Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Karier Diujung Tanduk? Fenomena Cancel Culture Hantam Juicy Luicy Usai Batal Manggung Beruntun!

Sabtu, 26 September 2026 19:12 WIB

HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan

Sabtu, 26 September 2026 17:49 WIB

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Sabtu, 26 September 2026 17:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Karier Diujung Tanduk? Fenomena Cancel Culture Hantam Juicy Luicy Usai Batal Manggung Beruntun!
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot
  • Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat
  • Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025
  • Krisis Fasilitas hingga Jadwal Super Padat, Kapten Persib: Kata Kuncinya Bertahan
  • Viral Kedok Terbongkar! Ngaku Tak Makan, Ceu Epon Tasikmalaya Borong Emas Puluhan Juta Kontan?
  • Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Badan Geologi Pasang Alat Pemantauan Baru di Pulau Ruang

By Putra JuangSabtu, 4 Mei 2024 14:37 WIB2 Mins Read
Gunung Ruang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan update terkini aktivitas Gunung Ruang di Sulawesi Utara pada Sabtu (4/5/2024) yang saat ini masih berada pada Level IV atau Awas.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid mengatakan, pada pukul 06.00 WITA terekam 9 kali gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal dan 1 kali gempa Tektonik Jauh.

Selain itu, asap kawah teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi pada kisaran 100 – 200 m dari puncak kawah. Menurut Wafid, jumlah kegempaan ini terlihat menurun jika dibandingkan pada 1-3 Mei 2024.

“Jumlah kegempaan terlihat menurun, hal ini dikarenakan stasiun Pos PGA Ruang (PRUA) terletak di jarak 5 km dari kawah aktif sehingga kepekaan alat tidak sebaik stasiun RUA3 (1,5 km dari kawah aktif) dan RAPS (2,7 km dari kawah aktif) yang terletak di Pulau Gunung Ruang,” kata Wafid dalam keterangannya, Sabtu (4/5/2024).

Baca Juga:  Material Vulkanik Gunung Ruang Masuk ke Laut, BNPB Khawatir Bangkitkan Tsunami

Wafid mengatakan, asap masih teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 100 – 500 m di atas puncak, hal ini masih mengindikasikan aktivitas Gunung Ruang masih tinggi.

“Maka pada 3 Mei 2024 dilakukan pemasangan peralatan pemantauan baru di Pulau Ruang (RUA4) pada jarak 2 km dari kawah aktif,” ujarnya.

Baca Juga:  Kondisi Gunung Ruang Hari Ini, Asap Kawah Putih Tebal Masih Teramati dan 7 Kali Gempa Tektonik

Wafid mencatat, kegempaan pada 1 Mei 2024 didominasi oleh tremor menerus meski tercatat 3 kali Gempa Vulkanik Dalam dan 10 kali Gempa Vulkanik Dangkal.

Selain itu, erupsi terjadi pada 01 Mei 2024 pukul 17.43 WITA dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 600 m di atas puncak.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah utara,” imbuhnya.

Sementara kegempaan pada 2 Mei 2024 terekam 1 kali gempa erupsi, 29 kali gempa Vulkanik Dangkal, 5 kali Gempa Vulkanik Dalam, 2 kali gempa Tektonik Lokal, 10 kali gempa Tektonik Jauh dan 1 kali gempa tremor menerus.

Baca Juga:  Masyarakat Pulau Tanggulang Evakuasi Mandiri Pasca Erupsi Gunung Ruang

Selain itu, teramati erupsi pukul 16.12 WITA dengan olom asap berwarna putih-kelabu dengan tinggi 300 m condong ke arah utara.

Sedangkan kegempaan pada 3 Mei 2024 terekam 1 kali gempa erupsi, 20 kali gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 4 kali gempa Tektonik Jauh serta 1 kali gempa Tremor Menerus.

“Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-300 meter dari puncak,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Geologi Gunung Ruang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025

Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman

Cucun Ahmad Syamsurijal Sambut Baik Alih Kelola Universitas Bandung, Targetkan Lulusan Siap Kerja

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.