Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bahaya Masih Mengintai, Evakuasi Korban Tambang Gunung Pongkor Bogor Dilakukan Hati-hati

By Aga GustianaKamis, 22 Januari 2026 16:48 WIB3 Mins Read
Insiden Gunung Pongkor. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi di kawasan tambang emas Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, masih menyisakan duka mendalam. Hingga Kamis (22/1/2026), Kepolisian Daerah Jawa Barat memastikan proses evakuasi dan penanganan pascakejadian terus dilakukan secara intensif. Insiden yang terjadi pada Rabu sore, 14 Januari 2026 itu, merenggut nyawa 11 penambang akibat paparan gas beracun di dalam lubang tambang.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi meninjau langsung posko penanganan di Polsek Nanggung untuk memastikan seluruh proses berjalan terkoordinasi. Ia menegaskan bahwa sejak laporan pertama diterima, penyelamatan korban menjadi prioritas utama aparat gabungan.

“Saat mengetahui ada peristiwa di kawasan Gunung Pongkor, langkah utama yang kami lakukan adalah evakuasi,” ujar Irjen Rudi, Kamis (22/1/2026).

Dalam kunjungannya, Kapolda mengecek sejumlah titik layanan, mulai dari posko pengaduan masyarakat hingga posko operasi evakuasi. Seluruh posko tersebut berfungsi sebagai pusat komando dan koordinasi lintas instansi dalam menangani insiden yang melibatkan penambang tradisional di wilayah rawan tersebut.

Baca Juga:  Libur Akhir Tahun, Jalur Puncak Bogor dan Bandung-Lembang Alami Kemacetan Panjang

Data sementara mencatat, 11 korban meninggal dunia berhasil dievakuasi dari dalam tambang. Para korban diketahui berasal dari beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Nanggung, Cigudeg, dan Sukajaya. Seluruh jenazah telah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

“Sebelas orang yang dievakuasi seluruhnya dalam kondisi meninggal dunia. Hari ini kami juga menyampaikan empati dengan memberikan bantuan untuk meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga korban,” kata jenderal bintang dua tersebut.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Cecar Kades Wiwin Soal Nasi Kotak: Bikin Repot

Terkait penyebab kejadian, Kapolda mengungkapkan bahwa lubang tambang masih mengandung gas karbon monoksida (CO) dengan kadar yang berbahaya. Bahkan, pada titik tertentu, konsentrasi gas sempat mencapai 1.200 part per million (ppm). Hingga kini, kadar gas masih berada di kisaran 200 ppm, level yang tetap berisiko bagi keselamatan petugas.

“Kondisi di dalam masih berbahaya. Oleh karena itu, kami terus berhati-hati dan melakukan evakuasi secara bertahap,” ujarnya.

Proses pencarian dan penyisiran belum sepenuhnya rampung. Sejumlah lorong dan titik tambang belum dapat dijangkau karena tingginya risiko paparan gas. Dalam operasi ini, unsur Polri, TNI, BPBD, hingga PT Aneka Tambang (ANTAM) terlibat secara terpadu untuk memastikan keselamatan personel dan kelancaran evakuasi.

Baca Juga:  Fakta Baru Mengejutkan! Korban Penganiayaan Bandung Diduga Dipaksa Ditato oleh Pelaku

Kapolda yang juga pernah menjabat Deputi KPK itu menambahkan, pihaknya masih menelusuri laporan warga yang kehilangan anggota keluarga. Hal tersebut membuka kemungkinan adanya korban lain yang belum ditemukan.

“Autopsi belum dilakukan karena keluarga langsung memakamkan jenazah. Namun, apabila ke depan diperlukan tindakan lanjutan untuk kepentingan penyelidikan, tentu akan kami lakukan,” pungkasnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas penambangan tradisional, terutama di kawasan dengan kondisi geologis ekstrem. Aparat memastikan seluruh langkah penanganan akan terus dilakukan secara hati-hati demi mencegah jatuhnya korban tambahan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor Polda Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.