Deep Learning di SMA Negeri Situraja, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Senin (6/1/2025).

Baca Juga:  Bapenda Jabar Genjot PAD Hadapi Pemangkasan Dana Transfer Pusat Rp2,4 Triliun

Pada kesempatan tersebut, Herman melihat bahwa para siswa telah memahami tiga pilar utama dalam pendekatan Deep Learning, yaitu mindful learning (pembelajaran dengan kesadaran penuh), meaningful learning (pembelajaran yang bermakna), dan joyful learning (pembelajaran yang menyenangkan).

“Saya melihat langsung di hari pertama sekolah setelah libur semester, dan mereka sudah mulai memahami konsep Deep Learning ini,” jelasnya.

Pemprov Jabar, menurut Herman, akan terus memantau penerapan Deep Learning di semua sekolah. Tidak hanya siswa, pemahaman tentang pendekatan ini juga akan diberikan kepada kepala sekolah dan guru-guru di seluruh wilayah Jabar.

Baca Juga:  Tepis Hoaks APBD Anjlok, Sekda Jabar: Kami Fokus Jaga Kualitas Belanja Daerah

“Tentu, nantinya program ini juga akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Jabar, karena semua pihak harus terlibat. Kami akan edukasikan agar semua kepala sekolah dan guru dapat memahami dan mempraktikkan Deep Learning ini dengan baik,” tambah Herman.

Sebagai bentuk keseriusan Pemprov Jabar terhadap dunia pendidikan, Herman menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yang dapat tercapai melalui pendidikan yang maju dan berkualitas.

“Ini adalah bukti nyata bahwa Pemda Provinsi Jabar sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Pendidikan yang maju adalah modal utama untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jabar Luncurkan Aplikasi Tracking, Bisa Deteksi Jemaah Haji Lansia Hilang dan Kelelahan

Selain meninjau SMA Negeri Situraja, Herman juga didampingi Plh Kadisdik Jabar untuk mengunjungi SMP Negeri 1 Situraja dan SD Negeri Situraja dalam rangka memastikan penerapan Deep Learning berjalan dengan baik di semua jenjang pendidikan.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah mengkaji kembali Kurikulum Merdeka dan belum memutuskan apakah akan melanjutkan atau menghentikan implementasinya.

Herman juga menegaskan bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru, melainkan sebuah model pendekatan belajar yang dirancang untuk memperdalam pemahaman siswa dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

belajar Deep Learning Herman Suryatman Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

peredaran narkoba

Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.