Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bahlil Ingin Freeport Terus Beroperasi, Dorong Kontrak Diperpanjang

By Aga GustianaJumat, 26 September 2025 16:11 WIB2 Mins Read
Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: BPMI Setpres)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah akan memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia (PTFI) setelah masa berlaku saat ini berakhir pada 2041.

Kendati demikian, perpanjangan itu memiliki syarat, yakni kemungkinan pemerintah menambah kepemilikan saham di perusahaan tambang tembaga dan emas tersebut di atas 10%. Saat ini, Indonesia telah menguasai 51% saham Freeport Indonesia.

Bahlil menjelaskan, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan manajemen Freeport McMoRan dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas untuk membahas perpanjangan IUPK sekaligus opsi penambahan saham.

“Saya empat hari lalu melakukan rapat dengan Freeport McMoRan, dengan Presiden Freeport Indonesia, Pak Tony, untuk melanjutkan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden terkait dengan mempelajari, mendiskusikan, dan memperjelas terhadap proses perpanjangan Freeport yang selesainya 2041, kita harus perpanjang lebih dari itu,” ujar Bahlil kepada wartawan, Jumat (26/9/2025).

Baca Juga:  Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: 'Operasi Senyap' Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Menurut Bahlil, alasan perpanjangan ini terkait dengan perbedaan antara tambang bawah tanah (underground mining) dan tambang terbuka (open pit). Kegiatan produksi Freeport di tahun 2020-2021 merupakan hasil eksplorasi yang dimulai sejak 2004, sehingga diperlukan waktu lama untuk mencapai puncak produksi.

Baca Juga:  Heboh Motor Brebet Massal di Jawa Timur, Benarkah Gara-gara Pertalite?

“Jadi eksplorasi di underground itu diperlukan waktu 10-19 tahun. Kalau tidak segera kita perpanjang, maka puncak produksi daripada Freeport ini itu 2035, begitu 2035 dia akan menurun. Begitu dia akan menurun dampaknya kepada produktivitas dari para perusahaan, dan juga pendapatan negara, lapangan pekerjaan, dan juga ekonomi di daerah dan nasional kita,” jelas Bahlil.

Sebagai bagian dari strategi perpanjangan, pemerintah menawarkan opsi untuk menambah kepemilikan saham di atas 10%. Sebagian dari saham tambahan ini nantinya akan diberikan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Papua, yang direncanakan terjadi setelah 2041.

Baca Juga:  Golkar Jangan Terlalu Sensitif! Bahlil Minta Hentikan Laporan Pembuat Meme

Bahlil menambahkan, penambahan saham tersebut tidak akan menggunakan perhitungan valuasi besar. “Jika pun ada, nilainya sangat kecil dan pemerintah meminta agar diberikan angka yang semurah-murahnya,” tuturnya.

Langkah ini dianggap penting untuk menjaga produktivitas Freeport, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, serta mempertahankan kontribusi perusahaan terhadap pendapatan negara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia Papua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.