Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Rabu, 13 Mei 2026 22:55 WIB

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Badan Geologi Sebut Erupsi Gunung Ruang Berpotensi Tsunami, Ini Penyebabnya

By Putra JuangSelasa, 30 April 2024 14:21 WIB2 Mins Read
Penyelidik Bumimadya Badan Geologi, Hetty Triastuty. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Geologi memperingatkan adanya potensi tsunami akibat letusan Gunung Ruang yang saat ini tengah mengalami erupsi pada Selasa (30/4/2024).

Penyelidik Bumimadya Badan Geologi, Hetty Triastuty mengatakan, peringatan adanya potensi tsunami ini dikeluarkan seiring meningkatnya status gunung yang berada di Sulawesi Utara tersebut dari Level III atau Siaga menjadi Level IV atau Awas.

“Terkait dengan kemungkinan adanya potensi tsunami akibat runtuhan dari tubuh Gunung Ruang itu sudah kita sampaikan, masih ada (potensi tsunami),” ucap Hetty saat Konferensi Pers melalui Zoom, Selasa (30/4/2024).

Hetty mengakui, peringatan potensi tsunami ini sempat dicabut saat Gunung Ruang berada pada Level III atau Siaga.

Baca Juga:  Relokasi Korban Erupsi Gunung Ruang, Jokowi: Mereka Tak Boleh Kembali ke Tempat Asal

“Jadi sebelumnya pada saat di Level Siaga kita sudah hilangkan tapi semalam pada saat kita meningkatkan aktivitas itu dimasukan kembali. Kita melihat potensi itu terjadinya tsunami,” terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun mengimbau masyarakat di Pulau Tagulandang khususnya yang bermukim di dekat pantai, agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas dan tsunami akibat material erupsi yang masuk ke dalam laut.

Baca Juga:  Erupsi Lagi, Gunung Anak Krakatau Lontarkan Kolom Abu 1.000 Meter

“Dan sampai saat ini belum kami cabut ya potensi kemungkinan terjadinya tsunami akibat runtuhnya atau masuknya material Gunung Ruang ke dalam laut, itu belum kami cabut,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gunung Ruang di Sulawesi Utara kembali erupsi pada Selasa (30/4/2024) pukul 08:35 WITA. Akibatnya, tingkat aktivitas Gunung Ruang berada di Level IV atau awas.

Baca Juga:  Gunung Marapi di Sumbar Erupsi dengan Ketinggian Abu Vulkanik 2000 Meter

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, tinggi kolom abu teramati lebih kurang 5.000 meter di atas puncak atau 5.725 meter di atas permukaan laut.

Selain itu, kolom abu juga teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan selatan.

“Erupsi disertai awan panas ke segala arah. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” tulis PVMBG dalam keteranganya resminya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Geologi erupsi Gunung Ruang Tsunami
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.