Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 06:00 WIB
PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 05:00 WIB

Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini

Sabtu, 21 Februari 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya
  • ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026
  • Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini
  • Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
  • Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara
  • Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun
  • Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026
  • Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung For Gaza, MER – C dan ADVERA Serukan Aksi Kemnusiaan untuk Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 3 November 2024 11:45 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – MER – C (Medical Emergency Rescue Committee), Komunitas Pejuang Subuh Masjid Raya Pondok Indah (MRPI), Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, Wakaf Salman, Rumah Amal Salman dan Yayasan Masjid Pantai Nusantara mengadakan kegiatan BANDUNG FOR GAZA.

Kegiatan BANDUNG FOR GAZA ini dilaksanakan kerjasama MER – C dengan ADVERA – MEDIA PERIKLANAN OOH dan juga IMERSIVE yang diselenggarakan pada Minggu (3/11/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Car Free Day Dago dan Masjid Salman ITB ini bertujuan untuk membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Koordinator Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Fadian M. Paham mengungkapkan, kepedulian mendalam terhadap kondisi saudara-saudara di Gaza, yang baru-baru ini mengalami serangan mematikan.

Baca Juga:  Innalillahi, Pemain Muda Timnas Palestina Tewas Terkena Serangan Israel

Fadian menyatakan bahwa tim MER-C di Gaza terus bekerja keras, termasuk membangun masjid dan Rumah Sakit Indonesia yang saat ini beroperasi di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, kita memiliki Rumah Sakit Indonesia di Gaza, namun sayangnya, baru-baru ini rumah sakit kami terkena bom. Kami sempat melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian untuk memperlihatkan kondisi yang sebenarnya,” ungkapnya. saat ditemui usai acara.

Fadian menyampaikan bahwa acara tersebut berhasil menarik perhatian banyak orang, dan memperkuat kepercayaan komunitas dalam upaya kemanusiaan yang dilakukan oleh MER-C.

Ia mengakui bahwa meski ada skeptisisme dari sebagian masyarakat, hal tersebut merupakan respons yang wajar.

Baca Juga:  Pesan Anak Gaza: Kami Ingin Hidup, Damai, dan Makanan Bukan Bom

“Kami tidak menyalahkan siapapun. Namun, kami mengajak masyarakat untuk bergabung dan menyalurkan bantuan melalui MER-C,” tambahnya.

Salah satu cerita inspiratif yang dibagikan Fadian adalah tentang seorang dermawan yang datang dengan mobil sederhana membawa kantong kresek berisi uang.

Dermawan tersebut berhasil mengumpulkan Rp160 juta dari sumbangan kecil-kecilan yang dilakukan secara terus-menerus. “Sumbangan ini kami serahkan ke MER-C untuk membantu kebutuhan di Gaza,” jelasnya.

Di Bandung, MER-C telah mengadakan beberapa acara live untuk menggalang dukungan. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Car Free Day, di mana masyarakat diajak berpartisipasi dalam jalan kaki menuju Masjid Salman ITB.

Baca Juga:  Fakta yang Terjadi di Gaza Saat Ini, Bang Onim: Pembersihan Etnis

“Kami juga mengundang dua sahabat yang pernah ke Gaza untuk berbagi cerita langsung kepada masyarakat,” kata Fadian.

Fadian menekankan pentingnya kolaborasi dalam upaya kemanusiaan ini, bekerja sama dengan WHO dan berbagai organisasi lainnya. Ke depan, mereka berencana menggelar acara serupa di kota-kota lain seperti Solo, Malang, dan Kediri.

“Dalam setiap kegiatan, kami mengajak masyarakat untuk berkontribusi melalui doa, donasi, atau aksi boikot terhadap produk tertentu. Kami berharap doa-doa kita dapat membawa perubahan bagi mereka yang teraniaya, serta mengajak semua pihak untuk terus memperhatikan dan mendukung saudara-saudara di Gaza yang masih membutuhkan bantuan” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BANDUNG FOR GAZA Gaza MER-C Rumah Sakit Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.