Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Tertipu! Video Tasya Gym Batang Ramai Dicari, Ini Faktanya

Senin, 4 Mei 2026 20:37 WIB
peredaran narkoba

Nekat! 13 Paket Narkoba Diselundupkan ke Lapas Banceuy Lewat Anus

Senin, 4 Mei 2026 20:07 WIB

Update Klasemen Terbaru Liga: Persib Jaga Jarak dari Borneo FC dan Persija

Senin, 4 Mei 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Tertipu! Video Tasya Gym Batang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Nekat! 13 Paket Narkoba Diselundupkan ke Lapas Banceuy Lewat Anus
  • Update Klasemen Terbaru Liga: Persib Jaga Jarak dari Borneo FC dan Persija
  • Heboh! Video Tasya Gym Batang Jadi Incaran, Ternyata Banyak Link Berbahaya
  • Pohon Tumbang di Cimahi Timpa PKL dan Siswa SD, 11 Orang Terluka
  • Persib Menang 1-0 atas PSIM, Kokoh di Puncak Klasemen
  • Jangan Tergoda! Link Video Viral Bandar Membara Ternyata Bisa Berujung Pidana
  • Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 4 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tubuh Balita Raya di Sukabumi Keluarkan 1 Kg Cacing Sebelum Meninggal

By Aga GustianaRabu, 20 Agustus 2025 15:49 WIB2 Mins Read
Raya Sukabumi
Raya, bocah 3 tahun asal Sukabumi meninggal dengan tubuh penuh cacing. (Foto: Tangkap layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang balita perempuan bernama Raya, usia empat tahun, warga Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia setelah tubuhnya dipenuhi cacing. Raya diketahui telah lama berada dalam pemantauan gizi oleh petugas desa di Kampung Padangenyang.

Anak tersebut termasuk kategori BGM (Bawah Garis Merah), istilah medis untuk kondisi gizi buruk, sehingga menjadi perhatian khusus dalam pelayanan posyandu setempat.

“Ya kebetulan Raya itu sering ke posyandu, sehingga berat badannya kita kontrol. Memang sejak kecil Raya termasuk BGM itu di bawah garis merah, benar-benar terpantau kalau untuk berat badannya,” ujar Cisri Maryati, Rabu (20/8/2025).

Bantuan Gizi dan Pemantauan Rutin

Berbagai langkah intervensi telah dilakukan untuk mendukung pertumbuhan Raya. Pemerintah desa rutin memberikan bantuan gizi tambahan, baik dari program reguler maupun alokasi dana desa.

Baca Juga:  Sahara Bawa Bukti saat Hadiri Podcast Denny Sumargo: Publik Harus Dengar Versi Saya

“Jadi sehingga bantuan dari desa pun tetap kita prioritaskan untuk Raya, ada seperti susu, telor, ayam, buahan, itu dapat Raya. Terus kemarin itu ada program PMT lokal, untuk Raya itu dapat 60 hari, jadi terpantau setiap harinya, berat badannya juga kita pantau. Udah ada kenaikan berat badannya waktu kemarin dapat PMT lokal,” jelas Cisri.

Selain itu, Raya tercatat sebagai penerima obat cacing rutin setiap enam bulan sekali dalam program kesehatan anak. Cisri menambahkan, “Sebetulnya obat cacing kalau untuk Raya dan semua anak-anak itu dapat setiap 6 bulan sekali, setiap bulan Februari dan Agustus. Jadi untuk Raya juga terakhir dapat itu bulan Februari itu obat cacing.”

Baca Juga:  Viral Gerbong Kereta Cepat Whoosh Bocor saat Hujan Deras, Ini Penjelasan KCIC

Kendala Rujukan ke Puskesmas

Upaya merujuk Raya ke Puskesmas untuk konsultasi dengan ahli gizi sering terkendala karena orang tua menolak. “Sudah berkali-kali untuk konsultasi minimal dengan ahli gizinya. Cuman memang kalau jawaban dari ibunya, nggak bisa. Mang Rizalnya nggak bolehin, katanya begitu,” tutur Cisri.

Viral di Media Sosial

Kasus Raya menjadi perhatian publik setelah video kondisinya saat dirawat di rumah sakit beredar di media sosial. Dalam video itu, tubuh Raya terlihat mengeluarkan cacing dalam jumlah banyak. Pihak desa menerima informasi dari relawan.

Baca Juga:  Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris

“Ada, tahu. Karena dari pihak relawannya juga menghubungi kami, jadi kita diberitahukan kondisi Raya seperti ini, dirawat di RS Bunut, kondisinya seperti ini, cacingnya banyak. Waktu itu udah dapat 1 Kg kalau tidak salah,” imbuh Cisri.

Dukungan Pemerintah Desa

Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, menuturkan bahwa pihak desa telah lama memperhatikan kondisi keluarga Raya. “Pemerintah desa bahkan mengalokasikan bantuan secara khusus untuk mendukung gizi anak tersebut,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

balita BGM Gizi Buruk Kematian Anak Obat Cacing Sukabumi viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

peredaran narkoba

Nekat! 13 Paket Narkoba Diselundupkan ke Lapas Banceuy Lewat Anus

Pohon Tumbang di Cimahi Timpa PKL dan Siswa SD, 11 Orang Terluka

Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap

Bukan Sekadar Ramalan? Bedah Sosok Tirta Siregar dan Sosok yang ‘Membisikkan’ Pesan Misterius

Viral CCTV Begal Astanaanyar! Dua Pelaku Tertangkap, Dua Masih Buron

Definisi Hilang Jalur VIP! Bocah Ini Malah Jadi ‘Artis’ Dadakan di Polres Labuhanbatu

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.