Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 15 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabar Luncurkan Aplikasi Tracking, Bisa Deteksi Jemaah Haji Lansia Hilang dan Kelelahan

By SusanaKamis, 9 Mei 2024 12:31 WIB3 Mins Read
Jemaah haji lansia. (Foto: Ilustrasi/BPKH)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang pemberangkatan jemaah haji kloter pertama tahun 2024, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Kementerian Agama (Kemenag) Jabar meluncurkan inovasi tracking lansia.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Jabar, Faiz Rahman mengatakan, inovasi tracking lansia ini diluncurkan agar tagline “Haji Ramah Lansia” bisa terwujud.

“Taglinenya ini masih tetap “Haji Ramah Lansia” ini sudah mendekati finish, Kanwil Agama ini membuat aplikasi tracking satu sampling memang risetnya tapi untuk beberapa lansia itu kita pasangi alat, inovasi yang sedang kita riset di keberangkatan haji hari ini,” ucap Faiz di Bandung, Kamis (9/5/2024).

Faiz mengungkapkan, riset tersebut menggunakan metode purposive sampling dimana nantinya bakal diterapkan pada 30 jemaah haji dalam satu kloter.

Baca Juga:  Perbaikan Gedung Pusat Kebudayaan YPK Tunggu Izin Kementerian

“Untuk yang ke 30 jemaah kita mungkin ga spesifik untuk kloter yang mana, kan kita belum tau dimana nih ada warga senior yang bisa gadget dan tidak, ini purposive sampling metodologinya, jadi hanya di satu kloter saja, karena kalau disebar susah, mengumpulkan hasil risetnya,” terangnya.

Faiz mengatakan, inovasi tersebut berbentuk alat tracking yang tinggal digantungkan pada jemaah namun terkoneksi dengan aplikasi.

“Bentuknya gadget tracking yang sudah ada di pasaran, kemudian dikoneksikan dengan aplikasi,” ujarnya.

Kemudian, cara kerja alat tersebut bisa mendeteksi dua peristiwa. Pertama, saat jemaah haji hilang.

“Ketika jemaah hilang dalam rombongan, ini kepala rombongan tinggal ngecek gadgetnya posisinya ada dimana, ini sebenarnya teknologinya bukan baru-baru amat, pakai teknologi GPS tapi disematkan karena target kita kan lansia, yang mungkin tidak terbiasa dengan gawai, jadi kita kasih alat tinggal digantungkan aja,” jelasnya.

Baca Juga:  Jabar Berkomitmen Tingkatkan Produk Dalam Negeri Upaya Bersaing di Pasar Dunia

Lalu yang kedua, alat tersebut bisa mendeteksi jemaah yang jatuh akibat kelelahan.

“Yang keduanya kenapa lansia, kadang kan kita gak tau kadang kelelahan kemudian jatuh ini akan otomatis ngasih pesan SOS,” imbuhnya.

Adapun dalam aplikasinya, terdapat beberapa fitur yang bisa membantu jemaah dalam pelaksanaan ibadah haji.

“Kalau di aplikasinya ini ada tanda baca buat rambu jalan bahasa Arab kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia, kemudian ada maps, ini fitur-fitur yang sebetulnya membantu jemaah ketika nanti dalam pelaksanaan dalam ibadah haji, mudah-mudahan lancar,” katanya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Proyeksikan Kebakaran TPA Sarimukti Padam Total 2 Pekan Lagi

Untuk itu, Faiz berharap inovasi ini menjadi inspirasi dan masukan positif untuk pelaksanaan haji di Indonesia.

“Ini juga dari Jawa Barat inovasi ini terus dikembangkan, tujuannya pelayanan terhadap jemaah haji asal Jawa Barat ini bisa maksimal,” ujarnya.

Namun ke depan, Faiz pun berharap inovasi yang diinisiasi Pemprov dan Kemenag Jabar ini bisa direplikasi untuk semua jemaah haji di seluruh provinsi di Indonesia.

“Harapannya seperti itu (tahun depan semua jamaah haji menggunakan alat tracking), tapi itu diluar kendali kita, itu kan kebijakannya Menteri Agama, jadi ini inovasinya diinisiasi bersama Kanwil Kementerian Agama, kalau memang dirasa bermanfaat bagus, ya mudah-mudahan di replikasi untuk semua jemaah haji seluruh Provinsi di Indonesia,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

inovasi jemaah haji Kemenag lansia Pemprov Jabar tracking
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.