- Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
- Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
- Persijap vs Persib: Misi Balas Dendam Maung Bandung di Gelora Bumi Kartini
- Sah! Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah Hari Ini
- Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan
- Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
- Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
- Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027
Penulis: Aga Gustiana
Memiliki pengalaman di dunia jurnalisme sejak tahun 2015, memulai karier di media lokal dengan dedikasi tinggi terhadap pemberitaan yang akurat dan mendalam. Saat ini berperan sebagai editor di Bukamata.id, mengawal proses editorial dan memastikan kualitas konten yang disajikan tetap tajam, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan pembaca.
bukamata.id – Di sebuah kampung sederhana di Bogor, tangis haru pecah dalam pelukan kakak dan adik. Bukan karena perpisahan, melainkan karena sebuah pencapaian yang terasa begitu mahal harganya: gelar sarjana pertama dalam keluarga mereka. Cerita ini mulai dikenal luas setelah diunggah melalui akun TikTok @arghv34 pada 13 Februari 2026. Dalam video tersebut, seorang pemuda memperlihatkan momen ketika ia pulang ke rumah kakaknya tepat di hari pembagian baju wisuda. Ia datang bukan membawa hadiah, bukan pula membawa kemewahan. Ia membawa kabar yang selama ini diperjuangkan bersama: dirinya resmi lulus sebagai sarjana. Namun di balik toga dan ijazah itu, ada keringat seorang…
bukamata.id – Kasus dugaan investasi bodong melalui aplikasi MBA di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terus bergulir. Aparat kepolisian saat ini masih mengumpulkan data dan keterangan dari para pelapor guna menentukan arah penanganan hukum berikutnya. Kepala Seksi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan. “Kepolisian masih terus melakukan pengumpulan data dan pendalaman untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis. Korban Capai Ribuan, Tak Hanya dari Pangandaran Polres Pangandaran mencatat jumlah korban yang melapor sudah mencapai ribuan orang. Menariknya, korban tidak hanya berasal dari wilayah Pangandaran, tetapi juga dari daerah sekitar seperti Kabupaten…
bukamata.id – Ramadhan semakin dekat. Bulan yang Allah istimewakan ini bukan hanya momentum menahan lapar dan dahaga, tetapi sarana membakar dosa, memperkuat iman, dan mengasah ketakwaan. Agar Ramadhan tidak berlalu sia-sia, berikut contoh khutbah Jumat lengkap dengan teks Arab yang bisa dijadikan referensi. Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ بَلَّغَنَا مَوَاسِمَ الْخَيْرَاتِ، وَخَصَّ شَهْرَ رَمَضَانَ بِالْبَرَكَاتِ وَالْمَغْفِرَاتِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah, Allah SWT berfirman:…
bukamata.id – Banyak warga mengeluhkan nama mereka yang mendadak hilang dari daftar penerima bantuan pemerintah. Padahal secara kondisi ekonomi, mereka merasa sangat layak mendapatkan bantuan. Ternyata, kunci utamanya terletak pada skor desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kementerian Sosial menggunakan pengelompokan desil untuk menentukan siapa yang paling berhak menerima bantuan seperti PKH atau BPNT. Jika angka desil Anda tidak sesuai dengan realita di lapangan, bantuan tersebut dipastikan tidak akan turun. Mengenal Skor Desil: Siapa yang Berhak Dapat Bansos? Pemerintah membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam kelompok-kelompok desil. Secara umum, masyarakat yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil…
bukamata.id – Langkah nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga prasejahtera kembali digulirkan. Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi memulai pendistribusian dana bantuan sosial (bansos) untuk periode awal tahun 2026. Fokus penyaluran kali ini tertuju pada dua program primadona, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pencairan tahap pertama ini dijadwalkan berlangsung sepanjang Februari 2026 dengan alokasi tiga bulan sekaligus (Januari–Maret). Tidak kurang dari 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh pelosok Indonesia diproyeksikan akan menerima manfaat ini. Guna memastikan transparansi, pemerintah meminta warga untuk proaktif melakukan pengecekan data secara mandiri agar tidak ada hak yang…
bukamata.id – Bandung seolah tidak pernah kehabisan amunisi untuk menarik minat wisatawan. Kota Kembang ini selalu menyuguhkan harmoni antara bentang alam yang asri dengan kreativitas tempat wisata kekinian yang menggugah selera visual. Tak hanya soal pemandangan, kekayaan kuliner dan hangatnya sapaan penduduk lokal menjadi alasan mengapa Bandung selalu dirindukan. Menariknya lagi, berlibur ke Paris van Java kini jauh lebih simpel berkat dukungan ekosistem digital yang mapan, mulai dari kemudahan pembayaran nontunai hingga akses perbankan yang tersebar luas, memastikan agenda liburan Anda berjalan mulus tanpa hambatan. 11 Destinasi Wisata Terpopuler di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Liburan Bagi Anda yang merencanakan…
bukamata.id – Memasuki tahun 2026, pemerintah terus mempermudah akses bagi warga yang ingin mengetahui status bantuan sosial mereka. Melalui sistem transparansi digital, kini masyarakat tidak perlu lagi bingung atau antre di kantor dinas hanya untuk sekadar bertanya. Cukup dengan ponsel di tangan, informasi mengenai bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) bisa didapatkan secara gratis dan akurat. Layanan mandiri ini menjadi sangat krusial agar setiap bantuan, baik itu PKH, BPNT, maupun program subsidi lainnya, benar-benar sampai ke tangan yang berhak. Menggunakan data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), sistem ini memastikan transparansi penuh bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Portal Resmi Cek Bansos…
bukamata.id – Genderang perang terhadap tindak kriminalitas ditabuh kencang oleh jajaran Polres Sukabumi Kota di awal tahun 2026. Hanya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, korps bhayangkara ini berhasil menggulung puluhan tersangka yang terlibat dalam berbagai aksi kejahatan, mulai dari pencurian jalanan hingga jaringan gelap narkotika. Data kepolisian menunjukkan performa impresif sejak 1 Januari hingga 10 Februari 2026. Sebanyak 18 kasus kejahatan konvensional berhasil dibongkar dengan total 32 orang terduga pelaku yang kini mendekam di balik jeruji besi. Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, mengungkapkan bahwa keberagaman kasus yang ditangani mencerminkan dinamika keamanan di wilayahnya. “Dalam kurun waktu…
bukamata.id – Pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok di Jawa Barat menunjukkan tren yang beragam menjelang pertengahan Februari. Berdasarkan pantauan terbaru pada Kamis sore (12/2/2026), masyarakat perlu mewaspadai lonjakan harga pada sektor sayuran, khususnya keluarga cabai, sementara beberapa komoditas lainnya justru mengalami penurunan. Data dari Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan mencatat, dari 16 komoditas utama, terdapat lima bahan pangan yang harganya merangkak naik. Sebaliknya, tiga komoditas terpantau sedikit lebih murah dibanding hari sebelumnya. Kelompok Cabai Kian Pedas di Kantong Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas ini melonjak cukup tajam sebesar Rp2.833 atau sekitar 3,47%,…
bukamata.id – Kabar gembira bagi masyarakat, distribusi bantuan sosial (bansos) untuk periode awal tahun 2026 mulai digulirkan. Memasuki bulan Februari ini, Kementerian Sosial secara resmi menyalurkan dua program unggulan, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk rapel periode Januari hingga Maret 2026. Langkah ini diambil pemerintah bukan sekadar bantuan rutin, melainkan upaya strategis untuk menjaga daya beli warga kurang mampu. Selain itu, pencairan tahap pertama ini sekaligus menjadi ujian bagi keakuratan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data terbaru agar bantuan tidak salah sasaran. Target 18 Juta Penerima dan Skema Pencairan Setidaknya ada…













