Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Minggu, 28 Juni 2026 12:09 WIB

Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi

Minggu, 28 Juni 2026 11:31 WIB

Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru

Minggu, 28 Juni 2026 11:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
  • Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?
  • Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!
  • Doomposting Film “Ghost In The Cell”: Analisis Perilaku Netizen Lewat Cognitive Dissonance Theory
  • Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Badan Geologi Pasang Alat Pemantauan Baru di Pulau Ruang

By Putra JuangSabtu, 4 Mei 2024 14:37 WIB2 Mins Read
Gunung Ruang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan update terkini aktivitas Gunung Ruang di Sulawesi Utara pada Sabtu (4/5/2024) yang saat ini masih berada pada Level IV atau Awas.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid mengatakan, pada pukul 06.00 WITA terekam 9 kali gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal dan 1 kali gempa Tektonik Jauh.

Selain itu, asap kawah teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi pada kisaran 100 – 200 m dari puncak kawah. Menurut Wafid, jumlah kegempaan ini terlihat menurun jika dibandingkan pada 1-3 Mei 2024.

“Jumlah kegempaan terlihat menurun, hal ini dikarenakan stasiun Pos PGA Ruang (PRUA) terletak di jarak 5 km dari kawah aktif sehingga kepekaan alat tidak sebaik stasiun RUA3 (1,5 km dari kawah aktif) dan RAPS (2,7 km dari kawah aktif) yang terletak di Pulau Gunung Ruang,” kata Wafid dalam keterangannya, Sabtu (4/5/2024).

Baca Juga:  Badan Geologi Sebut Aktivitas Gunung Ibu Masih Tinggi, Catat 2 Kali Erupsi Hari Ini

Wafid mengatakan, asap masih teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 100 – 500 m di atas puncak, hal ini masih mengindikasikan aktivitas Gunung Ruang masih tinggi.

“Maka pada 3 Mei 2024 dilakukan pemasangan peralatan pemantauan baru di Pulau Ruang (RUA4) pada jarak 2 km dari kawah aktif,” ujarnya.

Baca Juga:  Badan Geologi Sebut Gempa Tektonik Tidak Secara Langsung Pengaruhi Erupsi Gunung Api

Wafid mencatat, kegempaan pada 1 Mei 2024 didominasi oleh tremor menerus meski tercatat 3 kali Gempa Vulkanik Dalam dan 10 kali Gempa Vulkanik Dangkal.

Selain itu, erupsi terjadi pada 01 Mei 2024 pukul 17.43 WITA dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 600 m di atas puncak.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah utara,” imbuhnya.

Sementara kegempaan pada 2 Mei 2024 terekam 1 kali gempa erupsi, 29 kali gempa Vulkanik Dangkal, 5 kali Gempa Vulkanik Dalam, 2 kali gempa Tektonik Lokal, 10 kali gempa Tektonik Jauh dan 1 kali gempa tremor menerus.

Baca Juga:  Badan Geologi Beberkan Kronologi Erupsi Gunung Ruang: Diawali Gempa Tektonik 9 dan 14 April 2024

Selain itu, teramati erupsi pukul 16.12 WITA dengan olom asap berwarna putih-kelabu dengan tinggi 300 m condong ke arah utara.

Sedangkan kegempaan pada 3 Mei 2024 terekam 1 kali gempa erupsi, 20 kali gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 4 kali gempa Tektonik Jauh serta 1 kali gempa Tremor Menerus.

“Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-300 meter dari puncak,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Geologi Gunung Ruang Kementerian ESDM Pulau Ruang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.