- Lagi di Subang? Wajib Coba 3 Kuliner ‘Hidden Gem’ yang Lagi Hits, Ada yang Unik Banget!
- Waspada Jebakan Video Viral: Mengapa Rasa Penasaran Bisa Menguras Saldo Rekening Anda?
- Siapkan Masa Pensiun, bank bjb Tebar Hadiah Elektronik Total Puluhan Juta Rupiah
- Kuasa Hukum Resbob Ajukan Pleidoi, Soroti Tuntutan Jaksa Dinilai Tak Sesuai Fakta Persidangan
- Satu Indonesia Tertipu! Di Balik Wajah Cemong Azil, Ada Perjuangan yang Bikin Hati Teriris!
- Terobosan KDM Bikin Samsat Lebih Praktis, Korlantas Pastikan Layanan Makin Cepat dan Efisien
- Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi
- Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian
Penulis: Aga Gustiana
Memiliki pengalaman di dunia jurnalisme sejak tahun 2015, memulai karier di media lokal dengan dedikasi tinggi terhadap pemberitaan yang akurat dan mendalam. Saat ini berperan sebagai editor di Bukamata.id, mengawal proses editorial dan memastikan kualitas konten yang disajikan tetap tajam, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan pembaca.
bukamata.id – Tragedi di kawasan tambang emas Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, masih menyisakan duka mendalam. Hingga Kamis (22/1/2026), Kepolisian Daerah Jawa Barat memastikan proses evakuasi dan penanganan pascakejadian terus dilakukan secara intensif. Insiden yang terjadi pada Rabu sore, 14 Januari 2026 itu, merenggut nyawa 11 penambang akibat paparan gas beracun di dalam lubang tambang. Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi meninjau langsung posko penanganan di Polsek Nanggung untuk memastikan seluruh proses berjalan terkoordinasi. Ia menegaskan bahwa sejak laporan pertama diterima, penyelamatan korban menjadi prioritas utama aparat gabungan. “Saat mengetahui ada peristiwa di kawasan Gunung Pongkor, langkah utama yang kami…
bukamat.id – Usianya baru 22 tahun ketika namanya disebut sebagai Ketua RW 03 di Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi, Jawa Barat. Di usia ketika sebagian besar anak muda masih sibuk menuntaskan kuliah atau merintis karier pertama, Raden Raka justru memikul tanggung jawab sosial yang selama ini identik dengan figur berusia matang. Ia kini tercatat sebagai salah satu Ketua RW termuda di Kota Cimahi, sekaligus simbol kehadiran generasi Z dalam struktur pemerintahan kewilayahan. Hari-hari awal kepemimpinannya masih terasa sangat baru. Raka sendiri mengaku belum sepenuhnya menyadari perubahan status yang kini melekat padanya. “Sekarang terhitung baru hari kedua. Baru banget, fresh,” ucap Raden,…
bukamata.id – Keramaian di sebuah halte di wilayah Jakarta Barat mendadak berubah menjadi pusat perhatian. Bukan karena kemacetan atau kecelakaan lalu lintas, melainkan lantaran sebuah keributan yang terekam kamera ponsel dan dengan cepat menyebar ke media sosial. Dalam video yang viral itu, tampak seorang perempuan mengenakan jaket hitam terlibat adu mulut dengan sejumlah pengemudi ojek online. Narasi yang menyertainya menyebutkan bahwa perempuan tersebut diduga mengamuk karena enggan membayar ongkos perjalanan. Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @infojakartabarat.id. Tak butuh waktu lama, unggahan tersebut menuai ribuan komentar dan reaksi warganet. Peristiwa yang disebut terjadi di Jakarta Barat itu kembali…
bukamata.id – Riuh ombak Pantai Parangkusumo pagi itu seharusnya menjadi saksi khidmatnya sebuah prosesi sakral. Senin, 19 Januari 2026, Keraton Yogyakarta kembali menggelar Hajad Dalem Labuhan—ritual adat yang telah berabad-abad dijaga sebagai wujud hubungan spiritual antara keraton, alam, dan Sang Pencipta. Namun alih-alih hanya menyisakan doa dan keheningan, prosesi tersebut justru memantik perbincangan nasional setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Video itu menampilkan sosok Rara Istiati Wulandari, yang lebih dikenal publik sebagai Mbak Rara sang pawang hujan, berada di area prosesi Labuhan. Narasi yang menyertai video tersebut menyebutkan bahwa Rara diduga “diusir” dari area sakral oleh petugas. Dalam…
bukamata.id – Memasuki bulan Syaban, umat Islam mulai bersiap menyambut Ramadan yang tinggal sebulan lagi. Bagi yang masih memiliki utang puasa dari Ramadan sebelumnya, bulan ini menjadi kesempatan tepat untuk melakukan qadha sekaligus menjalankan puasa sunnah Syaban. Menurut buku Ensiklopedia Islam karya Makmur Dongoran, menggabungkan puasa sunnah dan wajib dikenal dalam istilah fikih sebagai at-tasyrik, yaitu menjalankan puasa wajib bersamaan dengan puasa sunnah dalam satu niat. Hadis shahih dari Aisyah RA yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim menyebutkan: “Saya memiliki utang puasa Ramadan, dan saya tidak sanggup membayarnya kecuali di bulan Syaban.” Hadis ini menegaskan kebolehan membayar qadha Ramadan di bulan…
bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prediksi cuaca untuk Kota Bandung pada Kamis, 22 Januari 2026. Data terbaru per pukul 05.06 WIB menunjukkan sebagian besar wilayah Bandung diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang hari. Khusus Kecamatan Sukasari, hujan sedang berpotensi terjadi dengan suhu antara 19–21°C dan kelembapan udara 89–94 persen. Kondisi ini menandakan curah hujan yang cukup signifikan, terutama pada pagi hingga siang hari. Sementara itu, kecamatan lain di Bandung umumnya hanya mengalami hujan ringan. Wilayah seperti Coblong, Babakan Ciparay, Bojongloa Kaler, Andir, dan Cicendo diprediksi turun hujan ringan dengan suhu 20–22°C dan kelembapan…
bukamata.id – Stasiun Purwakarta menjadi salah satu titik transportasi penting di Jawa Barat, menghubungkan kota ini dengan Jakarta, Bandung, Cirebon, dan kota besar lainnya. Aktivitas penumpang di stasiun ini cukup padat, terutama saat akhir pekan atau musim liburan. Perkembangan kawasan sekitar stasiun juga semakin pesat. Banyak kafe dan kedai kopi bermunculan, menawarkan tempat singgah yang nyaman bagi penumpang kereta maupun warga sekitar. Mulai dari kafe modern dengan konsep minimalis hingga kedai kopi sederhana, semua bisa ditemukan dalam jarak yang dekat dari stasiun. Berikut rekomendasi kafe dan kedai kopi terpopuler di dekat Stasiun Purwakarta: Dengan banyaknya pilihan kafe dan kedai kopi…
bukamata.id – Puncak Bogor selalu menjadi tujuan favorit untuk melepas penat. Udara sejuk dan pemandangan hijau membuat aktivitas sederhana seperti ngopi jadi lebih menyenangkan. Terlebih lagi, kini banyak kafe estetik yang menawarkan suasana alam sekaligus spot foto menarik untuk diunggah ke Instagram. Kalau kamu mencari tempat ngopi yang nyaman sekaligus bisa menikmati pemandangan alam, berikut rekomendasi kafe di Puncak Bogor yang layak dikunjungi. 1. Teras Gadog Teras Gadog menawarkan pengalaman ngopi di tengah taman yang dikelilingi pepohonan. Dekorasi kayu tradisional memberikan nuansa hangat dan cozy. Tersedia area indoor, outdoor, dan semi-outdoor yang cocok untuk berbagai suasana. Menu: kopi, minuman non-kopi,…
bukamata.id – Sukabumi kini menawarkan banyak pilihan tempat nongkrong yang nyaman, terutama bagi anak muda yang ingin menghabiskan waktu bersama teman. Nongkrong bukan sekadar bersantai, tetapi juga bagian dari gaya hidup, di mana orang-orang berkumpul dan menikmati momen kebersamaan di lokasi favorit mereka. Berikut ini beberapa rekomendasi kafe dan resto populer di Sukabumi yang cocok untuk hangout: 1. Like Earth Coffee Like Earth Coffee buka sejak pagi, cocok bagi yang ingin memulai hari dengan santai sambil menyeruput kopi. Area luas dengan pilihan indoor, outdoor, dan semi outdoor membuat tempat ini nyaman untuk nongkrong sepanjang hari. Menu yang ditawarkan beragam, mulai…
ESENSI demokrasi terletak pada keterbukaan ruang partisipasi politik masyarakat. Demokrasi tidak berhenti pada prosedur pemilihan atau keberadaan lembaga perwakilan, melainkan tercermin dari sejauh mana warga negara memiliki kesempatan nyata untuk ikut menentukan arah kekuasaan publik. Dalam konteks itu, Pilkada langsung menjadi salah satu instrumen penting demokrasi lokal karena memberi ruang bagi rakyat untuk memilih pemimpin daerahnya secara langsung. Atas dasar tersebut, wacana mengembalikan Pilkada dari mekanisme pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui DPRD patut dicermati secara kritis. Pilkada melalui DPRD berpotensi mempersempit partisipasi politik warga, sebab hak memilih yang sebelumnya berada di tangan jutaan pemilih dialihkan kepada segelintir elite…













