Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama 5 Gol di GBLA! Persib Tumbangkan Bali United, Tetap Kokoh di Puncak

Minggu, 12 April 2026 21:22 WIB

Gol Tandukan Mematikan! Persib Unggul 1-0 atas Bali United di Babak Pertama

Minggu, 12 April 2026 19:55 WIB

Inilah Starter Persib vs Bali United, Beckham Tersingkir dari Line Up Awal

Minggu, 12 April 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama 5 Gol di GBLA! Persib Tumbangkan Bali United, Tetap Kokoh di Puncak
  • Gol Tandukan Mematikan! Persib Unggul 1-0 atas Bali United di Babak Pertama
  • Inilah Starter Persib vs Bali United, Beckham Tersingkir dari Line Up Awal
  • Tuntut Keadilan, Advokat Desak Kejari Bongkar Tuntas Skandal Proyek Ambulans RSUD Subang
  • Di Balik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?
  • Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ di Dapur Bikin Heboh, Ternyata Ada Fakta Mengerikan
  • Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat
  • Siap-siap Drama! Persib vs Bali United, Adu Serang yang Tak Terhindarkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Benih Unggul dan Teknologi Jadi Kunci Sukses Petani: Dari Lahan Kecil Menuju Panen Miliaran Rupiah

By Aga GustianaSenin, 12 Mei 2025 13:08 WIB3 Mins Read
Petani cabai merah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketahanan pangan nasional tak lepas dari peran petani yang tangguh dan inovatif. Dua di antaranya, Ahmad Lani dari Cirebon dan Nur Azitah Azman alias Maman dari Banyuwangi, menjadi bukti nyata bahwa benih unggul dan adopsi teknologi pertanian modern mampu mengubah nasib petani secara drastis.

Ahmad Lani, petani bawang merah yang mewarisi pengetahuan bertani dari keluarganya, kini dikenal sebagai salah satu pelaku tani berprestasi di Jawa Barat. Meski gagal menempuh pendidikan formal di bidang pertanian karena keterbatasan ekonomi, ia berhasil mencetak produktivitas tinggi, mencapai 18 ton bawang merah per hektare—nyaris dua kali lipat dari rata-rata nasional yang hanya sekitar 10 ton per hektare.

“Menurut saya, kuncinya itu di benih unggul dan teknologi. Kalau pakai benih biasa hasilnya jauh di bawah. Tapi dengan benih berkualitas seperti True Shallot Seed (TSS), hasilnya luar biasa,” ujar Lani.

TSS sendiri merupakan inovasi teknologi pertanian yang memungkinkan petani menanam bawang merah langsung dari biji, bukan dari umbi. Benih varietas unggulan seperti Sanren, Lokananta, dan Merdeka F1 terbukti meningkatkan produktivitas sekaligus ketahanan terhadap hama dan penyakit, sebuah faktor krusial di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan lahan.

Baca Juga:  Usung Era Baru Pengembangan Manusia, ICC Resmikan iCoach Central

Sementara itu di ujung timur Pulau Jawa, Nur Azitah Azman atau akrab disapa Maman, membuktikan bahwa kegigihan belajar dan keterbukaan terhadap teknologi mampu melipatgandakan hasil usaha tani. Mulai dari lahan seluas 5.000 meter persegi, kini Maman mengelola area tanam cabai hingga 5 hektare.

“Petani sekarang harus melek teknologi. Saya dulu juga belajar pelan-pelan, apalagi ada bimbingan dari tim Cap Panah Merah. Itu yang membuat saya bisa tanam lebih efisien dan hasilnya makin bagus. Pernah dalam satu musim tanam cabai di lahan 1,5 hektare, saya dapat untung hingga Rp 2 miliar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kepercayaan Digital: Upaya Menepis Kekhawatiran Atas Penyalahgunaan Teknologi

Cap Panah Merah adalah julukan bagi PT East West Seed Indonesia (EWINDO), perusahaan benih unggul yang telah beroperasi selama lebih dari 35 tahun di Indonesia. Berbasis di Purwakarta, EWINDO telah menghasilkan lebih dari 400 varietas benih sayuran unggulan—mulai dari bayam, kangkung, tomat, timun, hingga semangka dan melon. Seluruh produk benih unggulnya telah tersertifikasi oleh International Seed Testing Association (ISTA), memastikan kualitasnya layak untuk bersaing di pasar global.

Baca Juga:  Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang, Bey Temukan Temuan Baru dari Petani Bogor

Maman menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan swasta. Menurutnya, pelatihan dan dukungan dari berbagai pihak merupakan bagian tak terpisahkan dari kesuksesan di dunia pertanian.

“Kalau mau sukses, petani enggak bisa jalan sendiri. Butuh kerja sama dan dukungan semua pihak. Lewat pelatihan dan pendampingan, saya jadi lebih paham bagaimana cara bertani yang efisien dan menguntungkan,” katanya.

Kisah Ahmad Lani dan Maman menjadi bukti bahwa benih unggul dan inovasi pertanian tak hanya meningkatkan produktivitas, tapi juga membuka peluang kesejahteraan bagi para petani. Dengan sinergi antara teknologi, pendidikan, dan kolaborasi, pertanian Indonesia punya masa depan yang menjanjikan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

benih petani teknologi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tuntut Keadilan, Advokat Desak Kejari Bongkar Tuntas Skandal Proyek Ambulans RSUD Subang

Di Balik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?

Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat

Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!

Aksi Senyap 20 Tahun Terhenti! Polisi Tangkap ‘Ki Bedil’, Perakit Senjata Ilegal Kelas Atas

Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.