Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap! Di Balik Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Ada Ancaman Serius

Senin, 13 April 2026 05:00 WIB

One Minute Silence di GBLA, Penghormatan Terakhir untuk sang Jendral Rukandi

Senin, 13 April 2026 03:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Bikin Heboh, Link Part 2 Ternyata Berbahaya

Senin, 13 April 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Di Balik Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Ada Ancaman Serius
  • One Minute Silence di GBLA, Penghormatan Terakhir untuk sang Jendral Rukandi
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Bikin Heboh, Link Part 2 Ternyata Berbahaya
  • Drama 5 Gol di GBLA! Persib Tumbangkan Bali United, Tetap Kokoh di Puncak
  • Gol Tandukan Mematikan! Persib Unggul 1-0 atas Bali United di Babak Pertama
  • Inilah Starter Persib vs Bali United, Beckham Tersingkir dari Line Up Awal
  • Tuntut Keadilan, Advokat Desak Kejari Bongkar Tuntas Skandal Proyek Ambulans RSUD Subang
  • Di Balik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bahlil Sebut Investasi di Luar Pulau Jawa Sudah Lebih Besar Sejak 2020 hingga 2024

By Putra JuangSabtu, 27 Juli 2024 21:21 WIB2 Mins Read
Menteri Investasi RI, Bahlil Lahadalia. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Investasi yang juga Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyatakan, pihaknya telah berhasil merubah skema atau strategi investasi di Indonesia.

Bahlil mengatakan, selama Indonesia merdeka hingga tahun 2020, investasi di luar Pulau Jawa selalu lebih besar ketimbang di Jawa.

“Bahwa selama Indonesia merdeka sampai tahun 2020, investasi di luar Pulau Jawa selalu lebih besar ketimbang di Jawa,” ucap Bahlil dalam kegiatan Sekolah Demokrasi bertajuk ‘Pembangunan Investasi di Indonesia’ melalui Zoom Meeting, Sabtu (27/7/2024).

Menurutnya, hal itu terjadi lantaran pemerintah dalam mendorong investasi di daerah di luar Pulau Jawa, base line-nya selalu disamakan dengan di Jawa.

Baca Juga:  Kenapa Akhir-akhir Ini Cuaca Panas Banget? Ini Penjelasan BMKG

“Kemudian, Presiden Jokowi memanggil saya untuk mengubah struktur investasi jangan terlalu mayoritas di Jawa. Perintah kedua, coba investasi di luar Pulau Jawa harus lebih dominan ketimbang di Jawa,” ungkapnya.

Bahlil mengatakan, setelah Jokowi memberikan beberapa kewenangan di Kementerian Investasi, pihaknya pun berhasil merubah skema investasi di Indonesia.

“Sejak 2020 kwartal ketiga sampai dengan 2024 kwartal pertama, pertumbuhan investasi di luar Pulau Jawa itu sudah lebih besar ketimbang di Jawa,” imbuhnya.

Baca Juga:  4 Film Indonesia Bertema Perselingkuhan, Terbaru Ada Ipar Adalah Maut

Bahlil menyebut, saat ini kontribusi struktur pertumbuhan ekonomi di Jawa berada di angkat 60 persen dari yang sebelumnya 70 persen.

“Idealnya akan kita dorong ke depan adalah harus 50:50 antara Jawa dan luar Pulau Jawa,” ujarnya.

Bahlil menilai, investasi ini sebagai instrumen untuk menciptakan kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru

“Dan sekaligus sebagai instrumen penetrasi dalam rangka memberikan rasa keadilan, pemerataan pertumbuhan dan kesejahteraan yang baik. Dan ini juga sebagai strategi menurunkan angka kemiskinan dan menurunkan gini rasio,” katanya.

Baca Juga:  Thailand dan Indonesia Kolaborasi Kembangkan Potensi Industri Kecantikan

Bahlil mengatakan, di tahun 2024 ini pemerintah akan berusaha mempertahankan pertumbuhan ekonomi tetap di atas 5 persen, dengan target investasi Rp1650 triliun.

“Maka target kita dinaikan, kalau 1650 triliun berarti di akhir masa jabatan Jokowi kenaikan investasi sudah melebihi 100 persen hanya dalam waktu 5 tahun,” ucapnya.

“Makanya dalam kontribusi pertumbuhan ekonomi kita sekarang, investasi itu sudah mencapai 30-31 persen. Karena rumusnya adalah konsumsi plus investasi, ekspor impor serta suspend pemerintah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia Indonesia investasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tuntut Keadilan, Advokat Desak Kejari Bongkar Tuntas Skandal Proyek Ambulans RSUD Subang

Di Balik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?

Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat

Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!

Aksi Senyap 20 Tahun Terhenti! Polisi Tangkap ‘Ki Bedil’, Perakit Senjata Ilegal Kelas Atas

Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.