Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap

Kamis, 15 Oktober 2026 20:24 WIB

Makin Gacor di Persib, Mariano Peralta Siap Bikin Persik Ketar-ketir?

Kamis, 15 Oktober 2026 20:05 WIB

Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib

Kamis, 15 Oktober 2026 19:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap
  • Makin Gacor di Persib, Mariano Peralta Siap Bikin Persik Ketar-ketir?
  • Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib
  • Berburu Kuliner di Purwakarta? Ini 5 Makanan Tradisional yang Cocok Jadi Oleh-Oleh
  • Mayoritas Muslim Tapi Dilarang Berhijab? Kisah Pilu Siswi di Azerbaijan Terusir dari Sekolah
  • Persib Didenda Rp50 Juta, Luka Menalo Rusak LED Board dan Kaca Ruang Ganti
  • Beda Kelas atau Beda Nasib? Aiswarya Bawa Pulang Mahkota, Reno Pulang Dihujat Satu Indonesia!
  • Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Arkeolog Temukan Kisah Ibu Para Dewa di Prasasti Turki Kuno Berusia 2.600 Tahun

By Aga GustianaMinggu, 15 Desember 2024 20:01 WIB2 Mins Read
Monumen Arslan Kaya atau 'Batu Singa'. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah teks yang tertulis pada prasasti Turki Kuno akhirnya terpecahkan. Para arkeolog berhasil menguraikan makna arti teks tersebut yang telah lama diperdebatkan.

Teks yang ditulis dalam bahasa Frigia Kuno itu diukir di Arslan Kaya atau ‘Batu Singa’ berusia 2.600 tahun.

Monumen yang berlokasi di Turki bagian barat ini menampilkan patung Sphinx dan gambar dewi yang diapit oleh Singa.

Peninggalan bersejarah ini ditemukan pada tahun 1884 dan hampir terhapus oleh waktu serta vandalisme. Bahkan, para peneliti telah memperdebatkan makna teks pada prasasti tersebut selama lebih dari satu abad.

Upaya di masa lalu terhambat karena bacaan pada prasasti utama ini hanya terungkap empat huruf, sedangkan teks sisanya sebagian besar tidak dapat dipahami.

Kini, para peneliti menemukan jika prasasti tersebut menuliskan nama ‘Materan’, yakni seorang dewi yang diagungkan oleh bangsa Yunani sebagai ibu para dewa.

Para peneliti berhasil mengungkap teks tersebut dengan mengandalkan cahaya di tengah pagi. Bayangan di waktu ini menyoroti jejak yang tersisa dan membantu mengurai huruf-huruf pada prasasti.

Kemudian, para peneliti membandingkan hipotesis prasasti dengan foto-foto lama monumen tersebut dari abad ke-19, sehingga disimpulkan jika teks tersebutu mengeja ‘Materan’ bersama dengan karakter lain yang umum digunakan dalam prasasti Frigia sebagai pemisah kata.

Sementara dikutip dari The Independent, Materan dalam bahasa Frigia adalah dewi ibu yang dipuja sebagai pelindung dan juga dewa pusat.

Berdasarkan beberapa detail gaya monumen, para ilmuwan memperkirakan teks tersebut dibuat pada paruh pertama atau pertengahan abad keenam SM.

Kemungkinan besar monumen Arslan Kaya ini dibuat pada puncak kekuasaan Kekaisaran Lydia, saat kekaisaran tersebut mendominasi wilayah tersebut bersama dengan Kekaisaran Frigia Turki bagian timur.

Masa ini merupakan pencipta koin emas dan perak, sekaligus pemuja dewi ibu.

Temuan tersebut semakin mendukung hubungan budaya antara kedua kerajaan dan pemujaan bersama mereka terhadap dewi ibu sebagai dewa penting, kata para peneliti.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Colenak

Berburu Kuliner di Purwakarta? Ini 5 Makanan Tradisional yang Cocok Jadi Oleh-Oleh

Beda Kelas atau Beda Nasib? Aiswarya Bawa Pulang Mahkota, Reno Pulang Dihujat Satu Indonesia!

5 Tempat Ngopi 24 Jam di Bandung: Cocok Buat Nugas, Nongkrong, sampai Ngalong

7 Wisata Alam Purwakarta Paling Hits: Dari Curug Cipurut Hingga Tebing Parang yang Menguji Adrenalin

Harga Emas Antam Hari Ini 15 Oktober 2026 Anjlok Rp13.000, Segini Daftar Lengkapnya!

Ilustrasi Sate

Tak Cukup Satu Tusuk! Ini 5 Pilihan Tempat Makan Sate Maranggi di Purwakarta

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.